Gandapura | acehtraffic.com - Buruknya
pelayanan kesehatan di Puskesmas Gandapura bukanlah sebuah cerita
isapan jempol ataupun kabar burung. Pasalnya Maeni refa (4,5 th) Putri
dari nurbaiti (45 th) warga keude Lapang Gandapura,
Bocah perempuan
korban laka lantas yang dilarikan ke puskesmas Gandapura oleh saryadi
(25 th) untuk mendapat pertolongan medis, namun sesampai di UGD, saryadi tidak mendapati seorang pun tenaga medis
diruang piket dan UGD, hampir 15 menit Saya teriak-teriak memanggil perawat tapi tidak ada yang
muncul, Anak yang saya gendong terus menangis karena kesakitan,15 menit
kemudian baru muncul 4 perawat perempuan,1 orang Perawat laki-laki yang
lansung membersihkan luka dan memberi obat,"umgkap saryadi yang
menyayangkan ketidak siapan serta siaganya tenaga Perawat dan medis
lainnya ditempat piket.
Dari pantauan serta informasi yang diterima media Reporter acehtraffic.com ,dalam 1 tahun
belakangan banyak warga masyarakat yang pernah dirawat dipuskesmas
gandapura banyak mengeluh atas pelayanan kesehatan yang tidak maksimal
dimana para perawat lebih banyak ngobrol dibelakang dan dokter yang
tidak menentu waktu masuknya, ungkap khadijah (50 th) yang Pernah
menjadi pasien dipuskesmas Gandapura.
Hingga berita ini diturunkan kepala puskesmas gandapura belum bisa
dikonfirmasi. | AT | AMI |
