The Aceh Traffic Media |

OPINI »

More on this category »

KILAS GAMPONG»

More on this category »

Seni Kreasi »

More on this category »

JK Janji Selesaikan RPP Turunan UUPA Akhir Tahun Ini

Monday, November 24, 2014

Banda Aceh | acehtraffic.com - Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla (JK) berjanji akan segera merealisasikan sejumlah regulasi turunan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) yang belum terselesaikan sejak undang-undang itu disahkan tahun 2006 lalu.
Wapres JK bahkan menargetkan semua regulasi itu akan diselesaikan sebelum akhir tahun ini. Penyelesaiannya pun semua mengacu pada MoU Helsinki sebagai Nota Kesepahaman Damai antara Pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tanggal 15 Agustus 2005 di Helsinki, Finlandia.
Hal itu disampaikan Wapres JK dalam pertemuan di Istana Wakil Presiden RI pada Sabtu (22/11) pukul 17.00 WIB saat menerima kunjungan Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah. Bersama Zaini, ikut serta Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Hukum dan Politik, Muhammad Jafar SH MHum, Wakil Ketua Tim Asistensi Gubernur Aceh, M Adli Abdullah SH MCL, serta Kepala Badan Investasi dan Promosi Aceh, Ir Iskandar MSc.
Sebagaimana digambarkan M Adli Abdullah kepada Serambi via telepon kemarin, dalam pertemuan itu, Wapres JK didampingi Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Dr Sofyan Djalil yang juga mantan anggota tim perunding RI saat berlangsung perundingan RI dan GAM di Helsinki sembilan tahun lalu yang diketuai Dr Hamid Awaluddin.
Menurut Adli Abdullah, pertemuan di Istana Wapres RI itu berlangsung dalam suasana santai selama satu jam 30 menit dari dijadwalkan semula hanya 30 menit.
Dalam kesempatan itu, JK mengaku sangat menyadari bahwa Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengelolaan Bersama Sumber Daya Alam Minyak dan Gas Bumi di Aceh serta RPP tentang Kewenangan Pemerintah yang Bersifat Nasional di Aceh, sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan Pemerintah Aceh sebagai amanah UUPA. Demikian pula Rancangan Peraturan Presiden (Ranperpres) tentang Kantor Wilayah Badan Pertanahan Aceh dan Kantor-kantor Pertanahan Kabupaten/Kota Menjadi Perangkat Daerah Aceh dan Perangkat Daerah Kabupaten/Kota.
Oleh karenanya, JK berjanji akan meyakinkan Presiden Joko Widodo dan menteri terkait untuk segera merealisasikan ketiga regulasi UUPA tersebut.
Ketiga regulasi itu sudah molor lebih enam tahun dari seharusnya selesai tahun 2008, sesuai amanat UUPA. “Oleh karenanya, Pak JK berjanji akan segera diselesaikan sebelum akhir tahun ini,” kata Adli Abdullah mengutip hasil pembicaraan.
Pemerintah pusat, sebagaimana dikatakan Menko Polhukam, Tedjo Edhy Purdijatno, setuju melibatkan Pemerintah Aceh untuk mengelola potensi minyak dan gas di wilayah 200 mil dari garis pantai (Zona Ekonomi Eksklusif), jika Aceh bersedia mengubah benderanya. Menurut pemerintah pusat, bendera Aceh yang disetujui DPR Aceh pada Maret 2013 itu mirip dengan bendera GAM.
“Ada beberapa yang diminta dan akan diberikan, tetapi mereka harus mengubah bendera,” kata Tedjo Edhy di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Rabu (19/11) petang.
Permintaan Menko Polhukam itu, ditanggapi positif oleh Wagub Aceh yang juga Ketua DPA Partai Aceh, Muzakir Manaf. “Permintaan itu sah-sah saja. Menurut saya, tak masalah mengubah sedikit bendera tersebut agar tidak persis sama dengan bendera GAM,” kata Muzakir kepada Serambi di Banda Aceh, Kamis (20/11).
Menurutnya, ia secara pribadi pernah menyarankan kepada Gubernur dan DPR Aceh tentang perubahan sedikit bendera Aceh yang belum bisa diterima pemerintah pusat itu, agar jangan mirip atau sama persis dengan bendera GAM.
Sumber Serambi kemarin menambahkan bahwa hari Selasa (18/11) lalu, Mendagri Cahyo Kumolo telah mengirim teleks sesuai instruksi Wapres JK kepada Gubernur Aceh, Ketua DPR Aceh, Wakil Gubernur Aceh, dan Wali Nanggroe untuk membahas lebih lanjut soal bendera tersebut dengan stressing bahwa pusat berharap Aceh berkenan mengubah bendera Bintang Bulan tersebut karena masih identik dengan bendera GAM | Tribunnews.com |

Polisi Tembak Bocah Pembawa Pistol Replika


Cleveland | acejhtraffic.com - Seorang anak berusia 12 tahun tewas ditembak polisi di Cleveland, Amerika Serikat (AS), setelah dilaporkan mengancam orang-orang di sebuah pusat permainan, Sabtu 22 November.

Dilansir dari Reuters, Minggu 23 November, laporan polisi menyebutkan seorang pria menelepon nomor darurat 911, melaporkan ada seseorang membawa pistol.

Pria itu mengatakan dia melihat seseorang mengeluarkan pistol dari celananya, dan menakut-nakuti semua orang yang ada di lokasi. Pria itu juga mengatakan bahwa pistol yang digunakan mungkin palsu.

Dua polisi tiba di lokasi, dan meminta tersangka mengangkat tangannya. Namun anak itu tidak mengikuti instruksi, dan malah berusaha mengeluarkan pistol hingga polisi kemudian menembaknya.

Seorang petugas polisi yang disebut belum setahun bertugas, melepaskan dua tembakan yang salah satunya mengenai bagian perut. Bocah itu dilaporkan tewas dalam perawatan di rumah sakit, Minggu.

Informasi lanjutan mengungkap bahwa senjata yang digunakan anak itu, merupakan replika senjata (airsoft) semi-otomatis dengan indikator pengaman warna oranye yang telah dilepas.

Senjata airsoft merupakan replika yang tampak hampir seperti senjata asli, dan biasanya terdapat indikator berwarna oranye untuk membedakannya dengan senjata sungguhan. | Viva |

Ini pengakuan korban Lisa Rudiani, si penipu cantik


acehtraffic.com - Sejumlah korban Lisa Rudiani, wanita cantik yang menipu beberapa rekan kerjanya mengaku bodoh karena melakukan kerjasama investasi tanpa membuat perjanjian tertulis. Salah satu korban Lisa yang enggan disebutkan namanya mengatakan, mereka percaya begitu saja dengan menanamkan uangnya di investasi yang dijanjikan memberikan bunga tinggi.


"Saya percaya saja dengan dia tanpa bikin perjanjian di atas materai. Saya percaya saja sama dia waktu diajak investasi jual beli handphone," ujar F saat dihubungi merdeka.com, Senin (24/11).

Para korban percaya begitu saja dengan Lisa karena tutur katanya yang halus. Mereka mengaku, seolah terbawa dengan rayuan perempuan kelahiran Labuhan Batu 27 Januari 1990 tersebut.

"Penampilan dia dan gaya bicaranya sopan santun, saya percaya saja," lanjut F.

Lebih lanjut, pria yang pernah sekantor dengan Lisa saat masih bekerja di wilayah Cengkareng, Jakarta barat itu menceritakan, ia diajak berinvestasi sekitar bulan April 2014. Saat itu, Lisa menjanjikan dari setiap handphone yang terjual, dirinya dijanjikan keuntungan mulai dari Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta tergantung tipe handphone.

F menjelaskan, selang tiga bulan dari janji Lisa yang akan mengembalikan keuntungan dari investasi, wanita berkulit putih tersebut jadi sulit dihubungi. Nomor handphone miliknya juga diketahui sudah dinonaktifkan.

F yang mengaku sudah menanamkan investasi hingga Rp 50 juta sudah pasrah jika Lisa tidak bisa mengembalikan uangnya. Yang ia inginkan, polisi dapat menangkap dan memenjarakannya.

"Saya pribadi, duit saya relakan. Saya ga berpikir duit bisa dikembalikan. Yang saya mau, dia dibui," ujarnya.

Sebelumnya, nama Lisa Rudiani ramai menjadi pembicaraan di forum Kaskus karena wanita kelahiran Labuhan Batu 27 Januari 1990 ini telah menipu beberapa rekannya. Bahkan ada yang mengaku ditipu hingga puluhan juta.

Dari data yang dituliskan, Lisa terakhir bekerja di Soechi Group sebagai sekretaris. Wanita berkulit putih tersebut dipecat karena kasus penipuan dan pencurian terhadap salah satu pekerja.

Bahkan di salah satu perusahaan tempat Lisa pernah bekerja, PT. Tawada Healthcare pernah menulis iklan baris di salah satu surat kabar akan menyerahkannya ke kepolisian jika tidak segera menghadap ke kantor. Iklan baris tersebut dimuat pada 20 Mei 2013.| Merdeka.com |
LINTAS NUSANTARA »
DUNIA HARI INI »

Berita Lam Basa Aceh

Baca beurita laen »