acehtraffic.com | Aceh Utara - Sejumlah tim sukses dari salah satu partai lokal memfasilitasi berkampanye di tempat percontohan suara di lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Gampong – Gampong Di Kecamatan Nisam Aceh Utara Rabu 9 April 2014.
Pemilihan Umum (Pemilu) kali ini tidak jauh beda dengan pemilihan kepala daerah 2012 yang lalu, pasalnya sejumlah anggota partai lokal mengepung TPS dan berkampanye dengan cara meyakinkan dan mengecam masyarakat agar memilih caleg dari partai tersebut,
Beberapa warga yang di temui reporter acehtraffic.com mengatakan katanya kalo kami tidak pilih caleg dari partai itu leher kami akan di potong, dan kami tidak akan dapat apa- apa di Gampong.
Pemilihan Umum (Pemilu) kali ini tidak jauh beda dengan pemilihan kepala daerah 2012 yang lalu, pasalnya sejumlah anggota partai lokal mengepung TPS dan berkampanye dengan cara meyakinkan dan mengecam masyarakat agar memilih caleg dari partai tersebut,
Beberapa warga yang di temui reporter acehtraffic.com mengatakan katanya kalo kami tidak pilih caleg dari partai itu leher kami akan di potong, dan kami tidak akan dapat apa- apa di Gampong.
Untuk DPRK dan DPRA kami di suruh Coblos Partai Aceh dan Untuk DPRI disuruh coblos Pak Amir dan DPD Fakrurrazi begitu katanya. Dan kami juga diberi kartu caleg untuk di bawa ketempat TPS agar saya tidak salah coblos.
Pengawas Pemilu (Panwas) Gampong Meunasah Alue yang di diminta tanggapan katanya dia sudah memberi arahan kepada pihak tertentu dan juga menegur tapi mereka tidak peduli, jadi saya tidak bisa berbuat apa – apa untuk menghadapi mereka yang begitu banyak sedangkan saya sendiri mengasi di gampong.
Seorang polisi yang ditugaskan dari Kapolres Aceh Utara Marsal (37) menanggapi bahwa itu bukan tugas saya , tugas kami di sini cuma memantau keadaan dan menjamin keamanan pemilu, jika ada keributan baru kami akan turun tangan, itu semua urusan panwas dan silahkan anda temui panwas. | AT | TM|
Pengawas Pemilu (Panwas) Gampong Meunasah Alue yang di diminta tanggapan katanya dia sudah memberi arahan kepada pihak tertentu dan juga menegur tapi mereka tidak peduli, jadi saya tidak bisa berbuat apa – apa untuk menghadapi mereka yang begitu banyak sedangkan saya sendiri mengasi di gampong.
Seorang polisi yang ditugaskan dari Kapolres Aceh Utara Marsal (37) menanggapi bahwa itu bukan tugas saya , tugas kami di sini cuma memantau keadaan dan menjamin keamanan pemilu, jika ada keributan baru kami akan turun tangan, itu semua urusan panwas dan silahkan anda temui panwas. | AT | TM|


