
Idi | acehtraffic.com - Para alim ulama dan tokoh masyarakat dan berbagai unsur terkait diharapkan mengawasi pelaksanaan Pengajian Rutin Kecamatan ditiap-tiap kecamatan. Hal itu dinilai penting agar biaya penyelenggaraan kegiatan keislaman itu tidak menjadi sia-sia.
Sementara itu, Bupati Aceh Timur Hasballah M. Thaib mengharapkan seluruh aparatur desa untuk mengikutinya secara rutin setiap pertemuan pengajian. Tak terkecuali Sekdes, Kechik, Kepala Dusun, Kepala Urusan (KAUR) dan para imam desa untuk mengikutinya setiap pertemuan pengajian. Begitu juga dengan para camat untuk mengawasi para aparatur desa ini melalui absensi, sehingga pengajian ini tidak sekedar menjadi seremonial belaka.
“Kami dari Pemkab Aceh Timur telah mengalokasikan anggaran untuk kegiatan pengajian ditingkat kecamatan diseluruh Aceh Timur. Sekarang kembali kepada kecamatan dalam mengawasi kegiatan ini yang dilaksanakan ditia-ptiap kecamatan dengan melibatkan pihak kecamatan,” kata Bupati Aceh Timur Hasballah M. Thaib atau Rocky ketika menerima silaturrahmi rombongan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kecamatan Darul Aman di Ruang Rapat Bupati Aceh Timur di Idi, Senin 2 September 2013.
Dia menambahkan, kegiatan pengajian tersebut dinilai sangat bermanfaat ketika diselenggarakan secara sempurna dengan melibatkan MPU dan unsur lainnya. Meskipun dilaksanakan setiap akhir pekan, namun manfaatnya sangat luar biasa diterima para jamaah, terutama para aparatur desa dan imam desa se-kecamatan. “Ini kegiatan yang sifatnya menyeluruh diseluruh kecamatan dalam Kabupaten Aceh Timur. Jika ulama ditiap-tiap kecamatan mendukungnya, maka kita kegiatan ini merupakan kegiatan perdana yang kita lakukan di Aceh dalam rangka mengawasi pelaksanaan Syariat Islam (SI) di Aceh,” sebut Rocky.
Dalam rombongan MPU Kecamatan Darul Aman ikut hadir Ketua MPU Tgk H Hasbi Badai, Wakil MPU Tgk Ibrahim Majelih, Tgk. H. Abdussalam, S.Sos.I, Tgk Marhaban Alubu, dan Asnawi alias Ona alias Tuan Tanah alias Ayah. “Kunjungan kami untuk mengundang Bupati Aceh Timur menghadiri kegiatan Pelaksanaan Kenduri Anak Yatim Piatu di Masjid Baitul Baraqah Kemukiman Pulau Baro Idi Cut yang direncanakan 8 September 2013 mendatang,” kata Abdussalam, Ketua Panpel Kenduri Anak Yatim Kemasjidan Pulau Baro.
Sementara itu, Bupati Aceh Timur Hasballah M. Thaib mengharapkan seluruh aparatur desa untuk mengikutinya secara rutin setiap pertemuan pengajian. Tak terkecuali Sekdes, Kechik, Kepala Dusun, Kepala Urusan (KAUR) dan para imam desa untuk mengikutinya setiap pertemuan pengajian. Begitu juga dengan para camat untuk mengawasi para aparatur desa ini melalui absensi, sehingga pengajian ini tidak sekedar menjadi seremonial belaka.
“Kami dari Pemkab Aceh Timur telah mengalokasikan anggaran untuk kegiatan pengajian ditingkat kecamatan diseluruh Aceh Timur. Sekarang kembali kepada kecamatan dalam mengawasi kegiatan ini yang dilaksanakan ditia-ptiap kecamatan dengan melibatkan pihak kecamatan,” kata Bupati Aceh Timur Hasballah M. Thaib atau Rocky ketika menerima silaturrahmi rombongan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kecamatan Darul Aman di Ruang Rapat Bupati Aceh Timur di Idi, Senin 2 September 2013.
Dia menambahkan, kegiatan pengajian tersebut dinilai sangat bermanfaat ketika diselenggarakan secara sempurna dengan melibatkan MPU dan unsur lainnya. Meskipun dilaksanakan setiap akhir pekan, namun manfaatnya sangat luar biasa diterima para jamaah, terutama para aparatur desa dan imam desa se-kecamatan. “Ini kegiatan yang sifatnya menyeluruh diseluruh kecamatan dalam Kabupaten Aceh Timur. Jika ulama ditiap-tiap kecamatan mendukungnya, maka kita kegiatan ini merupakan kegiatan perdana yang kita lakukan di Aceh dalam rangka mengawasi pelaksanaan Syariat Islam (SI) di Aceh,” sebut Rocky.
Dalam rombongan MPU Kecamatan Darul Aman ikut hadir Ketua MPU Tgk H Hasbi Badai, Wakil MPU Tgk Ibrahim Majelih, Tgk. H. Abdussalam, S.Sos.I, Tgk Marhaban Alubu, dan Asnawi alias Ona alias Tuan Tanah alias Ayah. “Kunjungan kami untuk mengundang Bupati Aceh Timur menghadiri kegiatan Pelaksanaan Kenduri Anak Yatim Piatu di Masjid Baitul Baraqah Kemukiman Pulau Baro Idi Cut yang direncanakan 8 September 2013 mendatang,” kata Abdussalam, Ketua Panpel Kenduri Anak Yatim Kemasjidan Pulau Baro.
