Lhokseumawe | acehtraffic.com – Syamsudin Harun alias Cut Din atau lebih dikenal dengan Abu Sumatera (34), warga Ule Jalan, Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe dilumpuhkan oleh petugas kepolisian Polres Lhokseumawe, Sabtu 6 September 2014. Abu Sumatera dituding terlibat dalam serangkaian tindakan criminal termasuk pelemparan bom Molotov. Senin 8 September 2014
Abu Sumatera ditangkap kepolisian Lhokseumawe sekitar pukul 12.30 WIB, Sabtu 6 September 2014 dibelakang Mesjid Ule Jalan kecamatan Banda Sakti Lhokseumawe.
AKBP Joko Surachmanto dalam konfrensi pers yang di gelar di Mapolres Lhokseumawe, Senin 8 September 2014 mengatakan Rasyidin bin Harun alias Cut Din atau lebih dikenal dengan sebutan Abu Sumatera, diduga pelaku sejumlah tindak pidana dalam wilayah hukum Polres Lhokseumawe.
Dia sangka terlibat 11 masalah, diantara 11 masalah tersebut salah satunya adalah Pembakaran bendera Merah Putih dan baliho sosialisasi KPU di halaman kantor Geuchik Ulee Jalan pada 6 Januari 2014, selain itu ia juga disangka sebagai otak pelaku pelemparan bom molotov di rumah Abu Bakar Abdullah (Pengurus DPG Partai Aceh Kampung Jawa Baru) pada 13 Maret 2014 serta 9 sangkaan yang lain.
Selain disangka dengan sejumlah kasus, polisi juga mengklaim dalam penangkapan Abu Sumatera menyita senjata api mainan atau mancis yang menyerupai pistol jenis FN dari tangan korban. | acehbaru.com |
Abu Sumatera ditangkap kepolisian Lhokseumawe sekitar pukul 12.30 WIB, Sabtu 6 September 2014 dibelakang Mesjid Ule Jalan kecamatan Banda Sakti Lhokseumawe.
AKBP Joko Surachmanto dalam konfrensi pers yang di gelar di Mapolres Lhokseumawe, Senin 8 September 2014 mengatakan Rasyidin bin Harun alias Cut Din atau lebih dikenal dengan sebutan Abu Sumatera, diduga pelaku sejumlah tindak pidana dalam wilayah hukum Polres Lhokseumawe.
Dia sangka terlibat 11 masalah, diantara 11 masalah tersebut salah satunya adalah Pembakaran bendera Merah Putih dan baliho sosialisasi KPU di halaman kantor Geuchik Ulee Jalan pada 6 Januari 2014, selain itu ia juga disangka sebagai otak pelaku pelemparan bom molotov di rumah Abu Bakar Abdullah (Pengurus DPG Partai Aceh Kampung Jawa Baru) pada 13 Maret 2014 serta 9 sangkaan yang lain.
Selain disangka dengan sejumlah kasus, polisi juga mengklaim dalam penangkapan Abu Sumatera menyita senjata api mainan atau mancis yang menyerupai pistol jenis FN dari tangan korban. | acehbaru.com |

