Kutablang | acehtraffic.com - Pembangunan Jalan Tingkeum Manyang - Cot Baroh Kecamatan Kuta Blang, Bireun yang di kerjakan oleh PT.Krueng Meuh dengan alokasi anggaran 2,8 Milyar lebih yang sumber dana dari otonomi khusus (Otsus) di nilai pelapisan kelas B yang seharusnya material yang di gunakan menghampar dan memadatkannya di atas lapisan sub base yang telah dipadatkan kurang maksimal dan perlu di lakukan base course lagi.
Pantauan reporter acehtraffic.com Senin 8 September 2014, di lokasi pekerjaan proyek yang jalannya di penuhi kepulan debu di karenakan jalan yang tidak di siram.
Mawardi salah seorang warga Gampong Pulo Reudeup menyatakan, kami agak susah melintasi jalan di karenakan dipenuhi debu, bahkan debu tersebut masuk kedalam kelambu dan kamar rumah kami,pungkasnya,
" Terpaksa tiap hari kami harus menyiram jalan sendiri"ujarnya
Saryadi mahasiswa lulusan Unimal jurusan tehnik sipil mengatakan jalan tersebut di kerjakan seperti tidak ada pengawas, fasalnya jalan yang seharusnya pekerjaan Lapis Pondasi Material Pilihan Kelas A yang Spesifikasi
aktifitasnya adalah memilih material kelas A, menghampar dan
memadatkannya di atas lapisan sub base yang telah dipadatkan. Material
yang dipilih untuk digunakan sebagai material kelas A untuk base course
harus kerikil pecah/batu pecah yang mempunyai nilai propertis yang
sesuai untuk gradasi dan kekuatannya seperti yang tersebut pada
spesifikasi material, dan harus bebas dari bahan-bahan organic atau
bahan-bahan yang tidak baik lainnya. tapi jika di di lihat dari
permulaan pekerjaan jalan tersebut seperti Pilihan Kelas B,” Ujarnya
Saryadi juga menambahakan, kalau perusahaan krueng Meuh tersebut hanya menyelsaikan jalan bukan seperti target
Sampai berita ini di turunkan, pihak kontraktor dan Dinas Bina Marga Bireun belum di konfirmasi | AT | BTM |
