Lhokseumawe | Acehtraffic.com - Melawan predator (mafia) pendidikan di wilayah Pase Aceh, setelah membakar dua baju almamater Universitas Al Muslem Bireuen, mahasiswa dari kampus tersebut mendatangi kantor YLBHI Pos Lhokseumawe di Keude Aceh, Kota Lhokseumawe, Selasa, 23 Oktober 2012 siang.
Pengaduan tersebut lansung diterima oleh Zulfa Zainuddin SH, staf LBH Pos Lhokseumawe. Dalam laporan tersebut mahasiswa mangadukan Rektorat Unimus dan STMIK Bina Bangsa yang dituding ikut serta melakukan penipuan.
| Belasan mahasiswa Universitas Almuslim (Unimus) Bireuen dan STMIK Bina Bangsa Lhokseumawe Kamis 11 Oktober 2012 lalu membakar baju almamater Universitas Almuslim di waduk Lhokseumawe |
Disamping itu mahasiswa juga mempermasalahkan akreditasi kampus tersebut yang telah lama kadaluarsa “akreditasi sudah mati, ijazah kami tidak berguna akibat ulah predator dari Unimus dan STMIK Bina Bangsa” Tambah Subki Abu Syammah, mahasiswa jurusan TI itu.
Sementara seratusan mahasiswa STIE Kebangsaan Bireuen yang tercatat sebagai mahasiswa STMIK Bina Bangsa Lhokseumawe juga melakukan aksi demo kampus dan membakar tiga almamater kampus itu karena akreditasi jurusan kadaluarsa.
Saudara, Universitas Al Muslem Bireuen, STMIK Bina Bangsa dan STIE Kebangsaan Blang Bladeh, Bireuen merupakan satu yayasan yang diketuai oleh Dr H Amiruddin Idris SE M Si yang juga sebagai Rektor Unimus. | AT | IS | HR |
Baca Juga:
Tertipu ? Ratusan Mahasiswa Unimus Pertanyakan Akreditasi STMIK Bina BangsaSTMIK Tidak Terakreditasi, Ijazah Terancam Tak Diakui, Jeut Keu Bungkoeh Bu
Ditipu Kampus, Mahasiswa Unimus Bakar Baju Almamater
