
Lhokseumawe | acehtraffic.com - Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Lhokseumawe, Senin 5 Mei sore mengumumkan hasil verifikasi ulang terhadap honorer kategori dua (K2) yang sudah lulus sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) beberapa waktu lalu. Dari 227 honorer K2 yang diverifikasi, 115 orang di antaranya dinyatakan belum memenuhi syarat.
Kepala BKPP Lhokseumawe, Miswar, kemarin, menyebutkan, honorer yang tak memenuhi syarat meliputi guru 32 orang, tenaga administrasi dua orang, dan tenaga kesehatan 81 orang. “Honorer K2 yang tak memenuhi syarat, bisa dilihat di papan pengumuman Dinkes, Disdikpora, dan BKPP atau bisa diakses melalui ppidbkpplhokseumawekota.com,” jelas Miswar.
Untuk guru, sebutnya, yang lulus CPNS 99 orang. Hasil verifikasi, yang memenuhi syarat hanya 67 orang dan 32 orang tak memenuhi syarat. Dari 32 orang itu, enam orang harus melengkapi SK wali kota, satu orang tak menyampaikan berkas saat verifikasi, dan satu orang mencabut berkas saat verifikasi. “Sedangkan 24 orang lagi perlu verifikasi lanjutan karena berkasnya masih diragukan. Jadi, kami perlu berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait,” ungkapnya.
Untuk tenaga administrasi, lanjut Miswar, dari 38 orang yang lulus sebagai CPNS, dua di antaranya mendapat protes terkait masa kerja. Sedangkan tenaga kesehatan, yang memenuhi syarat hanya sembilan orang dari 90 orang yang lulus sebagai CPNS. Sedangkan 65 orang harus melampirkan Surat Keterangan Mulai Melaksanakan Tugas (SKMT) asli dari kepala instansi terkait, 15 orang harus dikonfirmasi ulang, dan satu orang mundur saat verifikasi.
Khusus honorer yang dinyatakan memenuhi syarat, Miswar berharap dapat segera mengambil form Tanggung Jawab Mutlak (TJM) pada pihaknya untuk diteken Kepala SKPK masing-masing. “Semua honorer K2 baik yang memenuhi syarat atau tidak, harus sudah menyerahkan lagi berkas atau dokumen yang dibutuhkan ke BKPP Lhokseumawe paling lambat 15 Mei mendatang,” tegas Miswar.
Hasil verifikasi itu, tambahnya, nanti akan dikirim ke BKN pusat. Setelah itu, BKN baru menentukan honorer K2 mana yang gugur atau lulus. “Sedangkan hasil verifikasi ulang terhadap K2 yang tak lulus sebagai CPNS belum rampung, sehingga belum kita umumkan,” demikian Miswar. aceh.tribunnews.com
Kepala BKPP Lhokseumawe, Miswar, kemarin, menyebutkan, honorer yang tak memenuhi syarat meliputi guru 32 orang, tenaga administrasi dua orang, dan tenaga kesehatan 81 orang. “Honorer K2 yang tak memenuhi syarat, bisa dilihat di papan pengumuman Dinkes, Disdikpora, dan BKPP atau bisa diakses melalui ppidbkpplhokseumawekota.com,” jelas Miswar.
Untuk guru, sebutnya, yang lulus CPNS 99 orang. Hasil verifikasi, yang memenuhi syarat hanya 67 orang dan 32 orang tak memenuhi syarat. Dari 32 orang itu, enam orang harus melengkapi SK wali kota, satu orang tak menyampaikan berkas saat verifikasi, dan satu orang mencabut berkas saat verifikasi. “Sedangkan 24 orang lagi perlu verifikasi lanjutan karena berkasnya masih diragukan. Jadi, kami perlu berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait,” ungkapnya.
Untuk tenaga administrasi, lanjut Miswar, dari 38 orang yang lulus sebagai CPNS, dua di antaranya mendapat protes terkait masa kerja. Sedangkan tenaga kesehatan, yang memenuhi syarat hanya sembilan orang dari 90 orang yang lulus sebagai CPNS. Sedangkan 65 orang harus melampirkan Surat Keterangan Mulai Melaksanakan Tugas (SKMT) asli dari kepala instansi terkait, 15 orang harus dikonfirmasi ulang, dan satu orang mundur saat verifikasi.
Khusus honorer yang dinyatakan memenuhi syarat, Miswar berharap dapat segera mengambil form Tanggung Jawab Mutlak (TJM) pada pihaknya untuk diteken Kepala SKPK masing-masing. “Semua honorer K2 baik yang memenuhi syarat atau tidak, harus sudah menyerahkan lagi berkas atau dokumen yang dibutuhkan ke BKPP Lhokseumawe paling lambat 15 Mei mendatang,” tegas Miswar.
Hasil verifikasi itu, tambahnya, nanti akan dikirim ke BKN pusat. Setelah itu, BKN baru menentukan honorer K2 mana yang gugur atau lulus. “Sedangkan hasil verifikasi ulang terhadap K2 yang tak lulus sebagai CPNS belum rampung, sehingga belum kita umumkan,” demikian Miswar. aceh.tribunnews.com
