The Aceh Traffic Media |

OPINI »

More on this category »

KILAS GAMPONG»

More on this category »

Seni Kreasi »

More on this category »

Polri Minta Umat Muslim Takbiran di Masjid Saja

Monday, July 28, 2014



Jakarta | acehtraffic.com - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Agus Rianto mengimbau agar warga tak melakukan takbir keliling malam ini. Menurut Agus, warga lebih baik menghabiskan waktu di masjid.

"Demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban, warga diharapkan tak menghabiskan malam takbir di tempat terbuka," kata Agus saat dihubungi Tempo, Ahad, 27 Juli 2014.

Agus mengatakan polisi ingin menjaga agar situasi kenyamanan yang saat ini telah kondusif di Ibu Kota dapat dipertahankan. Agus juga mengatakan dirinya tak ingin kejadian rusuh sahur on the road pecah lalu terulang saat malam takbiran tahun ini.

"Biasanya akan banyak kelompok massa yang bertemu di jalan saat takbir keliling. Kami menghindari adanya perselisihan di antara kelompok-kelompok tersebut," kata Agus.

Menurut Agus, dirinya menyadari antusiasme warga menyambut hari kemenangan. Tapi, ada baiknya tak dilakukan berlebihan. Warga, kata Agus, lebih baik instropeksi ibadah puasa yang dilakukan selama satu bulan penuh sehingga esok hari siap untuk menyambut Idul Fitri dengan hati yang bersih.

Namun, Agus mengatakan polisi tetap menyiapkan personel untuk mengamankan takbir keliling sebagai jaga-jaga jika ada warga yang tetap ingin konvoi ke jalan. Hal ini juga disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Rikwanto. Rikwanto mengatakan dalam pengamanan Idul Fitri, polisi akan mengerahkan 7.726 personel.

"Ribuan personel itu merupakan gabungan dari Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya, Kepolisian Resor Metro, TNI, Pemerintah DKI Jakarta, Jasa Marga, dan stakeholder lainnya," kata Rikwanto kemarin.

Adapun, Agus juga mengingatkan agar umat muslim dapat mengedepankan toleransi beragama. Agus mengatakan ada banyak umat beragama lain yang juga harus dijaga kenyamanannya. Jadi, kata Agus, umat muslim merayakan seperlunya saja. | Tempo |

Jelang Lebaran, Telkomsel Cari Untung



Aceh Utara | acehtraffic.com - Jaringan Operator Tekomsel menjelang lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1435 H (2014)menjadikan sejumlah pelanggan pengguna mengeluh akan pelayanannya.

Faizal selaku warga Nisam mengatakan seharusnya pelayanan operator Telkomsel harus ada pemberitahuan sebelumnya tentang kenaikan harga telepon dan SMS, " tiba pulsa habis di kuras operator ini yang bikin sejumlah mesyarakat palak dengan pelayananya," Ujarnya,

Di sisi lain Feri yang di temui reporter acehtraffic.com juga mengaku hal yang sama, " setiap mau lebaran pelayanan telkomsel cari kesempatan untuk mendapatkan ke untungan yang berlipat, di karenakan banyak pengguna Telkomsel mengucapkan kata-kata selamat lebaran melalui SMS." Pungkasnya. | AT | TM |

Palestina Adukan Israel ke Mahkamah Internasional

Sunday, July 27, 2014



Paris | acehtraffic.com - Dua pejabat tinggi Palestina telah resmi mengadukan Israel ke Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda atas tuduhan melakukan kejahatan perang di Gaza. 

Menteri Kehakiman Palestina Saleem Al-Saqqa dan jaksa penuntut umum di Gaza Ismail Jabr menyampaikan pengaduannya melalui pengacara berkantor di Paris, Prancis pada Jumat, 25 Juli 2014. 

Langkah mengadu ke Mahkamah Internasional setelah pertempuran berlangsung selama 18 hari antara Hamas dan Israel yang menewaskan lebih dari 800 warga Palestina dan 35 warga Israel. (Baca:PBB: Dalam Satu Jam, Satu Anak Gaza Tewas )

Selain menuding Israel melakukan kejahatan perang, Palestina juga melaporkan Israel melakukan kejahatan apartheid, menyerang warga sipil, melakukan pembunuhan massal, dan kolonialisasi. 

Untuk memproses pengaduan pejabat Palestina itu, Mahkamah Internasional harus terlebih dahulu memastikan apakah lembaga ini punya juridiksi terhadap Palestina. Pasalnya, Palestina bukan negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, melainkan sebagai berstatus sebagai negara pengamat pada tahun 2012. Dengan situasi demikian, menurut Kepala penuntut di Mahkamah Internasional, pejabat Palestina itu harus ke pengadilan untuk menandatangani pengaduan itu. (Baca:Israel Serang Sekolah Milik PBB di Gaza)

Sedangkan rencana gencatan senjata oleh kedua kubu yang bertempur tidak membuahkan hasil. Israel menolak rencana itu sementara korban terus berjatuhan dan kini jumlah yang tewas sudah mencapai 850 orang. 

Untuk mencari jalan keluar untuk menghentikan pertempuran, menteri luar dari sejumlah negara menggelar pertemuan di Paris, Prancis, Sabtu, 26 Juli 2014. Diplomat itu berasal dari Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Italia, Uni Eropa, Turki, dan Qatar. (Baca:Bahas Gaza, Menlu Dunia Berkumpul di Paris )

"Kami sedang bekerja untuk terjadinya perdamaian selama tujuh hari sebagai gencatan senjata untuk kemanusiaan, menghormati Idul Fitri. Selanjutnya mampu mengajak masyarakat bersama-sama bekerja mewujudkan gencatan senjata yang bersifat jangka panjang," kata Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry di Kairo, Mesir seperti dilansir Reuters, Sabtu, 26 Juli 2014.| Tempo |
LINTAS NUSANTARA »
DUNIA HARI INI »

Berita Lam Basa Aceh

Baca beurita laen »