
Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Penjabat Bupati Aceh Utara M Ali Basyah menyatakan tahap awal dirinya akan memandu jajarannya ‘berlari dengan kecepatan 60 Km per jam’ dalam menata kembali manajemen keuangan Aceh Utara. Para pejabat Satuan Kerja Perangkat Kabupaten [SKPK] diminta segera memeriksa ‘baot’ agar jangan tumbang di tengah jalan.
“Saya tekan gas 60 dulu. Sebelum saya tekan gas, bapak-bapak pejabat silahkan periksa baot, oli dan gemuk di roda supaya kita bisa sama-sama lari kencang untuk mengejar waktu memperbaiki keadaan. Saya akan memberi semangat kerja kepada seluruh pegawai agar semuanya maksimal,” kata Ali Basyah pada acara penyambutan dirinya di Pendopo Aceh Utara, Rabu [12/10].
Pengganti Ilyas Pase ini menegaskan, dirinya akan memprioritaskan penataan manajemen keuangan daerah, manajemen kepegawaian dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta masalah aset daerah. “Bapak-bapak pejabat agar bersiap-siap karena saya akan menghapus tanggal merah [hari libur] di kalender,” kata putra Pantonlabu Aceh Utara ini.
Menurut dia, sebagai Pj Bupati Aceh Utara ia hanya memiliki waktu selama lima bulan. Agenda pertama yang akan diselesaikan, kata dia, Perubahan APBK 2011 yang akan segera disahkan DPRK. “Saya juga berkomitmen supaya APBK 2012 dapat disahkan sebelum tahun 2012,” kata Ali Basyah yang selama ini menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat [BPM] Aceh.
Ali Basyah menyatakan saat ini Aceh Utara miskin materi. Tapi dirinya meyakini daerah ini masih memiliki nilai budaya dan semangat yang tinggi serta hubungan baik antar-kalangan guna menggerakkan kembali pembangunan daerah. “Kalau tidak ada dana di provinsi kita sama-sama cari ke Jakarta. Kalau kita berusaha pasti ada jalan ke luar yang baik. Saya juga akan intens membina hubungan dengan DPRK,” kata Ali Basyah.
Menyangkut Pemilukada, lanjut Ali Basyah, yang mengawasi pelaksanaan pesta demokrasi ini ada Panitia Pengawas Pemilu. Sedangkan penjagaan situasi keamanan menjadi tugas TNI/Polri. “Karena ini agenda daerah maka wajib kita sukseskan,” katanya.
Pada kesempatan itu, Ali Basyah menyebutkan akan membina hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat terutama ulama. Dia berupaya menyatukan tiga pilar supaya pembangunan Aceh Utara berjalan maksimal. Yaitu, penguasa atau pemerintah, ulama dan pengusaha. “Saya akan duduk semeja dengan asosiasi pengusaha, saya juga akan duduk khusus dengan ulama, dan elemen lainnya,” kata Ali Basyah.
Sebelumnya, Koordinator Badan Pekerja MaTA Alfian kepada Harian Aceh, Senin [10/10], berharap Pj Bupati Aceh Utara Ali Basyah jangan membuang waktu dengan kegiatan tebar pesona. Sebagai Pj Bupati, kata dia, Ali Basyah mesti menormalkan keuangan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menuntaskan masalah aset antara Aceh Utara dengan Lhokseumawe. |AT/Yd/HA

0 komentar:
Posting Komentar