News Update :

Regasifikasi dan Rencana Bangun Pangkalan Militer di Areal PT Arun

Sabtu, 07 September 2013

Lhokseumawe | acehtraffic.com – Menjelang berakhir kontrak penjualan gas alam cair (LNG) dengan Jepang dan Korea Selatan dan pasca gas areal PT Arun NGL timbul berbagai rencana dalam pengalihan fungsi kilang perusahaan itu.

Selain diubah fungsi kilang PT Arun menjadi pangkalan gas dan kilang Bahan Bakar Minyak (BBM), areal PT Arun yang sangat luas juga direncanakan sebagai pangkalan militer tentara Republik Indonesia.

Hal tersebut dikatakan lansung Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Purnomo Yusgiantoro bersama Panglima TNI saat konfrensi pers di Lhokseumawe, Kamis, 5 September 2013, saat menjawab pertanyaan wartawan tentang proritas kedatangannya ke Aceh.

Setelah ke Batam meresmikan kapal perang terus ke Aceh karena ada hal-hal yang bisa dimanfaatkan dari PT Arun dan nantinya akan dilakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah” Kata Purnomo.

Dia mengatakan saat ini asset yang dipakai hanya seper enam saja maka kita juga mendengar, disini akan dibangun regasifikasi, kalau itu dibangun kapasitas yang ideal itu tidak sebesar yang dia pakai pada saat jaman dulu LNG Arun. Kita juga sudah berfikir ini digunakan sebagai upaya untuk peningkatan ekonomi dan ini juga akan dimanfaatkan oleh teman-teman TNI.

“Tapi ini belum diputuskan, nanti akan kita bicarakan di Jakarta,” Kata Purnomo Yusgiantoro, di Lhokseumawe, 5 September 2013.

Panglima TNI, Jenderal Moeldoko ketika menjawab pertanyaan wartawan tentang lokasi yang bakal menjadi pangkalan militer didalam atau diluar komplek Arun. “Mengenai lokasi kita akan benstorming dulu” Katanya.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur PT Arun NGL, Iqbal Hasan Saleh, mengatakan belum mendengar hal tersebut. “Siapa bilang, saya baru tahu,” Katanya. Sesuai dengan arahan Presiden SBY yang ditindaklanjuti dengan kedatangan Menko Perekonomian Hatta Rajasa, PT Arun akan dijadikan kilang BBM untuk mendukung ketahanan energi nasional.

“Presiden sangat apresiasif untuk pengalihan fungsi kilang Arun jadi kilang BBM. Masalah ini akan dibawa ke sidang kabinet,” Lanjut Ikbal seperti yang dilansir Jurnal Nasional.

Disamping itu, Panglima TNI Jendral Moeldoko pada pembukaan latihan raider, dilapangan Blang Padang Banda Aceh, Jum’at 6 September 2013, juga mengatakan akan membentuk komando tugas gabungan wilayah (Kogabwil) pertahanan yang rencananya akan ditempatkan di Pekanbaru atau provinsi Aceh, Namun kemungkinan besar akan ditempatkan di Aceh.

Moeldoko mengatakan pembentukan Kogabwil itu juga disertai dengan pemindahan Skuadron yang selama ini di tempatkan di Pekanbaru, menurutnya salah satu alasan pemindahan Skuadron tersebut adalah selat Malaka yang menjadi isu internasional, sehingga harus ada pengamanan ekstra, menurutnya jika digeser ke Aceh maka akan ada penambahan perlengkapan fasilitas-fasilitas militer lain.

“kecendrungan kita ke Aceh, alasan utamanya selat malaka itu corong dan menjadi isu internasional, dan itu adalah kridibilitas indonesia, jadi akan ada penambahan fasilitas-fasilitas, untuk penempatan Skuadron kemungkinan akan digunakan bandara Malikulsaleh Lhokseumawe, tapi akan memastikan kembali luasan bandara” Katanya seperti yang dilansir radioantero. | AT | I | acehbaru.com | Foto: Salman |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016