News Update :

Pengawas UN: Saya Dibilang Menzalimi, Karena Menegur Siswa Menggunakan HP saat Ujian

Rabu, 24 April 2013

Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini menjadi pembicaraan hangat di berbagai kalangan, karena baru inilah pelaksaan UN yang sangat kacau. Rabu 24 April 2013.

Seperti halnya di Kota Lhokseumawe, berbagai kecurangan-kecurangan pun terjadi dalam pelaksaan UN. Dewan guru dan para murid-murid saling bekerjasama pada saat ujian sedang berlangsung.

Salah seorang pengawas ujian, di sekolah MAN Lhokseumawe yang tidak mau disebutkan namanya, mengaku. Dirinya ditegur oleh Kepala MAN Lhokseumawe karena melarang siswa menggunakan handphoe (HP) pada saat ujian berlangsung.

Pengawas tersebut menceritakan, kejadian itu terjadi pada hari UN kedua (Selasa 16 Apri 2013). Pada saat itu dirinya menemukan salah seorang siswa sedang menggunakan handphoe dan langsung menegurnya.

Kemudian pada saat jam istirahat, pengawas ujian yang menegur salah seorang siswa tadi langsung dipangil oleh Kepala Sekolah MAN Lhokseumawe agar jangan menghalangi siswa yang menggunakan handphoe pada saat ujian.

“Kepala Sekolah bilang perbuatan saya telah menzalimi anak-anak,” ujar pengawas ujian tersebut.

Dirinya juga membeberkan, Guru Pembina Osisi MAN Lhokseumawe lah yang menyebarkan kunci jawaban kepada HP peserta UN melalui short message service (SMS).

Masih menurut keterangan pengawas tersebut, otak pelaku dibalik hal ini ada Kepala Sekolah MAN Lhokseumawe sendiri. Karena tidak mungkin seorang guru berani berbuat seperti itu tanpa ada intruksi dari Kepala Sekolah.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar-GB) Lhokseumawe, Muhammad mengatakan. Saat ini moral di lembaga pendidikan sudah merosot dan tidak lagi mengajarkan kejujuran.

“Kita inginkan wajah pendidikan harus lebih baik,” ujar Muhammad.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kecurangan-kecurangan dalam pelaksaan Ujian Nasional (UN) juga terjadi di wilayah Kota Lhokseumawe, sehingga membuat wajah pendidikan menjadi tercoreng. Senin 21 April 2013.

Sekretaris Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar-GB) Lhokseumawe, Muhammad mengatakan. Pada saat ujian berlangsung, Kepala Sekolah MAN Lhokseumawe mengarahkan siswanya untuk membawa handphone (HP).

Dirinya menambahkan, kalau ada pengawas yang melarang para siswa untuk tidak boleh mamasukan handphone ke ruang ujian, maka siswa dipersilahkan untuk melaporkan hal itu ke Kepala Sekolah.

“Informasi yang kita temukan, itu merupakan intruksi Kepala Sekolah,” ujarnya.| AT | AG |

Baca Juga: 

Kepala MAN Lhokseumawe Dituding Membocorkan Kunci Jawaban

Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016