The Aceh Traffic Media |

OPINI »

More on this category »

KILAS GAMPONG»

More on this category »

Seni Kreasi »

More on this category »

Inilah 34 Nama Calon Menteri Usulan Rakyat

Thursday, September 18, 2014

Jakarta | acehtraffic.com  – Setelah dibuka kurang lebih selama satu bulan, polling tahap kedua Kabinet Alternatif Usulan Rakyat (KAUR) akhirnya ditutup 17 September 2014 pukul 17.00 WIB.

Juru Bicara Jokowi Center Wisnu Prasetya Utomo menuturkan, jumlah entri polling yang masuk sebanyak 7.985 entri. Jika dibandingkan dengan hasil di polling pertama, hasil ini memang menunjukkan penurunan drastis.

Dirinya mengatakan, terdapat beberapa catatan yang bisa dilihat dari hasil polling tahap kedua:

"Pertama, hasil polling menunjukkan bahwa dukungan yang diperoleh baik oleh nama-nama calon menteri baik yang berasal dari partai politik maupun kalangan profesional relatif sama. Bisa dilihat di beberapa kementerian, nama orang dengan latar belakang partai politik mendapatkan dukungan cukup tinggi," kata Wisnu dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (18/9/2014).

Menurutnya, publik lebih melihat pada kapasitas dan integritas orang yang bersangkutan. Kedua, ada beberapa perbedaan hasil antara polling tahap pertama dan tahap kedua.

Sejumlah nama-nama yang mendapatkan dukungan tertinggi di polling tahap pertama mengalami penurunan dukungan di tahap kedua ini.

"Namun selisih suaranya ketat. Hanya beberapa kementerian saja yang pemenangnya mendapat dukungan mutlak. Sebagai catatan, di polling tahap dua ini pilihan sudah dibatasi pada empat nama calon menteri saja. Berbeda dengan polling di tahap satu di mana masyarakat masih bisa mengusulkan nama-nama alternatif selain yang tertera dalam pilihan di formulir polling," jelasnya.

Ketiga, ada dua nama calon menteri dengan jumlah dukungan tertinggi untuk menduduki dua kementerian sekaligus. Dahlan Iskan mendapat dukungan terbanyak untuk menjadi Menteri Koordinator Perekonomian dan Menteri BUMN. Sementara Anies Baswedan juga mendapat dukungan terbanyak untuk menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Pemuda dan Olahraga.

"Tentu saja tidak mungkin satu nama bisa menduduki dua kementerian. Tapi setidaknya bisa dikatakan bahwa tingkat popularitas tokoh akan berpengaruh terhadap dukungan yang mereka peroleh dari masyarakat," kata Wisnu.

Dirinya mengatakan, beberapa saat yang lalu Presiden Jokowi sudah mengumumkan postur kabinet 2014-2019 di mana 34 kementerian masih akan dipertahankan dengan komposisi 16 menteri berasal dari partai politik dan 18 menteri berasal dari kalangan profesional.

"Komposisi yang kita harapkan bisa mendukung kabinet kerja sebagaimana sering dikatakan oleh Jokowi-JK. Kami percaya, polling semacam ini adalah kabar baik bagi demokrasi di Indonesia. Publik bisa mengawal dan mengkritisi nama-nama yang muncul," katanya.

Menurutnya, Jokowi Center melalui polling ini berusaha sebaik mungkin untuk menjaring nama-nama yang diharapkan bisa membantu pemerintahan selama lima tahun mendatang.

Berikut daftar kabinet alternatif usulan rakyat (KAUR).

1. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan: Jenderal TNI Dr. Moeldoko
2. Menteri Koordinator Perekonomian: Prof. Dr. (HC) Dahlan Iskan
3. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat: D.r Ir. Kuntoro Mangkusubroto,
4. Menteri Dalam Negeri: Dr (HC) Agustin Teras Narang, S.H.
5. Menteri Luar Negeri: Marty Muliana Natalegawa, M. Phil, B.Sc.
6. Menteri Pertahanan: Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu
7. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM): Prof. Dr. Saldi Isra, SH, MPA.
8. Menteri Keuangan: Dr. Ir. Raden Pardede, Ph.D.
9. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM): Dr. Ir. Arif Budimanta, M.Sc.
10. Menteri Perindustrian: Dr. Poempida Hidayatulloh, B.Eng. (Hon), Ph.D., DIC.
11. Menteri Perdagangan: Dr. Mari Elka Pangestu, Ph.D.
12. Menteri Pertanian: Prof. Dr. Bustanul Arifin
13. Menteri Kehutanan: Prof. Dr. Ir. Frans Wanggai
14. Menteri Perhubungan: Prof. Dr. Tech. Ir. Danang Parikesit M.Sc.
15. Menteri Kelautan dan Perikanan: Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S.
16. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Rieke Dyah Pitaloka
17. Menteri Pekerjaan Umum: Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, MBA.
18. Menteri Kesehatan: Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D.
19. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Anies Rasyid Baswedan, Ph.D.
20. Menteri Sosial: Eva Kusuma Sundari
21. Menteri Agama: Drs. H. Lukman Hakim Saifudin
22. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Mira Lesmana
23. Menteri Komunikasi dan Informatika: Ir. Onno W Purbo, M.Eng, Ph.D.
24. Menteri Sekretaris Negara: Maruarar Sirait, SIP.
25. Menteri Riset dan Teknologi: Prof. Yohannes Surya, Ph.D.
26. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM): Dra. Khofifah Indar Parawansa
27. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Puan Maharani
28. Menteri Lingkungan Hidup: Drs. Ir. Dodo Sambodo, MS
29. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Ir. Tri Rismaharini, M.T.
30. Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal: Drs. Andrinof Achir Chaniago, M.Si.
31. Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional: Faisal Basri, S.E., M.A.
32. Menteri Perumahan Rakyat: Mochamad Ridwan Kamil, ST, MUD.
33. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN): Prof. Dr. (HC) Dahlan Iskan
34. Menteri Pemuda dan Olahraga: Anies Rasyid Baswedan, Ph.D.
Sumber : tribunnews.com

Muzakkir Geujak U Haji, Warga Aceh Yang Sudah Akil Baliq Kapan?

Wednesday, September 17, 2014

Banda Aceh | acehtraffic.com- Pada Selasa 16 September 2014 sejumlah tokoh adat dan tokoh masyarakat serta pejabat terlihat memenuhi Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh. Kehadiran para tokoh tersebut adalah untuk menghadiri acara 'Peusijuek' Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akan berangkat ke Baitullah untuk melaksanakan Rukun Islam yang Kelima, yaitu berhaji. Baca juga INI Janji Zaini Muzakkir

Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-Haytar, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Hasbi Abdullah, Anggota DPD-RI Fachrul Razi, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Drs Dermawan dan beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terlihat memenuhi Aula Rumah Dinas Wagub.

Berbalut baju dan peci serba putih, Muzakir Manaf tiba di ruang Acara tepat pukul 09:50 WIB, dan disambut hangat oleh seluruh hadirin. Muzakir Manaf bersama sang Istri, Marlina Usman akan bertolak ke 'tanah suci' pada hari Kamis (25/9) mendatang. Prosesi peusijuek diawali oleh Wali Nanggroe, selanjutnya, peusijuek dilakukan oleh Ketua DPRA, yang dilanjutkan oleh Abu Kuta Krueng, selanjutnya Teungku Ali Basyah, dan di akhiri oleh Wakil Ketua Majelis Adat Aceh (MAA), Abdurrahman Kaoy.

Dalam kesempatan tersebut, Abdurrahman Kaoy menyampaikan beberapa pesan dan menjelaskan tentang prosesi peusijuek yang saat ini telah menjadi bagian dari adat dan budaya Aceh bukanlah melanjutkan budaya agama lain, namun merupakan bagian dari upaya melestarikan budaya indatu yang telah menyesuaikan peusijuk dengan cara-cara yang Islami.

"Mata kanan, mata kiri, tangan kanan, tangan kiri, bersatu padu membangun Aceh bersama Gubernur, Zaini Abdullah. Insya Allah, Aceh akan maju, makmur dan sejahtera," ujar Abdurrahman Kaoy dengan penuh semangat, yang diaminkan oleh seluruh hadirin.


Pada kesempatan itu Muzakkir manaf selaku Wakil Gubernur Aceh cuma meminta doa restu dan permohonan maafnya kepada seluruh masyarakat Aceh seraya meminta masyarakat dapat mendo'akan keselamatan dirinya dan Isterinya selama menjalankan seluruh prosesi haji.

Namun berdasarkan rilis yang disampaikan biro humas pemerintah Aceh, saat penyampaian itu tidak ada pernayataan yang menyatakan tentang kapan jadwal untuk warga Aceh yang sudah akil baliq akan di berangkatkan ke tanah suci sesuai  dengan janji kampanye saat naik sebagai gubenur aceh 2012 silam.

Berikut janji-janji politik yang disampaikan Tim Kampanye Gubernur Aceh terpilih periode 2012-2017 dr. Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf (Zikir)

Janji tersebut dirilis dalam kampanye dari tanggal  22 Maret s/d 5 April 2012 di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Aceh,Sebagaimana dirilis harian Serambi Indonesia (Senin, 25 Juni 2012) yaitu:

    1. Wewujudkan pemerintahan Aceh yang bermartabat dan amanah;

    2. Mengimplementasikan dan menyelesaikan turunan UUPA;

    3.  Komit menjaga perdamaian Aceh sejalan dengan MoU Helsinki;

  4. Menerapkan nilai-nilai budaya Aceh dan Islam di semua sector kehidupan masyarakat;

    5. Menyantuni anak yatim dan kaum duafa;

    6. Mengupayakan jumlah penambahan kuanto haji Aceh;

    7. Pemberangkatan jamaah haji dengan kapal pesiar;

    8. Naik haji gratis bagi Anak Aceh yang sudah akil baliq;

    9. Menginventarisir kekayaan dan sumber daya alam Aceh;

   10. Menata kembali sector pertambangan di Aceh;

   11. Menjadikan Aceh layaknya berunei Darussalam dan Singapura;

   12. Mewejudkan pelayanan kesehatan gratis yang lebih bagus;

   13. Mendatangkan dokter spesialis dari luar negeri;

   14. Pendidikan gratis dari SD sampai dengan Perguruan Tinggi;

  15.Pemberian Rp.1.000.000  per KK perbulan hasil dana minyak dan gas (migas);

   16. Mengangkat hononer PNS;

   17.  Meningkatkan kesejahteraan rakyat Aceh;

    18. Membuka lapangan kerja baru;

   19.  Meningkatkat pemberdayaan ekonomi rakyat;

   20.  Memberantas kemiskinan dan menurunka angka pengangguran; serta

  21. Mengajak kandidat lain  bersama-sama membangun Aceh. | AT | R | Sumber Serambi |

Airport Tax, akan bersamaan dengan Harga Tiket

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selaku regulator transportasi udara di Indonesia telah memutuskan untuk menghentikan pungutan airport tax bagi calon penumpang pesawat terbang. Sebagai gantinya, biaya airport tax ini akan dimasukkan langsung ke dalam harga tiket yang dijual oleh masing-masing maskapai. |  Foto Azwar
LINTAS NUSANTARA »
DUNIA HARI INI »

Berita Lam Basa Aceh

Baca beurita laen »