News Update :

Caleg PAN Juga Keunong Poh

Minggu, 30 Maret 2014



Aceh Timur | acehtraffic.com- Aksi seumeupoh jelang pilkada 2014 ternyata kon saja keunong kader Partai Nasional Aceh (PNA)  Namun kader Partai pimpinan Hatta Rajasa yang juga kabinet dalam pemerintahn SBY juga berani dipoh. 

Disalen bak halaman Serambi,  Kali ini menimpa Muliadi alias Radja, caleg DPRA dari Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil 6 Aceh Timur. Korban dikeroyok sekelompok pemuda berjumlah 20 orang hingga harus dirawat di RSUD Idi.

Aksi pengeroyokan itu terjadi di Dusun Teupin Kule, Desa Sineubok Rambong, Idi Rayeuk, Aceh Timur atau di kampung korban sendiri. Kejadiannya sekitar pukul 12.02 WIB, Jumat 28 Maret 2014 

Menurut informasi dihimpun Serambi dari berbagai sumber, Radja diduga dikeroyok oleh kelompok yang sebelumnya adalah kawan seperjuangannya, namun kini mereka berbeda partai. Kasus pengeroyokan itu sudah dilaporkan oleh pihak korban ke Polsek Idi Rayeuk.

Sejumlah sumber mengatakan, kejadian itu dipicu soal penempatan bendera. Malam itu Radja sedang duduk di depan warung milik Adi bersama dua temannya. Tiba-tiba datang lima unit mobil dari arah Simpang Desa Seuneubok Rambong dengan jumlah 20 orang. Rombongan tersebut langsung turun dari mobil dan menyerang korban. Setelah menganiaya, kelima mobil tersebut meluncur ke arah Desa Teupin Nyareng, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka di bagian wajah yaitu robek pada alis sebelah kiri dan kepala bagian depan sebelah kanan.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Muhajir Sik mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dan sudah meminta keterangan dari korban. “Kasus itu sedang kita tangani,” kata Kapolres Aceh Timur menjawab Serambi.

Terhadap kasus pengeroyokan itu, DPW PAN Aceh mengeluarkan pernyataan mengecam dan meminta polisi mengusut tuntas kasus tersebut.

“Polisi harus mengusut tuntas agar kasus seperti ini tidak terulang,” kata Sekretaris Umum DPW PAN Aceh, Tarmidinsyah Abubakar kepada Serambi usai membezuk korban di RSUD Idi, Jumat (28/3).

Menurut laporan yang diterima Tarmidinsyah, pelaku pengeroyokan adalah para kader PA-notabene mantan kombatan GAM, teman seperjuangan korban. “Keterlaluan, padahal kita juga membantu PA saat pilkada lalu,” kata Edo. | AT | Sumber Serambi | foto Fb Asrizal H Asnawi|
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016