News Update :

ACEH

POLITIK

NUSANTARA

President Obama Diskusi Kesetaraan

Senin, 14 November 2016

acehtraffic.com- President Obama and Ellen Discuss the Road to Equality- Buka VIDEOnya 


Klasemen TSC

acehtraffic.com- Klasemen TSC/ISC 2016 : Top Skor, Hasil Dan Jadwal Lengkap Pekan Ke 28 Live Di SCTV Dan Indosiar Update Terbaru. Jadwal TSC/ISC 2016 hari ini telah memasuki pekan ke 28. Ada beberapa pertandingan seru yang sayang untuk dilewatkan. Di laman ini akan kami update Klasemen TSC/ISC 2016, Top Skor, Hasil dan Jadwal lengkap pekan ke 28 live di SCTV dan Indosiar.
KLASEMEN TSC/ISC 2016 : Top Skor, Hasil Dan Jadwal Lengkap Pekan Ke 28 Live Di SCTV Dan Indosiar. Jadwal TSC/ISC 2016 akhir pekan ini akan menyajikan pertandingan di Match Day ke 28. Dimulai hari Jumat 11 November 2016 hingga Senin 14 November 2016. SCTV dan Indosiar sebagai pemegang hak siar akan menyajikan beberapa laga seru.
Di hari pertama akan langsung di sambut dengan pertandingan big match antara tuan rumah Semen Padang kontra Pusamania Borneo FC yanga berlangsung pada pukul 16.00 WIB live Indosiar. Lalu satu pertanidngan lainya di hari pertama ini juga tidak kalah menarik, yaitu antara Persela Lamongan vs Sriwijaya FC tayang pukul 21.30 WIB.
Lalu di hari kedua pertandingan pertama mempertemukan PSM Makassar kontra Madura United yang akan berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, pada pukul 16.00 WIB. Lalu pertandingan lainya adalah Maung Bandung akan menantang Persipura Jayapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung pada pukul 18.30 WIB dan akan disiarkan oleh SCTV. 

klasemen-tsc-pekan-ke-28-update-terbaruDilanjutkan lagi pada hari Minggu yang akan mengahdirkan tiga pertandingan. Diantaranya, Perseru Serui kontra Arema Cronus dan seperti biasa bila pertandingan di langsungkan di Papua sangat jarang di siarkan langsung oleh TV Nasional.
Sedangkan di sore harinya ada pertandingan antara Barito Putera vs PS TNI dan Persija Jakarta kontra Persiba Balikpapan. Lalu di ahri terakhir Senin hanya akan melangsungkan satu pertandingan yaitu antara Mitra Kukar vs Bali United yang akan berlangsung pada pukul 16.00 WIB.
Dari daftar Klasemen sementara dua tim teratas memiliki poin yang sama yaitu 52 poin. Arema Cronus masih memuncaki klasemen dan Madura United tep[at berada dibawahnya. Di peringkat ketiga ada Persipura Jayapura dnegan 50 poin.
Sedangkan dari daftar Top Skorer Marcel Sacramento masih memimpin dengan 17 golnya. Diikuti 3 pemain di bawahnya dengan raihan gol yang sama 15 gol. Mereka adalah Beto Goncalves, Luis Carlos Junior dan Thiago Furtuoso.
Klasemen TSC/ISC 2016 pekan ke 28
Top Skor TSC/ISC 2016 pekan ke 28
POSISINAMAJUMLAH ASSISTJUMLAH GOL
1ALBERTO GONCALVES518
2MARCEL SILVA SACRAMENTO417
3THIAGO FURTUOSO315
4LUIS CARLOS JUNIOR015
5RODRIGUES ARACIL PABLO414
6SHOHEI MATSUNAGA413
7MARLON DA SILVA DE MOURA312
8CRISTIAN GONZALES012
9BOAZ T. ERWIN SOLOSSA311
10FERDINAND ALFRED SINAGA410
11PATRICK DANIEL28
12PEDRO JAVIER VELAZQUEZ38
13DENDI SULISTYAWAN37
14IRSYAD MAULANA57
15HILTON MOREIRA47
16GAKOU AMADOU27
17ALDINO HERDIANTO27
18LERBY ELIANDRY16
19RUDI WIDODO56
20SLAMET NURCAHYONO56
Jadwal Dan Hasil TSC/ISC 2016 pekan ke 28
Jumat, 11 November 2016
Semen Padang2-1Pusamania Borneo
Persela3-3Sriwijaya
Sabtu, 12 November 2016
PSM1-0Madura United
Persib2-0Persipura
Gresik United0-0Bhayangkara Surabaya Utd
Minggu, 13 November 2016
14:00Perseru Seruivs.Arema
16:00Barito Puteravs.TNI Indosiar
18:30Persijavs.Persiba Balikpapan SCTV
Senin, 14 November 2016
16:00Mitra Kukarvs.Bali United SCTV
Sumber : radarindo.com

Washing New 2000 Tembus Pengunjung 500 ribu

acehtraffic.com- Sebuah video berjudul Washing New 2000 RUPEE No GPRS Chip in This NOTE watch Exclusive Full video menembus 500 ribu pencari. Ini Videonya 

Sakit, Sutan Bhatoegana Sangat Kurus

acehtraffic.com- Direktur Eksekutif PT Duta Politika Indonesia (DPI), Dedy Alamsyah Mannaroi mengunggah foto politisi Partai Demokrat sekaligus Mantan Anggota DPR RI Sutan Bhatoegana.
Sutan terlihat sangat kurus. Ia berada di atas tempat tidur Rumah Sakit. Ia tampak bersama Anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Max Sopacua
Dedy pun menulis status: 
Sepi rasanya pentas politik tanpa ocehan lepasnya. Kesehatan itu mahal, Bang Sutan Batoegana sudah memberikan pelajaran untuk kita semua.Siapapun abang, apapun masalah yang abang perbuat.Tuhan anjurkan untuk saling mendoaka sesama ciptaannya.Semoga cepat sembuh bang...
Terpidana korupsi APBN 2013 di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sutan Bhatoegana dilarikan ke rumah sakit (RS). Dia dirawat di sebuah RS di Bogor karena sakit liver, Sabtu (12/11/2016).
Sutan telah dirawat di RS di Bogor sejak 2 pekan yang lalu. Namun kondisi Sutan hingga kini sudah membaik. 
Sutan sebelumnya juga pernah dirawat di RS Medistra pada (11/10/2016) dan RS Hermina Bandung dengan penyakit yang sama.
Sutan dihukum 12 tahun penjara karena terlibat kasus suap di SKK Migas. Awalnya mantan Ketua Komisi VII DPR itu dihukum 10 tahun penjara, namun oleh MA diperberat menjadi 12 tahun penjara. (Tribune makassar)

Perginya Fakhrurradzie Sang Editor -2

acehtraffic.com- Peneliti Human Rights Watch Andrea Harsono menyebut sosok Radzie adalah wartawan yang berkualitas yang mengedepankan subtansi.
"Kepergian yang mengejutkan. Saya kira dia salah satu wartawan terbaik Aceh dalam 100 tahun terakhir," ujar mantan jurnalis The Jakarta Post itu di kolom komentar faceboknya.
Dalam dua tahun terakhir almarhum memang sering masuk keluar rumah sakit. Diagnosa medis menyebutkan almarhum menderita komplikasi penyakit.
Sejak saat itu Radzie kehilangan berat badan drastis. Namun semua cobaan itu ia jalani dengan sabar. Di saat-saat sulit seperti itu, Radzie juga masih sempat meliput berita dan bergaul dengan sesama jurnalis.
Ia kerap mendatangi Kantor AJI Banda Aceh di Batoh, Banda Acehmenemui rekan-rekannya, bahkan menulis berita bersama. BACA JUGA : Perginya Fakhrurradzie Sang Editor -1
Hingga kini ia juga tercatat sebagai stringer Kantor Berita Associated Press (AP) Jakarta. Tapi takdir berkata lain. Allah menyayanginya. Radzie menghembuskan nafas terakhir Jumat malam (11/11) pukul 23.00 WIB di Rumah Sakit Pertamedika, Banda Aceh di usia 37 tahun.
Lebih dari seorang jurnalis, sosok Radzie adalah sahabat yang supel, menyenangkan dan murah senyum dan memiliki jaringan yang luas.
Bagi para mahasiswa dan jurnalis pemula, sosok Radzie dianggap sebagai seorang guru yang ramah, hangat  dan rendah hati. Ia kerap menjadi pemateri dalam berbagai forum pelatihan jurnalistik.

Hari-hari terakhir
Kepergian Radzie  bagai petir di siang hari. Banyak pihak seolah tak percaya. Sejak Jumat malam jejaring sosial, facebook, twitter dan instagram dan pesan singkat dibanjiri ucapan duka. Para netizen menyuarakan rasa kehilangannya dengan bermacam ekspresi.
"Saya mengenalnya sejak sebelum pulang ke Aceh. Tulisannya di Acehkita, bersama tulisan kawan-kawan lain di media itu, sejak dulu selalu menjadi referensi kami di luar negeri. Penuh data," kenang mantan Juru Runding GAM di Swedia Munawar Liza di laman facebooknya.
Jurnalis Harian Waspada Munawardi Ismail antara lain menulis, "Semua lembar memori terkuak pagi ini, saat kau sudah tak lagi bersama kami...Sekarang tugas berat kami dan Acehkita melanjutkan cita-cita muliamu. Mohon maaf, ada permintaan terakhirmu belum kupenuhi, aku merasa berdosa akan hal itu, sekali lagi maafkan, semoga engkau damai di alam baka, amiin."
Suparta, adalah satu di antara sahabat seperjuangan Radzie lainnya yang juga merasakan duka mendalam. Ia bercerita tentang hari-hari terakhirnya bersama almarhum. Pertemuan itu terjadi pada Selasa 8 November. Saat itu Radzie mendapat jadwal mengajar mahasiswa di kelas komunikasi Universitas Syiah Kuala.
Suparta yang dikenal dengan nama Ucok Parta sempat meminjamkan sepatunya karena sepatu almarhum belum kering setelah dicuci. Pada hari itu, Radzie tampak bersemangat di depan mahasiswa.
Sesi perkuliahan itu pun berakhir di meja makan ditemani seorang dosen kelas. "Dia (almarhum) makan dengan lahap," kata Ucok Parta, jurnalis yang ikut terlibat dalam tim Ekspedisi Indonesia Biru bersama Dandhy Dwi Laksono. Ucok juga sempat membuatkan Radzie mi dan menggoreng telur pada Rabu 9 November.
"Malam itu di luar kebiasaan makannya sampai dua piring," ujarnya.
Pada Kamis 10 November, Radzie datang ke Kantor AJI Banda Aceh dengan niat meliput acara Deklarasi Damai di Mapolda Aceh. Tapi ia mengeluh sakit di bahu kiri, katanya masuk angin. Seperti biasa Radzie minta diboncengi Ucok menuju ke Mapolda. Tapi sampai di Mapolda, sebelum acara dimulai, dia minta kunci kereta mau pulang.
"Katanya terlalu dingin di dalam ruangan," ujar Ucok. Itulah hari terakhir kebersamaan Ucok dan almarhum.
Menyelesaikan tugas
Kepergian Radzie juga dirasakan teman-teman keperjuangannya di AJI Banda Aceh. Bahkan teman-teman keluarga besar AJI Banda Aceh seperti Ketua Adi Warsidi, Mukhtaruddin Yakob, Reza Fahlevi, Windy Paghta, Yayan Zamzami dan Maisarah (Kak Mai) mengatakan setelah keluar dari rumah sakit rencananya akan mengajak Radzie cek up ke Penang Malaysia. Tapi semua itu kini hanya menjadi cita-cita yang tertunda.
Di tengah kondisi kesehatannya yang tak stabil, beberapa waktu terakhir Radzie juga terlibat dalam penulisan buku Rindu (Tanpa) Perang, Pengalaman Wartawan Meliput Konflik Aceh.
Buku ini ditulis keroyokan oleh para wartawan senior peliput konflik Aceh. Mereka adalah; Adi Warsidi, Ali Raban, Ayi Jufridar, Bustamam Ali, Daspriani Y Zamzami, Imran MA, Mukhtaruddin Yakop, Munawardi Ismail, Murizal Hamzah, Nani Afrida, Nasir Husein, Nur Raihan Lubis, Riznal Faisal dan Saiful Bahri.
Almarhum bertindak sebagai editor dalam penerbitan buku tersebut. Di tengah euforia buku tersebut akan diluncurkan, duka menyelimuti para penulisnya. Mereka kehilangan sang editor.
Almarhum Fakhrurradzie Gade telah menuntaskan tugasnya, namun belum sepenuhnya merasakan buah manis dari kehadiran buku itu.
Bak ungkapan sebuah puisi, sosok almarhum pergi bersama jiwa yang hilang. Seperti yang ditulis pemilik akun facebook Sri Wahyuni Bener Meriah, aktivis perempuan Aceh yang juga sahabat almarhum. Serambinews.com mengutip utuh puisi yang khusus ditulis untuk almarhum itu.

Sahabat jiwa 

Jiwa...sahabat, adalah jiwa
Yang menyatukan kita
Bukan...bukan benda sahabat
Tapi cinta
Cinta yang menyatukan kita

Kemanusiaan...sahabat..ya kemanusiaan
Ia yang menggamit kita bersama
Kau menangis saat kemanusiaan diinjak-injak
Kita bergegas bangun, turun ke jalan
Hirau pada penyebab kekisruhan

Ia ...itu dia sahabat..karena kau sejiwa, karena aku sejiwa
Maka saat kau pergi..yang hilang juga jiwa

Ooo sahabat..terbanglah dengan rentang sayap doa
Doa dari kami para sobat
Rintih harap kami pada pemilik jiwa

Almarhum Fakhrurradzie Gade dimakamkan di desa kelahirannya Cot Nuran, Kecamatan Kemala, Kabupaten Pidie, Sabtu pagi 12 November 2016...Selamat jalan sahabat, selamat jalan sang editor....(serambiindonesia)

INTERNASIONAL

LINGKUNGAN

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016