Aceh Tamiang | acehtraffic.com – Pemangku Malik Mahmud Al Haytar yang akan dikukuhkan sebagai wali nanggroe pada Desember mendatang hadir sebagai pembuka Kongres Jaringan Komunitas Masyarakat adat Aceh (JKMA) ke-4 di Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Pada kesempatan itu ia menyerukan untuk menjaga perdamaian dan adat istiadat. Rabu 2 Oktober 2013
Kehadiran Malik Mahmud adalah menggantikan Wakil Gubernur Aceh Muzakkir Manaf yang berhalangan hadir karena sedang disibukkan dengan kegiatan pengawasan kinerja SKPA dalam rangka percepatan realisasi APBA tahun 2013 yang baru terserap 41 %.
Kongres ke-4 tersebut dihadiri 15 perwakilan dari seluruh kabupaten di Aceh, dan juga para undangan yang lain seperti Walhi Nasional, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman) Down To Earth British dan Konsulat Jepang di Medan.
Kongres tersebut rencana akan membahas beberapa agenda penting seperti, sarasehan tentang rencana tata ruang Aceh, kelembagaan Adat, dan Perempuan adat, juga dibarengi dengan khenduri seni hasil karya perwakilan JKMA diseluruh Aceh. | AT | Sumber acehbaru.com|
Kehadiran Malik Mahmud adalah menggantikan Wakil Gubernur Aceh Muzakkir Manaf yang berhalangan hadir karena sedang disibukkan dengan kegiatan pengawasan kinerja SKPA dalam rangka percepatan realisasi APBA tahun 2013 yang baru terserap 41 %.
Kongres ke-4 tersebut dihadiri 15 perwakilan dari seluruh kabupaten di Aceh, dan juga para undangan yang lain seperti Walhi Nasional, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman) Down To Earth British dan Konsulat Jepang di Medan.
Kongres tersebut rencana akan membahas beberapa agenda penting seperti, sarasehan tentang rencana tata ruang Aceh, kelembagaan Adat, dan Perempuan adat, juga dibarengi dengan khenduri seni hasil karya perwakilan JKMA diseluruh Aceh. | AT | Sumber acehbaru.com|
acehbaru.com | Aceh Tamiang – Malik Mahmud Al Haytar yang rencananya akan dilakukan pengukuhan sebagai wali nanggroe hadir sebagai pembuka Kongres Jaringan Komunitas Masyarakat adat Aceh (JKMA) ke-4 di Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Pada kesempatan itu ia menyerukan untuk menjaga perdamaian dan adat istiadat. Rabu 2 Oktober 2013
Kehadiran Malik Mahmud adalah menggantikan Wakil Gubernur Aceh Muzakkir Manaf
berhalangan hadir karena sedang disibukkan dengan kegiatan pengawasan
kinerja SKPA dalam rangka percepatan realisasi APBA tahun 2013 yang
baru terserap 41 %.
Kongres ke-4 tersebut dihadiri 15 perwakilan dari seluruh kabupaten di Aceh, dan juga para undangan yang lain seperti Walhi Nasional, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman) Down To Earth British dan Konsulat Jepang di Medan.
Kongres tersebut rencana akan membahas
beberapa agenda penting seperti, sarasehan tentang rencana tata ruang
Aceh, kelembagaan Adat, dan Perempuan adat, juga dibarengi dengan
khenduri seni hasil karya perwakilan JKMA diseluruh Aceh. [IRA]
- See more at: http://www.acehbaru.com/ini-pesan-malik-mahmud-saat-pembukaan-kongres-jkma/#sthash.btnoAWS8.dpuf
