Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Pelaksaan Ujian Nasional di Lhokseumawe terkesan tidak jujur, pengawas ujian menemukan lembaran kunci jawaban berserak di halaman sekolah. Kamis 25 April 2013.
Sekretaris Koalisi Guru Bersatu (Kobar-GB) Lhokseumawe, Muhammad menuturkan. Penemuan kunci jawaban yang berserakan itu terjadi di SMA N 2 Lhokseumawe.
Dirinya menjelaskan, kronologis penemuan lembaran kunci jawaban tersebut pada hari terakhir pelaksaan UN (Kamis 18 April 2013). Salah seorang pengawas ujian disekolah tersebut menemukan adanya lembaran kunci jawaban disetiap laci peserta UN.
Muhammad menambahkan, setelah mengetahui hal itu. Kemudian pengawas tersebut menanyakan kepada salah seorang siswa tentang sumber lembaran kunci jawaban tersebut. maka siswa itu mengaku lembaran itu berasal dari Dinas Pendidikan.
“Siswa itu bilang, mereka dapat lembar kunci jawaban itu dari Dinas Pendidikan,” ujar Muhammad.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA N 2 Lhokseumawe, Asy’ari mengatakan. Tidak mungkin hal tersebut bisa terjadi dan SMA N 2 Lhokseumawe pengawasan sangat ketat pada saat UN berlangsung.
“Di SMA N 2 Lhokseumawe paling aman pelaksaan UN,” ujar Asy’ari.
Kepala Dinas Pendidikan. Pemuda dan Olah Raga Kota Lhokseumawe, Rusli menyebutkan. Naskah UN merupakan rahasia negara, pada saat dikirim dari Jakarta, langsung diterima oleh Polda Aceh dan pada saat dibawa ke Lhokseumawe dikawal ketat oleh Polisi.
Rusli menambahkan, bagaimana mungkin lembaran jawaban itu bisa bocor. Karena dokumen tersebut dikawan ketat oleh Polisi, begitu juga pada saat ujian berlangsung jiga tetap dikawal.
“Di Lhokseumawe, Insyaallah tidak ada kebocoran kunci jawaban dan soal,” tutur Rusli.| AT | AG |
