Lhokseumawe |
Acehtraffic.com – Sekjen kemenangan Tarmizi Daud - Amrizal J Prang [Taprang] menilai bahwa
pembangunan Kota Lhokseumawe jangan hanya berfokus kepada pembangunan fisik
saja melainkan juga harus membangun Sumber Daya Manusia dan pembangunan ekonomi
masyarakat. Minggu, 12 Januari 2012.
Menurutnya, kalau sebuah
ekonomi di suatu daerah tidak kuat, maka pembangunan fisik juga tidak akan
berguna, pembangunan Sumber Daya Manusia sangat penting untuk menjadi fokus
utama dalam pembangunan karena dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Kalau suatu daerah
ekonominya tidak stabil maka, pembangunan fisik seperti jalan misalnya itu
tidak berfungsi nantinya jalan itu pasti akan jadi jalan untuk dilalui oleh
lembu”. Ujar Fadullah Taib, Sekjen Taprang.
Ia juga menilai bahwa, di
Kota Lhokseumawe sangat berpotensi untuk melakukan pembangunan ekonomi karena
di Kota Lhokseumawe banyak lahirnya industry-industri besar.
Industri-industri besar
memiliki tanggung jawab moral bagi gampong-gampong binaannnya, seperti
memberikan dana Corporate Sosial Responsibility [CSR] yang tepat sasaran.
“Setiap perusahaan harus
memiliki rasa tanggung jawab, maka semua lapisan yang ada di Kota Lhokseumawe
harus mensinergiskan mengenai masalag CSR tersebut”. Tambar Fadullah.
Ia juga mencontoh seperti
teori Moslow yang menyatakan bahwa ada beberapa kebutuhan masyarakat yang harus
dipenuhi, maka Sekjen Taprang menilai bahwa kebutuhan masyarakat yang harus
diutamakan adalah mengenai kebutuhan dasarnya.
Menurutnya mengapa Indonesia
ini selalu gagal karena tidak mengimplementasikan teori-teori yang telah
dicetuskan oleh para ahli pada tahun-tahun sebelumnya.
Fadullah Taib memberikan
solusi mengenai masalah ini, yaitu Pemerintahan Kota Lhokseumawe harus
memikirkan bagamaina caranya agar hasil-hasil produksi masyarakat Lhokseumawe
harus bisa dipasarkan ke seluruh daerah.
“Pemerintahan Kota
Lhokseumawe, baik Dinas-dinas maupun instansi lainnya harus memikirkan
bagaimana hasil produksi masyarakat Lhokseumawe ini bisa dipasarkan keseluruh
daerah”. Ungkap Fadullah Taib.| AT | AG |


0 komentar:
Posting Komentar