Lhokseumawe | Acehtraffic.com -- Bau amonia dari pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) masih mengusik warga Dusun I Sejahtera, Gampong Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Hampir sama seperti pada Selasa, mereka kembali panik dengan bau menyengat itu, Rabu [12/10] siang.
Warga Dusun I Sejahtera tiba-tiba berlarian ke luar rumah sekitar pukul 12.00 sambil menutup hidung dengan kain basah. Mereka berkumpul di salah satu lorong dekat rumah Kepala Dusun. Sebagian warga lain terutama kaum ibu bertahan di teras rumah. Tak lama berselang, sejumlah pegawai PIM juga ke luar dari kantornya. Para pegawai perusahaan pupuk itu berdiri di pagar komplek PIM sembari memonitor kondisi warga.
Kepala Dusun I Sejahtera Gampong Tambon Baroh Tgk Ibrahim saat dihubungi melalui telepon selular, Rabu petang, mengakui bau amonia kembali menyerang warga. Namun, kata dia, bau kali ini tidak seberat bau pada Selasa [11/10]. “Sekarang juga masih ada bau, tapi tidak separah kemarin. Jadi memang hampir setiap hari ada bau seperti ini yang dibawa angin. Bedanya, dulu arah angin sering ke barat. Sekarang muncul ke timur,” katanya.
Menurut Tgk Ibrahim, pihaknya telah menghimbau kepada warga setempat supaya segera menghindar ke lokasi aman jika merasakan bau amonia. Kalau bau menyengat tersebut sampai membuat warga sesak atau muntah-muntah, kata dia, pihaknya langsung meminta perhatian PIM guna mengevakuasi warga ke rumah sakit.
“Syukur dalam dua hari ini tidak ada warga yang perlu dibawa ke rumah sakit. Sebab kita sudah beberapa kali menyampaikan kepada masyarakat agar ketika merasakan bau itu cepat mengambil handuk, masukkan ke air, tutup hidung dan mulut, lalu menghindar ke lokasi aman. Karena saat terjadi di titik ‘A’, misalnya, tapi di titik ‘B’ aman,” kata Tgk Ibrahim.
Kepada Management PT PIM, Tgk Ibrahim berharap agar memberi perhatian lebih serius untuk warga lingkungan perusahaan tersebut. Misalnya, kata dia, pemeriksaan kesehatan jangan hanya ketika terjadi dampak yang lumayan berat. “Saat tidak ada bau pun mestinya sesekali diservice warga, baik pemberian susu maupun pemeriksaan kesehatan,” katanya.
Seperti diberitakan kemarin, bau amonia dari pabrik PT PIM menimbulkan kepanikan ratusan warga Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Selasa (11/10) sekitar pukul 15.00 WIB. Humas PT PIM Mustafa M Thahir saat dihubungi, Selasa petang, menyebutkan pihaknya langsung turun ke pemukiman warga ketika muncul bau amonia yang dibawa angin. “Bau ini bagian dari proses produksi, kita tidak menginginkan bau ini terjadi,” kata Mustafa.
Sedangkan bau amoniak masih tercium sampai sore. |AT/Yd/HA

0 komentar:
Posting Komentar