
Aceh Utara | acehtraffic.com- Bendera Partai PPP, Partai Nasdem dan PNA disikat habis oleh sekelompok orang yang di kenal di Gampong Blang Kecamatan Nisam Aceh Utara, yang tersisa hanya Bendera Partai Aceh. Kejadian tersebut terjadi tadi pagi sekitar jam 04.00 Wib dini hari,Minggu 2 Maret 2014. Bendera Partai Aceh diduga selamat karena berhasil bersembunyi dibalik rumput. (Baca Bangsa Ku-e'eH)
Bendera Partai Nasional PPP, Nasdem dan bendera Partai Nasional Aceh (PNA) setelah dicabut oleh orang yang diduga “anggota kelompok Bangsa Ku-e’eh” bendera tersebut juga di robek. Sementara bendera Partai Aceh “berhasil bersembunyi dibawah rumput hingga luput dari pencabutan kelompok khususan, hingga yang tertinggal hanya bendera Partai Aceh, sementara bendera Partai lain hasis di cabut dan dirobek.
Warga yang mendengar ada aktivitas Bangsa Ku-‘eh yang sedang merobek dan merusak atribut 3 Partai tersebut bangun dan membangunkan warga yang lain. Dan Bangsa Ku-e’eh lari tunggang langgang, sepeda motor Supra berles merah BL 5807 QY disana gambar bintang bulan tertinggal di lokasi, eh dalam bagasi ditemukan satu baju milik seorang caleg dari salah satu Partai Lokal.
Kini sepeda motor Supra yang diduga kenderaaan yang digunakan “Bangsa Ku-e’eh” dalam menjalankan aksinya diserahkan kepihak polsek Nisam.
Kapolsek Nisam Abd. Latif. AR mengatakan, kalou masalah pengrusakan bendera dan baliho dari beberapa partai sudah ada laporan sama kami, dan juga kami mengaman kan sebuah sepeda Motor yang di sita masyarakat di TKP. “ Untuk keperluan penyelidikan” | AT | RD | TM|
Keterangan:
Ku-e’eh”adalah orang bersifat iri dengki kepada orang lain. Dalam kontek pemilu takut orang lain menang, dan tidak ingin melihat orang lain mengibarkan bendera, takut kalah dalam pemilu, takut kalah mbong (kesombongan), Merasa diri yang paling tinggi (menempati diatas langit kebenaran)
Bangsa Ku-e’eh adalah kumpulan orang–orang berkelakuan tidak baik dan kerjanya merusak atribut Partai lain dan mengancam kenyaman orang lain, siapapun akan menjadi warga dari bangsa model ini, jika berkelakuan sama seperti diatas.
Bendera Partai Nasional PPP, Nasdem dan bendera Partai Nasional Aceh (PNA) setelah dicabut oleh orang yang diduga “anggota kelompok Bangsa Ku-e’eh” bendera tersebut juga di robek. Sementara bendera Partai Aceh “berhasil bersembunyi dibawah rumput hingga luput dari pencabutan kelompok khususan, hingga yang tertinggal hanya bendera Partai Aceh, sementara bendera Partai lain hasis di cabut dan dirobek.
Warga yang mendengar ada aktivitas Bangsa Ku-‘eh yang sedang merobek dan merusak atribut 3 Partai tersebut bangun dan membangunkan warga yang lain. Dan Bangsa Ku-e’eh lari tunggang langgang, sepeda motor Supra berles merah BL 5807 QY disana gambar bintang bulan tertinggal di lokasi, eh dalam bagasi ditemukan satu baju milik seorang caleg dari salah satu Partai Lokal.
Kini sepeda motor Supra yang diduga kenderaaan yang digunakan “Bangsa Ku-e’eh” dalam menjalankan aksinya diserahkan kepihak polsek Nisam.
Kapolsek Nisam Abd. Latif. AR mengatakan, kalou masalah pengrusakan bendera dan baliho dari beberapa partai sudah ada laporan sama kami, dan juga kami mengaman kan sebuah sepeda Motor yang di sita masyarakat di TKP. “ Untuk keperluan penyelidikan” | AT | RD | TM|
Keterangan:
Ku-e’eh”adalah orang bersifat iri dengki kepada orang lain. Dalam kontek pemilu takut orang lain menang, dan tidak ingin melihat orang lain mengibarkan bendera, takut kalah dalam pemilu, takut kalah mbong (kesombongan), Merasa diri yang paling tinggi (menempati diatas langit kebenaran)
Bangsa Ku-e’eh adalah kumpulan orang–orang berkelakuan tidak baik dan kerjanya merusak atribut Partai lain dan mengancam kenyaman orang lain, siapapun akan menjadi warga dari bangsa model ini, jika berkelakuan sama seperti diatas.
