News Update :

Tabrak Lembu Di Jalan Elak Sawang, Warga Ule Geudong Kritis

Sabtu, 10 Agustus 2013


Aceh Utara | acehtraffic.com - Kecelakaan tidak hanya terjadi dijalan raya yang padat lalu lalang kendaraan ebrbagai jenis, apalagi musim mudik lebaran seperti saat ini. Kecelakaan juga bisa terjadi di jalan yang sepi hanya dilalui satu dan dua kereta atau mobil dengan kecepatan tinggi.

Seperti Jalan Elak yang melalui Krueng Mane dan beberapa Kampung di Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Jalan tersebut sudah lintas itu belum rampung dibangun itu hingga tembus ke Nisam.

Disana naas menimpa Agus (25) warga dusun Cot Teu Gampoeng Ule Geudong kecamatan Sawang, Aceh Utara, pukul 20.55 Wib. Dia hendak pulang kerumahnya mengendarai sepeda motor jenis Satria F melaju dengan kecepatan penuh kearah Kampungnya. Jum’at, 9 Agustus 2013, malam.

Sesampai didaerah yang dikenal rawan kecelakaan akibat lembu tak berkandang tepatnya di Gampong Paya Gaboeh ini, agus menabrak seekor lembu betina kruuuuuum hingga dia terpingkal-pingkal bersama motornya sejauh 16 meter dari objek (sapi) yang ditabrak itu.

Akibat suara benturan keras itu, Hasan (49) warga Paya Gaboeng Kecamatan Sawang, Aceh Utara, yang sedang menjaga warung kelentongnya seperti biasa lansung lari kearah korban untuk member pertolongan.

Dua menit berselang kerumunan warga pun datang kelokasi kejadian, korban yang menderita luka-luka dan pingsan itu lansung dinaikkan kedalam mobil Fanther jenis pick up untuk dilarikan ke puskesmas terdekat.

“nyoe meunyoe hana teuhah pukesmas Banda Baro pue taba bak Kesrem?” Tanya seorang warga yang sedang memanggul korban pada orang yang lebih tua dilokasi kejadian.

Honda (moto: sebutan warga di Aceh) jenis SF itu dalam kondisi rusak itu lansung diamankan oleh warga kerumah dekat lokasi kecelakaan.

Sementara lembu betina yang menjadi sasaran kendaraan itu menderita patah tulang terkapar ditengah jalan. “sayang, mau disembelih harus tunggu 24 jam” Kata Ceempala mantan kombatan GAM daerah itu.

Menurutnya tempat itu sering terjadi kecelakaan malah ada lembu yang mati ditempat kejadian, “tapi korban tidak apa-apa hanya kereta yang jadi barang rongsokan” Katanya.

Dia menjelaskan bahwa tidak ada aturan yang melarang ternak berkeliaran dikampungnya. “pane ken golom na aturan hinoe, nyoe leumo hana poe jih le karena han ek geubayeu Honda gop” Katanya. 

Kecelakaan juga terjadi di Jalan Krueng Mane-Sawang tepat di Gampoeng Gle Dagang,  korban adalah Sulfra bin Amri (14) Warga gampoeng Blang Reulieng Kecamatan Sawang, Aceh Utara. 

Kecelakaan terjadi akibat menghindar lobang besar dijalan yang tidak gelap itu, akibatnya korban yang mengalami luka serius lansung dilarikan ke Puskesmas Krueng Mane yang buka 24 jam. | AT | IS | Foto: Isbahannur |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016