News Update :

Penggalian Pipa Gas Tanpa Kordinasi, Tokee Seuum 'Jiek Seum' Ancam Laporkan Ke Polisi

Jumat, 31 Januari 2014

Langsa | acehtraffic.com- Penggalian Pipa gas oleh PT Citra Panji Manunggal (CPM) di jalan TPA Kebun Ireng, Gampong Sukajadi, Kecamatan Langsa tanpa kordinasi membuat walikota Langsa Usman Abdullah atau yang lebih dikenal toke Seuum "Naik Seuum" (panas) dia mengancam akan melaporkan perusahaan tersebut kepada pihak kepolisian. Jumat 31 januari 2014

Sebagaimana diberitakan Serambi, 'Naik Seuum" Toke Seuum karena penggalian tersebut jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang baru saja di kerjakan pengaspalannya, sudah rusak, akibat penggalian yang dilakukan PT. CPM. 

Kebetulan pada waktu bersamaan, Tim Pansus VI DPRA Dapil VI meliputi Langsa-Aceh Tamiang, diantaranya Nurjahri, dan anggota DPRA lainnya turun ke lokasi jalan TPA, untuk melihat realisasi proyek-proyek yang menggunakan dana Otsus Pemerintah Aceh tahun 2013 .

Wali Kota juga didampingi Kadis Pekerjaan Umum (PU), Iskandar Syukri, Kabid Bina Marga, Muharam, Kepala Kantor Kebersihan dan Pertamanan, Umar SH, dan lainnya, memerintahkan Dinas PU segera untuk membuat surat kepada PT CPM, guna menjelaskan dan mempertanggung jawabkan penggalian tanpa koordinasi, yang menyebabkan kerusakan jalan TPA dimaksud.

Bila pihak PT CPM tidak mau mempertangungjawabkan penggalian dan memperbaiki kembali aspal jalan TPA di Gampog Suka Jadi. Pemko akan melaporkan masalah tersebut kepada pihak berwajib setempat. Wali Kota sangat menyesalkan atas kejadian itu, menurut pria yang akrap disapa Tauke Seuem, seharusnya PT CPM melakukan koordinasisebelum menggali jalan tersebut.

Apa lagi jalan TPA dimaksud baru saja selesai dikerjakan pengaspalannya, sekarang gara-gara digali sudah rusak kembali. Dirinya menegaskan agar pihak tPT CPM mempertanggung jawabkan tindakannya tersebut. “Mereka harus membuat kembali jakan ini, bila tidak kita laporkan ke pihak berwajib, agar dieselaikan sesuai hukum,” imbuhnya. 

Humas PT CPM yang kantornya berkedudukan di Langsa, Harun Fadilah, saat dihubungi via telepon untuk diminta tanggapan terkait penggalian jalan tanpa koordinasi dengan Pemko Langsa kepada Serambi, kemarin enggan memberikan tanggapan. 
Walaupun sempat berbicara berapa saat, handphone yang bersangkutan dipadamkan.  Namun beberapa saat kemudian ia mengirim sms, menyatakan dirinya sedang rapat | AT | R|
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016