Lhokseumawe | acehtraffic.com- Pengemis 'kreatif' yang menjalankan dua fungsi usaha, mengemis dan membuka lapak judi lempar botol yang ditangkap di Lapangan
Hiraq Lhokseumawe, hingga Kamis (30/7/2015) sore masih ditahan di sel
Kantor Satpol PP dan WH setempat.Hal ini sehubungan proses pemeriksaan terhadap dia belum tuntas.
Dilaman Serambi, Danops WH Kantor Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe, Fauzan,
menyebutkan, pengemis tersebut telah dimintai keterangan selama tiga jam
(pukul 09.00 WIB-12.00 WIB).Pemeriksaan terkait sumber uang belasan juta yang dimilikinya dan apa saja kegiatan dia selama di Lhokseumawe.
"Namun pemeriksaan belum tuntas dan harus kami lakukan lagi besok, makanya sekarang dia masih ditahan di sel," ujar Fauzan.
Sebelumnya, pengemis yang membuka lapak judi berupa lembar
botol dengan gelang ditangkap satpol PP di lapangan Hiraq
Kota Lhokseumawe, Rabu (29/7/2015) sore sekitar pukul 18.00 WIB.
Bersama dia, disita uang sebesar Rp 14,584 juta, 37 Ringgit
Malaysia, satu paspor, sejumlah botol, puluhan gelang dan satu unit
handphone.
Sesuai paspor pria tersebut bernama Sufyan Suri (39) asal Desa Balee, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen | AT | R|
ACEH
POLITIK
NUSANTARA
Tampilkan postingan dengan label Pase. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pase. Tampilkan semua postingan
18.40
Satuan Dinas Korem 011 Lilawangsa Dapat Sosialisasi Narkoba
Senin, 30 Maret 2015
Lhokseumawe | acehtraffic.com - Korem 011/Lilawangsa Gelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan,Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) 2015 Diwilayah Makorem 011/Lilawangsa. Senin, 30 Maret 2015
Acara tersebut bertempat dimulai pukul 09.00 Wib di Aula Gedung KNPI Korem 011/Lilawangsa. Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Tim BNNK (Badan Narkotika Nasional) Lhokseumawe yang diikuti oleh Prajurit dan PNS TNI Makorem 011/Lilawangsa, dan Satuan Dinas Jawatan Jajaran Korem 011/Lilawangsa.
Kepala Staf Korem 011/Lilawangsa Letkol Inf Handoko Prasetyo yang membacakan Sambutan Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf A. Daniel Chardin mengatakan, Maraknya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba telah membangkitkan komitmen kita untuk memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.
Hal ini dapat dilihat dari berbagai upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) beserta komunitas-komunitas yang ikut serta mensosialisasikan tentang pencegahan dan pemberantasan narkoba yang telah diratifikasi hampir seluruh indonesia.
Kita sebagai Aparat Pertahanan Negara serta bagian dari komunitas diharapkan untuk terus berupaya dengan sungguh-sungguh dalam menangani permasalahan ini. Usaha ini akan terus kita lakukan tanpa henti. Kita tidak ingin Negara kita dijadikan tempat lalu lintas peredaran dan perdagangan Narkoba, apalagi menjadi produsen dalam barang haram itu
Dari itu, Pada hari ini dihadapan kita telah hadir Tim Sosialisasi Sosialisasi Pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN) yang bekerja sama dengan BNNK Lhokseumawe yang mana mereka akan menjelaskan tentang penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba kepada kita sekalian.
Untuk itu, Saya berharap apa yang akan dijelaskan oleh Nara Sumber, tentunya akan memberikan masukan dan wawasan bagi kita sekalian, catat hal-hal yang dirasa penting bagi kita serta tanyakan apa yang belum dimengerti tentang narkoba untuk menjadi pengetahuan bagi kita yang masih awam tentang Narkotika dan Obat-obatan terlarang.
Kepala Staf Korem 011/Lilawangsa menambahkan, bagi prajurit dan PNS TNI khususnya yang ada dijajaran Korem 011/Lilawangsa jangan pernah sekali-kali mengkomsumsi Narkoba barang Haram tersebut, karena nantinya dapat mengsengsarakan diri sendiri, keluarga dan Satuannya. bagi yang telah pernah mengunakan segera hentikan, Jauhi Narkoba dan Hiduplah dengan kehidupan yang sehat dengan cara tingkatkan iman dan taqwa, dan berolahraga rutin, sehingga pemikiran kita menjadi lebih baik.
Pada kesempatan yang sama, Narasumber dari Tim Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalah-gunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dari BNNK Lhokseumawe Oleh dr. Weldi Junaidi juga menjelaskan, Mengenal Narkotika dan bahayanya yang ditinjau dari segi Kesehatan, Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.
Narkotika adalah, Zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan
Yang termasuk jenis narkotika adalah Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja. Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
Psikotropika adalah Zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku
Efek dari narkoba bisa mengakibatkan bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu dapat mengakibatkan seseorang menjadi berhalusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata contohnya : Ganja
Selain itu, Efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak bekerja lebih cepat dari kerja biasanya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk sementara waktu, dan cenderung membuat seorang pengguna lebih senang dan gembira untuk sementara waktu contohnya : Shabu dan Ekstasi Serta Kokain
Seseorang yang sudah mengkonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif, karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak contohnya : Ganja, Heroin, Putaw dll. Ungkap dr Weldi Junaidi
Diakhir kegiatan juga dilakukan Tes Urin oleh Tim BNNK (Badan Narkotika Nasional) Lhokseumawe kepada Para Prajurit TNI Makorem 011/LW, dan Satuan Dinas Jawatan jajaran Korem 011/Lilawangsa. | AT | R | RILIS|
Acara tersebut bertempat dimulai pukul 09.00 Wib di Aula Gedung KNPI Korem 011/Lilawangsa. Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Tim BNNK (Badan Narkotika Nasional) Lhokseumawe yang diikuti oleh Prajurit dan PNS TNI Makorem 011/Lilawangsa, dan Satuan Dinas Jawatan Jajaran Korem 011/Lilawangsa.
Kepala Staf Korem 011/Lilawangsa Letkol Inf Handoko Prasetyo yang membacakan Sambutan Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf A. Daniel Chardin mengatakan, Maraknya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba telah membangkitkan komitmen kita untuk memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Hal ini dapat dilihat dari berbagai upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) beserta komunitas-komunitas yang ikut serta mensosialisasikan tentang pencegahan dan pemberantasan narkoba yang telah diratifikasi hampir seluruh indonesia.
Kita sebagai Aparat Pertahanan Negara serta bagian dari komunitas diharapkan untuk terus berupaya dengan sungguh-sungguh dalam menangani permasalahan ini. Usaha ini akan terus kita lakukan tanpa henti. Kita tidak ingin Negara kita dijadikan tempat lalu lintas peredaran dan perdagangan Narkoba, apalagi menjadi produsen dalam barang haram itu
Dari itu, Pada hari ini dihadapan kita telah hadir Tim Sosialisasi Sosialisasi Pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN) yang bekerja sama dengan BNNK Lhokseumawe yang mana mereka akan menjelaskan tentang penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba kepada kita sekalian.
Untuk itu, Saya berharap apa yang akan dijelaskan oleh Nara Sumber, tentunya akan memberikan masukan dan wawasan bagi kita sekalian, catat hal-hal yang dirasa penting bagi kita serta tanyakan apa yang belum dimengerti tentang narkoba untuk menjadi pengetahuan bagi kita yang masih awam tentang Narkotika dan Obat-obatan terlarang.
Kepala Staf Korem 011/Lilawangsa menambahkan, bagi prajurit dan PNS TNI khususnya yang ada dijajaran Korem 011/Lilawangsa jangan pernah sekali-kali mengkomsumsi Narkoba barang Haram tersebut, karena nantinya dapat mengsengsarakan diri sendiri, keluarga dan Satuannya. bagi yang telah pernah mengunakan segera hentikan, Jauhi Narkoba dan Hiduplah dengan kehidupan yang sehat dengan cara tingkatkan iman dan taqwa, dan berolahraga rutin, sehingga pemikiran kita menjadi lebih baik.
Pada kesempatan yang sama, Narasumber dari Tim Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalah-gunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dari BNNK Lhokseumawe Oleh dr. Weldi Junaidi juga menjelaskan, Mengenal Narkotika dan bahayanya yang ditinjau dari segi Kesehatan, Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.
Narkotika adalah, Zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan
Yang termasuk jenis narkotika adalah Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja. Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
Psikotropika adalah Zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku
Efek dari narkoba bisa mengakibatkan bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu dapat mengakibatkan seseorang menjadi berhalusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata contohnya : Ganja
Selain itu, Efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak bekerja lebih cepat dari kerja biasanya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk sementara waktu, dan cenderung membuat seorang pengguna lebih senang dan gembira untuk sementara waktu contohnya : Shabu dan Ekstasi Serta Kokain
Seseorang yang sudah mengkonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif, karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak contohnya : Ganja, Heroin, Putaw dll. Ungkap dr Weldi Junaidi
Diakhir kegiatan juga dilakukan Tes Urin oleh Tim BNNK (Badan Narkotika Nasional) Lhokseumawe kepada Para Prajurit TNI Makorem 011/LW, dan Satuan Dinas Jawatan jajaran Korem 011/Lilawangsa. | AT | R | RILIS|
12.17
Warga Aceh tak percaya Jokowi jadi imam salat zuhur
Selasa, 10 Maret 2015
Lhoksukon | acehtraffic.com - Presiden Joko Widodo pekan ini melakukan lawatan ke Provinsi Aceh buat meresmikan pembangunan waduk Krueng Kreutoe di Desa Blang Pante, Paya Bakong, Aceh Utara. Sebelum bertandang ke lokasi, Jokowi sempat menunaikan salat zuhur berjamaah di Masjid Baitul Muhabbah, Desa Seuriweuek, Kecamatan Matang Kuli.
Suasana masjid mendadak berubah. Selain dipadati buat menunaikan salat zuhur, warga ikut salat berjamaah nyaris tidak percaya Jokowi menjadi imam mereka. Sebab warga hanya melihat sosok Jokowi melalui layar kaca.
Saat menunaikan salat zuhur itu, beberapa pejabat di Aceh turut menjadi makmum. Mereka adalah Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Panglima Daerah Militer Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI Agus Kriswanto, Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Polisi Husein Hamidi, serta rombongan lainnya.
Kedatangan Jokowi secara mendadak ke masjid itu sontak membetot perhatian warga. Mereka pun berbondong-bondong menunaikan salat berjamaah di masjid itu. Usai salat, warga rela berdesak-desakan ingin melihat sosok Jokowi.
"Kami bahkan tak percaya jika yang jadi imamnya adalah pak Jokowi, ini sangat luar biasa. Kami sangat kaget sang pria berkemeja putih itu ternyata seorang Presiden RI," kata Salahuddin (51 tahun), salah seorang warga setempat.
Usai bertindak sebagai imam salat zuhur, Jokowi bergegas menuju lokasi pembangunan waduk raksasa terbesar kedua di Sumatra setelah Lampung. Sebelum meninggalkan lokasi, Jokowi masih sempat berbincang ramah dengan warga sekitar. | merdeka.com |
18.02
Ini Agenda Jokowi di Aceh 9-10 Mendatang
Kamis, 05 Maret 2015
Banda Aceh | acehtraffic.com- Ditengah sedikit kacau balau di Jakarta dengan persoalan ditersangkakan pimpinan KPK, dan gugatan kontraversial Budi Gunawan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan kerja ke Aceh pada 9-10 Maret 2015.
Selain meletakkan batu pertama pembangunan waduk Keureutoe di Paya Bakong, Aceh Utara, Presiden juga datang ke Sabang untuk me-launching logo HUT Ke-70 Republik Indonesia di Tugu Kilometer Nol.
Dikutip dari laman serambinews.com, kunjungan ini, jika terlaksana, merupakan kunjungan kerja pertama Jokowi ke Aceh sejak dilantik menjadi Presiden pada 20 Oktober 2014. Presiden Ke-7 RI ini pada masa mudanya pernah menetap tiga tahun (1986-1989) di Aceh. Tepatnya di kaki Gunung Berapi Burni Telong, Bener Meriah, sebagai petugas survei jalan di PT Kertas Kraft Aceh (KKA) yang berkantor di Desa Jamuan, Kecamatan Nisam, Aceh Utara.
Menurut Kepala Biro Umum Setda Aceh, Teuku Aznal Zahri kepada Serambi via telepon, Rabu (4/3) sore, jadwal dan agenda kegiatan Presiden Jokowi selama dua hari di Aceh pekan depan sudah ditetapkan dalam rapat di Istana Presiden RI kemarin.
Rapat itu dipimpin Kepala Sekretariat Presiden, Djarot Sri Sulistyo. Dihadiri oleh Sesmilpres, Laksdya Triwahyudi, Karo Protokol Presiden, Toto Sri Mujiarko, Karo Umum Setda Aceh, Teuku Aznal Zahri, Danrem Lilawangsa, Kolonel Inf A Daniel Chardin, Wasintel Kodam Iskandar Muda, Karo Ops Polda Aceh, dan pihak Pertamina.
Direncanakan, Presiden Jokowi dan rombongan berangkat dari Halim Perdanakusumah, Jakarta, naik pesawat kepresidenan pada tanggal 9 Maret. Kemudian dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Presiden terbang naik pesawat CN 295 ke Bandara Malikussaleh, Aceh Utara. Dari Malikussaleh mampir ke Guest House PT Arun untuk mendengarkan presentasi PT Perta Arun Gas mengenai progress proyek regasifikasi di bekas eks kilang PT Arun.
Dari kompleks Arun, Presiden naik helikopter ke lokasi waduk untuk peletakan batu pertama pembangunannya. Waduk senilai Rp 1,7 triliun itu berlokasi di jalan Pante Bahagia, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara dan kelak merupakan waduk terbesar di Aceh.
Setelah itu, Presiden Jokowi terbang naik heli ke Bandara Malikussaleh. Dari sini, kembali ke Bandara SIM naik pesawat CN 295.
Presiden Jokowi, menurut Aznal, akan bermalam di Banda Aceh. Sejauh ini, belum dikonkretkan apa saja kegiatan malam Presiden Jokowi di Banda Aceh. Tapi esoknya, pukul 07.30 WIB, Presiden dan rombongan terbang bersama CN 295 ke Bandara Maimun Saleh di Kota Sabang. Agenda pokok di Sabang adalah meninjau progress pembangunan waduk Paya Seunara dan meninjau Pelabuhan BPKS di Teluk Sabang.
Selain meletakkan batu pertama pembangunan waduk Keureutoe di Paya Bakong, Aceh Utara, Presiden juga datang ke Sabang untuk me-launching logo HUT Ke-70 Republik Indonesia di Tugu Kilometer Nol.
Dikutip dari laman serambinews.com, kunjungan ini, jika terlaksana, merupakan kunjungan kerja pertama Jokowi ke Aceh sejak dilantik menjadi Presiden pada 20 Oktober 2014. Presiden Ke-7 RI ini pada masa mudanya pernah menetap tiga tahun (1986-1989) di Aceh. Tepatnya di kaki Gunung Berapi Burni Telong, Bener Meriah, sebagai petugas survei jalan di PT Kertas Kraft Aceh (KKA) yang berkantor di Desa Jamuan, Kecamatan Nisam, Aceh Utara.
Menurut Kepala Biro Umum Setda Aceh, Teuku Aznal Zahri kepada Serambi via telepon, Rabu (4/3) sore, jadwal dan agenda kegiatan Presiden Jokowi selama dua hari di Aceh pekan depan sudah ditetapkan dalam rapat di Istana Presiden RI kemarin.
Rapat itu dipimpin Kepala Sekretariat Presiden, Djarot Sri Sulistyo. Dihadiri oleh Sesmilpres, Laksdya Triwahyudi, Karo Protokol Presiden, Toto Sri Mujiarko, Karo Umum Setda Aceh, Teuku Aznal Zahri, Danrem Lilawangsa, Kolonel Inf A Daniel Chardin, Wasintel Kodam Iskandar Muda, Karo Ops Polda Aceh, dan pihak Pertamina.
Direncanakan, Presiden Jokowi dan rombongan berangkat dari Halim Perdanakusumah, Jakarta, naik pesawat kepresidenan pada tanggal 9 Maret. Kemudian dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Presiden terbang naik pesawat CN 295 ke Bandara Malikussaleh, Aceh Utara. Dari Malikussaleh mampir ke Guest House PT Arun untuk mendengarkan presentasi PT Perta Arun Gas mengenai progress proyek regasifikasi di bekas eks kilang PT Arun.
Dari kompleks Arun, Presiden naik helikopter ke lokasi waduk untuk peletakan batu pertama pembangunannya. Waduk senilai Rp 1,7 triliun itu berlokasi di jalan Pante Bahagia, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara dan kelak merupakan waduk terbesar di Aceh.
Setelah itu, Presiden Jokowi terbang naik heli ke Bandara Malikussaleh. Dari sini, kembali ke Bandara SIM naik pesawat CN 295.
Presiden Jokowi, menurut Aznal, akan bermalam di Banda Aceh. Sejauh ini, belum dikonkretkan apa saja kegiatan malam Presiden Jokowi di Banda Aceh. Tapi esoknya, pukul 07.30 WIB, Presiden dan rombongan terbang bersama CN 295 ke Bandara Maimun Saleh di Kota Sabang. Agenda pokok di Sabang adalah meninjau progress pembangunan waduk Paya Seunara dan meninjau Pelabuhan BPKS di Teluk Sabang.
Terakhir, Presiden Jokowi akan menuju Kilometer Nol untuk meluncurkan logo hari ulang tahun (HUT) Ke-70 Kemerdekaan RI. Kelak logo itulah yang dipakai di seluruh Indonesia dalam kaitannya dengan peringatan HUT RI tahun ini.
Setelah itu, Presiden Jokowi kembali ke Bandara SIM Aceh Besar, lalu berganti pesawat dengan pesawat kepresidenan untuk pulang ke Jakarta.
Aznal menambahkan, karena ini kunjungan perdana Presiden Jokowi ke Aceh, maka akan ada upacara peusijuek (tepung tawar) di Ruang VVIP Bandara SIM. Kemungkinan juga, Jokowi akan dipeusijuek oleh Pemkab Aceh Utara dan Pemko Sabang setibanya di daerah itu | AT | R | Sumber Serambi
Setelah itu, Presiden Jokowi kembali ke Bandara SIM Aceh Besar, lalu berganti pesawat dengan pesawat kepresidenan untuk pulang ke Jakarta.
Aznal menambahkan, karena ini kunjungan perdana Presiden Jokowi ke Aceh, maka akan ada upacara peusijuek (tepung tawar) di Ruang VVIP Bandara SIM. Kemungkinan juga, Jokowi akan dipeusijuek oleh Pemkab Aceh Utara dan Pemko Sabang setibanya di daerah itu | AT | R | Sumber Serambi
Label:
Aceh,
Aceh Utara,
Banda Aceh,
Kutaraja,
Pase,
sabang
11.35
Dikatakan, bagi masyarakat Aceh yang berlaku syariat Islam dan belum lama terbebas oleh konflik, sangat sensitif dengan isu-isu sosial keagamaan. Oleh karena itu, dia meminta setiap lembaga yang ingin beroperasi di Aceh Utara agar dapat berkoordinasi dengan institusi resmi di daerah itu.
“Kita tak ingin muncul kerasahan di tengah masyarakat, apalagi jika kemudian timbul gejolak yang tidak kita inginkan,” harap Amir Hamzah.| AT | TM | acehbaru.com |
Anggota Mulai Tinggalkan AUDEC, Pemkab Aceh Utara: Seharusnya Lembaga Resmi Mengurus Izin
Sabtu, 21 Februari 2015
Aceh Utara | acehtraffic.com - Lembaga yang mengatanamakan untuk kesejahteraan masyarakat dan sistem rekrutmennya yang tidak masuk akal hingga 43 orang per kecamatan tersebut kini mulai di ragukan para anggotanya yang telah bergabung.
Seperti informasi yang di kutip di acehbaru.com, Menanggapi laporan keresahan masyarakat di beberapa kecamatan tentang isu AUDEC (Aceh Utara Development Committee), Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Utara melalui Kabag Humas Setdakab Drs Amir Hamzah akhirnya angkat bicara.
Dalam siaran pers yang diterima acehbaru.com, Jumat 20 Februari 2015, Amir Hamzah menyayangkan munculnya AUDEC tanpa disertai dengan laporan resmi dan koordinasi dengan institusi terkait di tingkat kabupaten.
“Seharusnya sebuah lembaga yang resmi itu terlebih dulu mengurus izin untuk bisa beroperasi di wilayah hukum tertentu. Apalagi jika mereka merekrut anggotanya dari kalangan masyarakat setempat,” kata Amir Hamzah.
Ia menegaskan, tidak menyalahkan sebuah lembaga atau institusi yang lahir di tengah-tengah masyarakat, apalagi untuk tujuan kemanusian, sah-sah saja dan dibenarkan dalam aturan. Tapi harus ada koordinasi dengan institusi terkait.
Lebih lanjut Amir Hamzah mengtakan, hal itu perlu dilakukan agar legalitas kegiatan sebuah lembaga itu menjadi jelas. Dengan demikian tidak perlu timbul keresahan dan kecurigaan di tengah-tengah masyarakat.
“Jika sebuah lembaga sudah tercatat secara resmi, maka legalitas kegiatan dan operasionalnya menjadi jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Pengurusnya menjadi jelas, tujuan dan misinya juga tidak perlu sampai meresahkan masyarakat,” jelasnya.
“Apalagi pada kops surat lembaga itu tertulis sebagai Panitia Pembangunan Kabupaten Aceh Utara (Kabupaten Aceh Utara Development Committee) dan merekrut anggotanya di kampung-kampung di Aceh Utara dengan iming-iming akan diberikan gaji,” tambahnya.
Selain itu, Pemkab Aceh Utara juga meminta masyarakat agar berhati-hati terhadap munculnya lembaga baru dan merekrut anggotanya secara bebas di kampung-kampung.
“Hal ini perlu diwaspadai oleh masyarakat, apalagi masyarakat yang mau menjadi anggota lembaga itu diimingi-imingi akan memperoleh gaji sampai jutaan rupiah tanpa harus bekerja. Secara logika hal ini tidak mungkin, sebab itu kita himbau agar masyarakat berhati-hati,” tandas Amir Hamzah.
“Kami minta masyarakat yang resah dengan munculnya AUDEC agar melaporkan ke pihak Muspika di setiap kecamatan,” ujarnya.
Dalam siaran pers yang diterima acehbaru.com, Jumat 20 Februari 2015, Amir Hamzah menyayangkan munculnya AUDEC tanpa disertai dengan laporan resmi dan koordinasi dengan institusi terkait di tingkat kabupaten.
“Seharusnya sebuah lembaga yang resmi itu terlebih dulu mengurus izin untuk bisa beroperasi di wilayah hukum tertentu. Apalagi jika mereka merekrut anggotanya dari kalangan masyarakat setempat,” kata Amir Hamzah.
Ia menegaskan, tidak menyalahkan sebuah lembaga atau institusi yang lahir di tengah-tengah masyarakat, apalagi untuk tujuan kemanusian, sah-sah saja dan dibenarkan dalam aturan. Tapi harus ada koordinasi dengan institusi terkait.
Lebih lanjut Amir Hamzah mengtakan, hal itu perlu dilakukan agar legalitas kegiatan sebuah lembaga itu menjadi jelas. Dengan demikian tidak perlu timbul keresahan dan kecurigaan di tengah-tengah masyarakat.
“Jika sebuah lembaga sudah tercatat secara resmi, maka legalitas kegiatan dan operasionalnya menjadi jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Pengurusnya menjadi jelas, tujuan dan misinya juga tidak perlu sampai meresahkan masyarakat,” jelasnya.
“Apalagi pada kops surat lembaga itu tertulis sebagai Panitia Pembangunan Kabupaten Aceh Utara (Kabupaten Aceh Utara Development Committee) dan merekrut anggotanya di kampung-kampung di Aceh Utara dengan iming-iming akan diberikan gaji,” tambahnya.
Selain itu, Pemkab Aceh Utara juga meminta masyarakat agar berhati-hati terhadap munculnya lembaga baru dan merekrut anggotanya secara bebas di kampung-kampung.
“Hal ini perlu diwaspadai oleh masyarakat, apalagi masyarakat yang mau menjadi anggota lembaga itu diimingi-imingi akan memperoleh gaji sampai jutaan rupiah tanpa harus bekerja. Secara logika hal ini tidak mungkin, sebab itu kita himbau agar masyarakat berhati-hati,” tandas Amir Hamzah.
“Kami minta masyarakat yang resah dengan munculnya AUDEC agar melaporkan ke pihak Muspika di setiap kecamatan,” ujarnya.
Dikatakan, bagi masyarakat Aceh yang berlaku syariat Islam dan belum lama terbebas oleh konflik, sangat sensitif dengan isu-isu sosial keagamaan. Oleh karena itu, dia meminta setiap lembaga yang ingin beroperasi di Aceh Utara agar dapat berkoordinasi dengan institusi resmi di daerah itu.
“Kita tak ingin muncul kerasahan di tengah masyarakat, apalagi jika kemudian timbul gejolak yang tidak kita inginkan,” harap Amir Hamzah.| AT | TM | acehbaru.com |
10.03
Seorang warga Cunda yang namanya tidak ingin disebutkan disini mengatakan Judi Togel tersebut di bekingi oleh salah seorang Oknum brimob berinitial An.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh reporter acehtraffic.com, Judi Togel ini dalam sehari dua kali putaran omsetnya bisa meraup ratusan juta rupiah dari kocek masyarakat khususnya dari kalangan ekonomi papan bawah.
"Mudah-mudahan kalau nanti nomor ini kena ,saya mau bayar sewa rumah" Ungkap ibnu (53) sambil menghayal, yang sehari-hari berprofesi penarik becak mesin.
Para pemuka agama dan masyarakat meminta kepada pihak berwenang untuk menindak siapapun oknum Brimob An yang terlibat dalam sindikat perjudian tebak angka yang sudah sangat meresahkan masyarakat Kota lhokseumawe.
Diduga Peredaran Judi Togel di Lhokseumawe Dibekingi Oknum Brimob
Minggu, 01 Februari 2015
Lhokseumawe | acehtraffic.com - Peredaran Judi Togel dikota Lhokseumawe dan sekitarnya semakin merajalela ditengah-tengah masyarakat,
Mewabahnya penyakit masyarakat yang satu ini luput dari perhatian pihak yang berwenang untuk menghentikan Judi togel tersebut agar tidak menjalar ke generasi yang sekarang masih dalam jenjang pendidikan.
Seorang warga Cunda yang namanya tidak ingin disebutkan disini mengatakan Judi Togel tersebut di bekingi oleh salah seorang Oknum brimob berinitial An.
"Kami cuma mendengar saja obrolan di warung kopi, kalo togel itu kuat dugaan dibekingi oknum anggota" ungkapnya
Menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh reporter acehtraffic.com, Judi Togel ini dalam sehari dua kali putaran omsetnya bisa meraup ratusan juta rupiah dari kocek masyarakat khususnya dari kalangan ekonomi papan bawah.
"Mudah-mudahan kalau nanti nomor ini kena ,saya mau bayar sewa rumah" Ungkap ibnu (53) sambil menghayal, yang sehari-hari berprofesi penarik becak mesin.
Para pemuka agama dan masyarakat meminta kepada pihak berwenang untuk menindak siapapun oknum Brimob An yang terlibat dalam sindikat perjudian tebak angka yang sudah sangat meresahkan masyarakat Kota lhokseumawe.
Sampai berita ini di turunkan Kepala Satpol PP Kota Lhokseumawe Irsyadi,belum bisa di hubungi. | AT | MI |
22.53
Pemuda Muhammadiyah Lhokseumawe Serahkan Bantuan Banjir
Selasa, 30 Desember 2014
Aceh Utara | acehtraffic.com- Pimpinan Organisasi Muhammadiyah Lhokseumawe menyerahkan
bantuan kepada korban banjir di Aceh Utara dan Lhokseumawe. Senin 30
Desember 2014
Menurut data yang diberitakan situs acehbaru.com bantuan tersebut diantar langsung oleh
kordinator bencana PWPM Aceh Hizqil dan wakilnya Budi Ardiansyah untuk
diserahkan kepada ketua Muhammadiyah Kota Lhokseumawe agar diserahkan
langsung ketitik pengungsian korban banjir di Aceh Utara dan Kota
Lhokseumawe. ,"Bantuan tersebut berupa alat masak, seperti minyak goreng, teh, gula pasir dan pakaian," Ujar Hziqil
Ketua
Pemuda Muhammadiyah Lhokseumawe, Abdul Gani Haytami, SH mengucapkan
terima kasih yang sebesarnya atas kepedulian PWPM terhadap bencana yang
sedang dialami masyararakat Aceh Utara dan Lhokseumawe.
,'Kita sangat
berterima kasih dengan respon yang diberikan, semoga bantuan ini dapat
mengurangi sedikit beban yang sedang diderita korban banjir," Sebut
Abdul Gani Haytami. | Sumber acehbaru.com |
20.59
Saiful Minta Bupati Aceh Utara Fokus Terhadap Rekonstruksi dan Rehabilitasi Pasca Banjir
Minggu, 28 Desember 2014
Aceh Utara | acehtraffic.com - Pasca banjir yang melanda di beberapa Kecamatan di Kabupaten Aceh Utara yang meninggalkan bekas dengan kerusakan Infrastruktur dan ekonomi masyarakat yang terpuruk sehingga menjadi tugas utama kepada pemerintah Kabupaten untuk menangani persoalan tersebut.
Saiful Anggota DPRK Aceh Utara dari Fraksi NasDem saat di temuai Reporter acehtraffic.com Minggu 28 Desember 2014, meminta kepada Pemkab Aceh Utara untuk segera bertindak terhadap kerusakan infrastruktur di
berbagai kecamatan yang terkena imbas banjir beberapa hari yang lalu, terlihat jelas dampak
kerusakan infrastruktur yang membutuhkan rehabilitasi dan rekontruksi tanpa
harus di tunda perbaikannya dan hal ini demi kepentingan masyarakat umum.
'Jika ketersedian anggaran Pemkab Aceh Utara tidak ada seharusnya Bupati
harus segera menyusun agenda tanggap darurat dan
membuat perencanaan kebutuhan anggaran yang harus di usulkan secepat mungkin kepada Gubernur dan
Pemerintah pusat khususnya Presiden Joko Widodo'.ujar Saiful
Dari hasil pantauan saya selama sepekan saya bergerilya siang dan malam untuk terjun kelapangan serta melihat kondisi selama banjir hingga hari ini minggu walaupun hari libur bagi saya demi kepentingan rakyat saya gunakan hari tersebut sebagai hari kerja karna ini merupakan tugas saya sebagai perwakilan masyarakat untuk bisa menyampaikan aspirasi mereka kepada Pemerintah Kabupaten.Pungkasnya
Ada beberapa jembatan yang putus dan jalan yang rusak sehingga
jalur lalu lintas transportasi masyarakat terhambat, begitu juga dengan kerusakan
jalan yang semakin banyak berlobang di beberapa kecamatan baik jalan perkampungan hingga lintas jalan nasional dimana jalan tersebut harus di potong oleh masyarakat mengingat genangan air yang tidak mungkin lagi tertampung dan genangan tersebut bisa membahayakan kehidupan serta kediaman mereka maka secara terpaksa masyarakat harus memotong jalan tersebut agar genangan air itu bisa mengalir, Tambahnya.
Seperti pernyataan Bupati Aceh Utara Muhammad,Thaib alias Cek Mat di portalkbr.com yang
menyatakan kerugian materil akibat banjir di Kabupaten Aceh Utara, diprediksikan
mencapai Rp 30 Miliar, selain merusak tanggul,gorong - gorong dan jalan, lahan pertanian di
daerah itu juga rusak parah, ujar Cek Mat.
Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib
mengatakan, terbatasnya anggaran daerah membuatnya kesulitan dalam
menanggulangi dampak banjir. sehingga pihaknya membutuhkan bantuan Pemerintah
Pusat yang dipimpin Presiden Joko Widodo melalui Anggaran Pendapatan Belanja
Negara (APBN) dan Pemerintah Provinsi Aceh melalui Anggaran Pendapatan Belanja
Aceh (APBA). | AT | TM |
19.04
Saiful Anggota DPRK Aceh Utara, Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir
Sabtu, 27 Desember 2014
Aceh Utara | acehtraffic.com - Banjir melanda provinsi Aceh hampir memakan waktu sepekan lamanya, ratusan ribu warga harus mengungsi di karnakan rumahnya tenggelam akibat luapan air hujan dan sungai, dan para pejabat daerah diminta harus fokus kinerjanya untuk menanggulangi dan menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir.
Saiful salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara dari Fraksi Partai NasDem siap terjun kelokasi banjir dan melihat langsung kondisi warga di beberapa Kecamatan di Aceh Utara Jum'at 26 Desember 2014, di antaranya Kecamatan Dewantara, Muara Batu,Matang Kuli dan Lhoksukon.
Menurut Saiful bantuan yang di suplai kepada korban banjir memang sangat terbatas di karnakan kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sangat menipis, sebagai bentuk simpati dan toleransi sebagai Anggota Dewan yang di pilih oleh rakyat, Saiful tidak sampai hati dan menutup mata serta telinga dalam melihat kondisi rakyat yang harus hidup dan bermalam di bawah tenda pengungsian, maka Saiful bergegas untuk berkunjung dan melihat kondisi masyarakat yang terkena imbas banjir , sampai - sampai hampir tidak ada waktu istirahat.
"Adapun bantuan tersebut berupa sembako sudah di serahkan kepada Ketua NasDem Kecamatan Muara Batu Geuchik Juanda dan juga Kecamatan yang lainnya agar segera di salurkan untuk korban banjir",ungkapnya.
insya Allah, saya sangat berharap kepada masyarakat setempat khuusnya korban musibah banjir agar bisa mendoakan semoga bencana banjir ini lekas selesai dan saya terus berusaha untuk melobi bantuan agar situasi banjir ini secepatnya kembali normal. | AT | TM |
11.15
Lagi-lagi 3 Orang Napi Kabur di LP Lhokseumawe, M.Sutan: Bukan 3 Tapi Banyak
Jumat, 26 Desember 2014
Lhokseumawe | acehtraffic.com - Bukan isu baru dan bukan lah yang pertama kali kasus pelarian para NBarapidana di Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Lhokseumawe selama kepimpinan Kepala baru M.Sutan.
Sebelumnya seorang Napi yang bernama Zulkifli terpidana 7 tahun dalam kasus narkoba berhasil melarikan diri lewat Pintu Penjagaan Utama (P2U) yang kuat dugaan di bantu oleh oknum petugas LP.
Sialnya lagi akibat kelalaian petugas di LP tersebut Hari ini Jum'at 26 Desember 2014 pukul. 03.00 Wib 3 orang
napi di Lapas tersebut berhasil kabur dengan memanjat tembok keliling yang menggunakan kain
sarung.
Napi yang kabur tersebut di antaranya Mhd Khuzairi bin T. zakaria yang terpidana hukuman 5 tahun dengan kasus UUPA,
Ilyas M. Isa hukuman 6 tahun penjara dengan kasus KDRT dan Suheri B Ashari dengan kasus
Pencurian.
Kalapas Lhokseumawe M.Sutan saat di hubungi reporter acehtraffic.com membenarkan telah terjadi pelarian napi dini hari pagi tadi, dan M.Sutan mngatakan yang lari itu banyak,
saat di tanya berapa orang ya 3 orang, karena 3 orang itu sudah termasuk banyak, ujarnya.
sementara Kakanwilkumham Aceh Fatlulrahman saat di hubungi lagi mengikuti acara 10 tahun tsunami. | AT | BTM |
Langganan:
Postingan (Atom)









