News Update :

Pengungkapan Kasus Kekerasan Di Aceh, Polda Terkesan Mau Cari Aman Saja ?

Sabtu, 30 Juni 2012


Banda Aceh | Acehtraffic.com- Pengamat politik dan keamanan Aceh Aryos Nevada menilai pernyataan polda terkait penangkapan pelaku pemukulan mantan gubernur Aceh Irwandi Yusuf adalah masyarakat biasa dan tyidak terkait dengan organisasi apapun, adalah penyataan cari aman. Sabtu 30 Juni 2012


”Saya menilai pernyataan itu bagian upaya pihak Polda Aceh mengambil posisi aman, tidak tegas, serta terkesan ketakutan dalam mengungkapkan fakta kasus yang sebenarnya,” Ujar Aryos dalam rilis yang dikirim ke redaksi acehtraffic.com


Dia menambahkan, melihat kenyataan itu polisi terkesan di kontrol dalam penjagaan pada saat pelantikan berlangsung di lingkungan DPRA. Terbukti kehadiran posisi Satgas PA berada di dalam gedung. 


,”Idealnya yang seharusnya menjaga diluar. Jika memang ingin masuk seharusnya dilakukan pendampingan dari pihak kepolisian. Sehingga tetap terkontrol juga,” Jelas Aryos  


Tidak transparansi dalam proses pengungkapan kasus terlihat jelas, dimana Polda Aceh tidak mengungkapkan kasus dengan penjelasan kronologis yang detail. 


Bisa juga membandingkan kronologis versis pelaku yang di indikasikan Satgas dari Aceh dengan versi Irwandi Yusuf. Lalu mengkroscek kembali tidak bukti dilapangan yang dapat dipertanggung jawabkan. Bukan malah menafikan (menghindari) bukti dari pengakuan korban.


Di sisi lain banyaknya kasus kriminalitas yang terjadi di Aceh tidak semuanya terbuka dengan tuntas oleh pihak Polda Aceh, bahkan publik mengklaim kasus terjadi di peti es kan. 


Padahal kasus pengeboman cepat sekali di ungkap pihak Polda Aceh bekerjsama dengan Densus 88 beberapa waktu lalu ketika Pilkada dan kasus teroris di Aceh, anehnya mengapa kasus bernuansa politik banyak tidak bisa di selesaikan dengan tuntas hingga mengungkap aktor sesungguhnya.


Jika pihak kepolisian tidak bisa menuntaskan maka polisi gagal membangun sistem keamanan yang mampu melindungi masyarakat Aceh. 


Sedangkan diharapkan kehadiran polisi memberikan rasa aman dan mampu membangun situasional yang kondusif dari maraknya tindakan kriminalitas.


Komentar ini terkait pernyataan Polda Aceh  Inspektur Jenderal Iskandar Hasan pada Kamis 28 Juni 2012 menjelaskan kepada pers bahwa pemukulan terhadap Irwandi pada Senin 25 Juni 2012 lalu di Gedung DPR Aceh sudah selesai dengan ditangkap pelaku yang melakukan bogem usai pelantikan Gubernur Aceh (2012-2017) Zaini Abdullah-Muzakir Manaf. 

Menurut Kapolda, dimana mengatakan masyarakat biasa dan tidak ada hubungannya dengan organisasi apa pun.  | AT  | RD | AD |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016