News Update :

Seniman Sampaikan “Satu Ekspresi dalam Keberagaman” Lewat Seumapa

Sabtu, 30 Agustus 2014

Banda Aceh | acehtraffic.com - Tiga Syeh seni tutur “Seumapa” asal Aceh, mampu menyedot perhatian ribuan pengunjung di malam pembukaan piasan seni Banda Aceh 2014, Jum'at malam 29 Agustus 2014 yang bertempat di Taman Sari Banda Aceh.

Kehadiran tiga mestro Seni tutur asal Aceh ini dipanggung utama perhelatan para seniman di Banda Aceh membahas tentang “Satu Ekspresi dalam Keberagaman”.

Tiga syeh tersebut yakni, Syeh Amin, Syeh Madia Hus dan Syeh Sofyan, terlihat lihai dalam memainkan kata-kata dan merajutnya hingga menjadi sebuah syair yg indah dan memiliki makna berupa nasihat (petuah-petuah). kemampuan mereka dalam Seumapa mampu membuat seribuan pengunjung pembukaan piasan seni tertawa dan terhibur.

Seumapa atau yang sering disebut seni tutur berbalas pantun dalam kebudayaan Aceh itu biasanya dilakukan pada saat menerima mempelai wanita atau pria dalam adat perkawinan Aceh. Namun akhir-akhir ini sudah sering di tampilkan dalam berbagai pagelaran seni dan budaya di Aceh.

Seumapa yang membahas tentang keragaman budaya, adat istiadat dan nasehat- nasehat, juga ketiganya sesekali bertutur dengan bahasa Aceh yang kocak. Ribuan pengunjung pun tak beranjak dari depan panggung utama acara tahunan budaya kota Banda Aceh tersebut.
Selain seni seumapa juga, banyak ragam atraksi seni juga tarian khas Aceh yang di tampilkan di Piasan seni Banda Aceh 2014 bertema “Satu Ekspresi dalam Keberagaman” apresiasi karya seniman dan edukasi bagi pegiat seni serta masyarakat. Even ini juga diharap membuka ruang promosi untuk menarik investasi di Aceh. Berbeda dengan tahun lalu, Piasan Seni tahun ini juga menonjolkan keberagaUman seni dan budaya, sebagai potret higemoninya masyarakat Kota Banda Aceh yang hidup rukun dengan keberagaman suku dan kultur.

Juru bicara Piasan Seni Banda Aceh 2014, Suryadi KTB mengaku, Seumpa atau seni tutur sudah menjadi aikon dimana setiap ada perhelatan baik itu acara seni, buaya dan acara adat sudah menjadikan seumapa sebagai awal pembuka acara,” di piasan seni , setiap malam pembukaan akan terus menghadirkan para pelaku seni turur (seumapa) untuk membuka acara maupun menutup acara, bahkan piasan seni sebelumnya  seluruh pelaku seniman seni tutur yang ada di aceh hadir , dan ini bentuk bentuk apresiasi seni bagi pelaku seni di Aceh” jelasnya.

Piasan seni banda aceh 2014, yang berlansgng selama tiga hari tiga malam tersebut juga meriahkan oleh 50 sejumlah komunitas seni lainnya dan turut dimeriahkan oleh puluhan penyanyi aceh yang sudah punya nama di blantikan music tanah rencong. | AT | TM | Rillis |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016