News Update :

Soal Izin Impor Es Cream Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Tengah Butuh Izin Ekspor

Senin, 21 Oktober 2013

Lhokseumawe | acehtraffic.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah menyambut baik keluarnya Peraturan Menteri Perdagangan yang memberikan izin impor barang-barang tertentu melalui Pelabuhan Umum Krueng Geukueh di Aceh Utara sejak 30 September 2013.

“Kita sambut baik, karena dengan berfungsinya pelabuhan umum di Aceh Utara itu sebagai pelabuhan impor, maka akan berdampak bagi masyarakat yang tinggal di kawasan tengah Provinsi Aceh. Khususnya di Aceh Tengah yang merupakan kawasan penghasil hortikultura dan komoditas kopi,” kata Bupati Aceh Tengah, Ir H Nasaruddin MM, di sela-sela acara syukuran Kantor Balai PWI Aceh Tengah dan Bener Meriah, Sabtu 19 Oktober 2013, lalu.

Menurutnya, dengan dibukanya keran impor di Pelabuhan Krueng Geukueh, maka hasil bumi dari Aceh Tengah bisa langsung diekspor ke luar negeri via pelabuhan tersebut, sehingga akan lebih menghemat biaya jika dibandingkan melalui Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara (Sumut).

“Jika proses ekspor hasil bumi dari Aceh Tengah seperti kopi dan sayur-sayuran bisa langsung dari Pelabuhan Krueng Geukueh, maka paling tidak mata rantai yang selama ini relatif panjang, bisa diperpendek,” katanya.

Ia tambahkan, selama ini saat hasil bumi dikirim via Pelabuhan Belawan, waktu yang diperlukan lebih lama dan biaya pun lebih mahal. Tapi nanti apabila Krueng Geukueh sudah aktif sebagai pelabuhan impor, maka biaya lebih irit dan waktunya lebih singkat.

“Kapal-kapal yang bersandar di Krueng Geukueh nanti bisa membawa hasil komoditi maupun beragam sayuran yang dihasilkan dari Aceh Tengah ke beberapa negara tetangga seperti Malaysia. Contohnya tomat, harganya sangat murah lantaran pasarnya hanya di lokal saja. Tapi bila nanti, bisa diekspor otomatis harga jualnya akan lebih baik dari saat ini,” ujarnya.

Nasaruddin mengatakan, pihaknya berusaha agar di Aceh Tengah bisa dijadikan semacam pelabuhan darat. Maksudnya, hasil-hasil pertanian dari Aceh Tengah, bisa dimasukkan ke dalam cold storage (gudang pendingin) seperti kentang, tomat, dan kol. 

Setelah dimasukkan ke cold storage, barang-barang tersebut bisa langsung diberangkatkan ke negara tujuan ekspor. “Jadi, dari segi waktu memang sangat-sangat singkat untuk proses ekspor. Di samping kondisi buahnya masih segar, juga akan menghemat biaya karena tak perlu lama-lama disimpan di mesin pendingin,” kata Nasaruddin.

Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh Utara dan Ketua Kadin Kota Lhoksumawe menyambut hangat izin Pelabuhan Krueng Geukueh untuk bisa mengimpor empat jenis barang. 

Untuk kelancaran kegiatan tersebut, kata Ketua Kadin Aceh Utara, T Moni Alwi, Jumat 18 Oktober 2013, sangat diperlukan peran perbankan dalam menghidupkan Pelabuhan Krueng Geukuh, selain sangat dibutuhkan peran PT Pelindo dan Bea Cukai untuk bisa menjadi mitra yang strategis bagi pengusaha yang bergerak di bidang impor ekspor nantinya.

“Selain itu, kita juga berharap agar prasarana dan sarana yang memang belum tersedia di pelabuhan tersebut untuk bisa segera dibangun, supaya harapan kita semua agar kegiatan impor di Pelabuhan Krueng Geukuh cepat berjalan. Bila itu terwujud, tentunya akan menjadi salah satu lokomotif pertumbungan ekonomi masyarakat Aceh nantinya pascamigas,” ujar Moni Alwi.

Ketua Kadin Kota Lhokseumawe, H Husaini Setiawan SE mengatakan atas nama rekan-rekan pengusaha ia minta pemerintah segera mewujudkan impian masyarakat Aceh menjadi nyata melalui operasional Pelabuhan Krueng Geukueh menjadi pelabukan impot. “Supaya masyarakat Aceh jangan bermimpi terus-menerus,” ujarnya.

Untuk memajukan pelabuhan umum itu, dia berharap pemerintah serius mengurangi pajak-pajak yang tidak jelas, sehingga pihak importir dan eksportir enggan memanfaatkan Krueng Geukueh, karena banyaknya pengeluaran ekstra. “Kosnya sangat besar, inilah yang selama ini ditakutkan para padagang,” imbuh Husaini. | AT | I | aceh.tribunnews |

Baca Juga:
Pelabuhan Kreung Geukuh Sudah Siap Terima Barang Import, Itemnya Termasuk Es Cream
Pakar Ekonomi : Izin Impor di Pelabuhan Krueng Geukueh Yang Menyedihkan
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016