Lhokseumawe | Acehtraffic.com - Beberapa
mahasiswa Universitas Almuslim (Unimus) Bireuen dan STMIK Bina Bangsa Lhokseumawe tadi siang, Kamis
11 Oktober 2012 membakar baju almamater Universitas Almuslim di waduk
Lhokseumawe. Aksi tersebut sebagai bentuk protes terhadap Unimus yang telah
menipu mereka terkait jurusan fiktif Tekhnik Informatika (TI) angkatan 2007
kebawah serta pengalihan dari mahasiswa Almuslim Bireuen mendadak menjadi mahasiswa
STMIK Bina Bangsa Lhokseumawe pada jurusan TI tersebut tidak terakreditasi pula.
Salah seorang mahasiswa Almuslim
yang membakar almamater tersebut kepada wartawan mengatakan, “Kami mendaftar
kuliah di Almuslim memilih Jurusan TI namun ketika kami sudah memasuki kuliah
ternyata jurusan TI tidak ada di Unimus. Jurusan itu fiktif.”
“Kemudian tahu-tahu kami sudah di
STMIK Bina Bangsa Lhokseumawe hingga sekarang. Lalu di STMIK Bina bangsa
jurusan tersebut tidak terakreditasi. Istilahnya kami dilempar kedalam tong
sampah,” kesal mahasiswa itu.
Alasan dilakukan aksi pembakaran
almamater di waduk bukannya dikampus Unimus Bireuen menurut pengakuan mahasiswa
tersebut aksi mereka seperti ini selalu dihalang oleh pihak Badan Eksekutif
mahasiswa (BEM) yang hanya selalu mengusulkan audiensi namun tak pernah ada
hasil. Para mahasiswa yang merasa
menjadi korban penipuan Unimus ini mengatakan bahwa mereka telah berupaya
mensosialisasikan aksi ini kepada BEM, namun pihak BEM tidak mau menjawabnya
malahan hingga sekarang antara mahasiswa korban penipuan Unimus dan BEM tidak
ada lagi komunikasi karena pihak BEM marah.
Mahasiswa lainnya yang ikut
membakar almamater Unimus juga mengatakan, “Yang hadir adalah yang merasa
korban. Sementara yang tidak hadir didominasi oleh BEM. BEM itu seolah-olah
melindungi pihak rektorat. Jadi sebentar-sebentar dibilang audiensi dengan
pihak yayasan, mulai dari semester 5 hingga saat ini. Audiensi sebentar-sebentar
ada, tapi tidak ada hasil. selalu dijanjikan bulan-bulan berikutnya. Pihak BEM
hanya mengangkat masalah akreditasi bukan masalah penipuan ini.” | AT | HR | IS
|
