
Langsa
| acehtraffic.com- Bajing loncat yang selama ini sering terdengar mengancam para awak truk di
lintasan perbatasan Aceh hingga kota Medan. Namun sepertinya tidak ada jalan
yang aman lagi bagi truk angkutan jurusan Medan- Aceh, pukul 04:00 Wib dinihari tadi
sekelompok bajing bersenjata menguras truk pengangkut barang kelontong dikawasan Bireum Bayeun dan Rantau Selamat Aceh Timur. Sabtu 16 Februari 2013.
Menurut
supir truk korban penjarahan bajing loncat, Is atau Boeng, 35 tahun, warga
Kabupaten Bireuen kepada reporter The acehtraffic.com mengisahkan sore Jumat ia
berangkat dari Medan dengan muatan barang kelontong, sekitar pukul 22:00 wib ia
sempat singgah di warung makan di Sungai Lueng Kota Langsa.
Setelah
selesai makan minum disana, ia dan kondekturnya serta sebuah truk lagi milik
kawannya juga berangkat dengan tujuan Lhokseumawe. Namun sesampainya dikawasan
simpang Comando, truk nya mendahului truk kawannya yang berjalan agak lambat.
Dikawasan
Alue Dua langsa kedua truk tersebut berselang sekitar 200 meter,, melanjutkan
perjalanan dengan tujuan Lhokseumawe. Sepanjang
perjalanan dari simpang Comandoe Langsa hingga kompi Brimob ia tidak mengetahui
adanya gangguan bajing.
Baru
sesampai dikawasan Alue Itam Bayeun truk kawannya tertinggal dibelakang memberikan kode lampu. Kemudian
menelpon lagi untuk mengabarkan bahwa sepertinya di atas terpal truknya ada
bajing. Dan memberitahukan ada barang yang telah di jatuhkan Bajing berceceran
di jalan tepatnya di depan Mesjid Alue Itam dan dikutip oleh sebuah mobil Suzuki
APV BK 1730 TZ.
“Saya
langsung berhentikan mobil di jembatan, bukan saya matikan dengan kunci, tapi
terlepas closs, langsung saya lari ke belakang sambil berteriak bajing,
berharap ada warga yang dengar, namun ketika hendak mengambil barang tiba-tiba saya dihadang dua orang mengendari
mobil APV pengutip hasil jarahan sambil menodong senjata api jenis pistol,”
kata Is Boaeng
Karena
di ancam dan jangan mendekat, Boeng pun balik kanan bergegas naik lagi ke truk dan
tancap gas dan melaporkan di Mapolsek Rantau Seulamat Aceh Timur. Setelah
melaporkan hal tersebut, ia juga memberitahukan kepada kawannya yang masih di
belakang untuk mengambil barang nya yang masih tercecer di jalan sisa dari kutipan
Suzuki APV Bajing. Dan meminta untuk membawa ke Mapolsek Rantau Seulamat.
Setelah
beberapa saat berada di Mapolsek Rantau Seulamat, sebuah truk yang diduga
tujuan Sigli melintas, disanalah seorang anggota Polisi yang sudah bersiaga
sejak laporan itu diberikan, melihat ada bajing yang sedang bere aksi. “ Itu bajing”
Polisi
dari Mapolsek Rantau Selamat berkodinasi dengan mapolres dan memberitahukan
kepada sejumlah polsek baik lintasan menuju Lhokseumawe maupun arah Medan
Sumatera Utara.
Aksi
pengejaran di lakukan, di kawasan SPBU Rantau Selamat polisi sempat menghentikan
mobil Suzuki AVP tersebut, namun karena tidak mengindahkan polisi melepaskan
tembakan peringatan hingga terkena mobil tersebut dibagian belakang.
Namun
mobil tersebut lolos. Polisi juga mengejar mobil kawanan bajing tersebut hingga
Manyak Payet Aceh Tamiang namun disana mereka sempat mengelabui polisi dengan
berbalik arah kea rah Kota Langsa.
Dan
baru paginya warga meng informasikan ada sebuah mobil Suzuki APV BK 1730
TZ yang ditinggalkan pemiliknya di
kawasan SMA Unggul Desa Bukit Tinggi kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang. Kini
mobil serta barang bukti diamankan di Mapolres Langsa.
Berdasarkan
penelusuran acehtraffic.com kawanan bajing yang beroperasi pada malam itu ada
dua mobil, yaitu mobil jenis kijang dan Mobil Suzuki APV, hal irtu terungkap
barang yang ditemukan polisi didalam mobil APV BK 1730 TZ yang ditinggalkan di Desa Bukit tinggi
Kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang adalah milik truk tujuan Sigli yang sempat
di lihat sedang dibajing, saat melintas didepan Mapolsek Rantau Seulamat.
Sementara
barang-barang dalam truk milik Boaeng tidak ditemukan didalam mobil Suzuki APV BK
1730 TZ tersebut. Dan kemungkinan
sudah dibawa kabur oleh kawanan bajing yang menggunakan mobil kijang yang sebelumnya sempat memutar kearah
Medan di kawasan Bayeun Aceh Timur.| AT | RD|Foto Ilustrasi |
Baca Juga :
Bajing Loncat Marak, Polisi Dinilai Belum Mampu Beri Rasa Aman, Kapolda Aceh: Saya Belum Ada Laporan
