Langsa | acehtraffic.com-
Aparat kepolisian dari Polres Langsa dibantu Brimob Den B Polda Aceh meyisir
lokasi yang diduga tempa persembunyian Wahyuddin (35) Bandar narkoba yang lepas
dalam operasi tangkap tangan, yang menyebabkan seorang anggota Polisi
tertembak. Namun tersangka belum berhasil ditangkap. Kamis 19 September 2013
Insiden tersebut berawal dari operasi jebakan yang dilakonkan
dua polisi Langsa Rabu 18 September 2013 sekitar pukul 13.00 WIB, di Simpang
Damar Desa Rantau Selamat Kecamaan Sungai Raya Aceh Timur berakhir petaka,
modus tangkap tangan Bandar Narkoba dengan cara menyaru sebagai pembeli yang
dilakukan Bripka Faisal, gagal.
Ketika transaksi berlangsung Wahyudin (35) Desa Labuhan Keude,
Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur ini yang katanya “Pemain sabu” wah, ternyata
cepat tersadar bahwa pembeli “Siputih” bukanlah warga biasa, melainkan seorang
anggota polisi. Ia pun bergulat dengan polisi.
Brigadir Syahril Rachmat yang mungkin berfungsi sebagai
pemback-up dalam operasi itu, menyergap dari arah depan, saat itulah Wahyuddin
melepaskan tembakan hingga mengenai bagian pinggang kanan Brigadir Syahril
Rachmat.
Satu proyektil peluru senjata laras pendek bersarang di bagian
perut yang mengenai ginjal korban. Sementara Wahyuddin kabur dengan menggunakan
sepeda motor maticnya. Setelah si tersangka bandar Narkoba “Lari Cot ikue “Brigadir
Syahril Rachmat yang kritis akibat luka tembakan dilarikan ke RS PTPN Langsa.
Karena keterbatasan alat medis untuk menangani luka tembakan
yang dialami Brigadir Syahril, akhirnya korban dirujuk ke Rumah Sakit
Columbia Asia di Medan, Sumatera Utara, untuk perawatan lebih lanjut dan operasi
pengangkaan proyektil peluru dari perut korban.
Sebagaimana informasi yang berkembang, Wahyudin bukan pemain
kemarin sore, dia merupakan buronan Polda Sumut dalam kasus kepemilikan senjata
api, setelah diahan di LP Tanjung Gusta, disana ia kabur, dan kemudian
diketahui ia juga melakonio pekerjaan sebagai bandar Sabu-sabu. | AT| RD|

