
Lhokseumawe | Acehtraffic.com –
Pasien Jaminan Kesehatan Aceh [JKA] asal Lhok Kuyuen Kecamatan Sawang, Aceh
Utara terpaksa harus membayar semua biaya rumah sakit. Habsah [67]pasien sakit
ginjal ini mulanya masuk ke RS Kasih Ibu kemarin 27 Februari 2012 malam,
menggunakan kartu Jamkesmas.
Karena mendadak harus dibawa
kerumah sakit sehingga semua persyaratan adminitrasi tertinggal, dan pasien
lansung dirawat. Pemenuhan adminitrasi dilakukan keesokan harinya [hari ini,
Selasa 28 Februari 2012] ternyata pasien hanya memiliki kartu Askeskin dimana
program kesehatan itu sudah berakhir beberapa tahun yang lalu.
Keluarga pasien yang lansung
menemui kepala RS tersebut berusaha meminta agar pasien dirawat dengan
pelayanan JKA, namun karena JKA belum ditanda tangan kontrak sehingga
masyarakat awam itu terpaksa mengeluarkan biaya besar.
“hana tateupue kartu awai ka awoet,
waktu berobat dulu pakai JKA,” Ucap anaknya Hanafiah kepada acehtraffic.com.
Kepala RS Kasih Ibu mengatakan pihaknya
belum menandatangani kontrak dengan JKA, “bukan belum menandatangani kontrak,
tetapi sedang saya pelajari” Kata dia saat dijumpai dikantornya.
Sarannya, untuk pasien yang sudah
terlanjur masuk kerumah sakit tersebut bisa menggunakan layanan umum alias
bayar sendiri.
Karena kondisi pasien yang tidak
memungkinkan untuk dibawa ke RSUCM, usaha untuk memindahkan pasien JKA ke RS
Kesrem Lhokseumawe pun juga tidak berhasil karena qauta pasien JKA yang dilayani hanya sebanyak
24 pasien penuh. Sementara di RS PMI hanya menerima pasien dari Jamkesmas. | AT
| IS |


0 komentar:
Posting Komentar