
Lhokseumawe - Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) mulai resah, hal tersebut
dikarenakan adanya isu kenaikan biaya kuliah atau kenaikan SPP di tahun ajaran
2011/2012. Apabila nantinya SPP itu benar-benar naik maka akan memberatkan para
mahasiswa untuk membiayai kuliahnya.Sabtu [18/6]
Terkait kenaikan isu
SPP tersebut, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unimal mengatakan “Saya
telah menyampaikan kepada pihak rektorat, apapun kebijakan yang menyangkut
dengan mahasiswa harus melibatkan mahasiswa terutama BEM” ujar Darmadi.
Darmadi juga
menambahkan kalau tidak ada tinjauan akademik dan tidak realistis maka pihaknya
dengan tegas menolak kenaikan SPP tersebut.
Hal senada juga
diungkapkan oleh Badan Eksekutif
Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Unimal, mengatakan “kami tidak sepakat terkait
kenaikan SPP, walau hanya untuk mahasiswa baru. Jadi tidak fair ketika pihak
kampus menaikkan SPP hanya untuk menutupi berbagai kebutuhan kampus kenapa
harus mahasiswa yang terkena imbas? Dan kenaikan tersebut juga melonjak
drastis dan sangat tidak logis” ujar Mahadir
“Sebenarnya ini bukan
kenaikan SPP tapi ini penyesuaian untuk mahasiswa baru, karena selama ini
Unimal belum pernah menaikkan SPP dan ini juga penyesuaian untuk berbagai
kebutuhan kampus” Ujar Fery Safriwardy,
S.T, M.T. pembantu Rektor I
Ketika Aceh Traffic menanyakan kepada pembantu Rektor I untuk kebutuhan
apa saja diperlukan kampus sehingga harus dinaikkannya jumlah SPP untuk
mahasiswa baru, beliau menjawab hubungi saja Pembantu Rektor II karena beliau
lebih tahu, berapa jumlah kenaikan dan dari pos anggaran mana saja. Namun
ketikan dikonfirmasi melalui telpon seluler pembantu rektor II tidak menjawab.
Ada informasi yang berbeda, Humas Unimal mengatakan ini hanya masih sebatas
wacana saja, “terkait kenaikan SPP itu hanya sebatas wacana saja kerena masih
perlu adanya kajian-kajian yang lebih dalam dan informasi tersebut juga belum
masuk ke Senat”. Ujar Husein MR.[Ag/Rd]

0 komentar:
Posting Komentar