
Aceh
Utara | acehtraffic.com- Setelah damai dua kemudi pemerintahan di Aceh telah dan
sedang berlangsung. Selasa 25 Juni 2013
Banyak sudah kabar harapan tentang akan sebuah
kemajuan terlintas atau terdengar bahkan tertulis baik di media massa. Namun
terkadang angin bertiup dan kemudian menghilang.
Tadi
sore, di Pelabuhan Kreung Geukuh Lhokseumawe menteri perhubungan, Bupati Aceh
Utara, Dinas perdagangan dan Perindustrian Propinsi Aceh serta sejumlah para unsur
pemerintahan lain. Mereka sedang ada hajatan meninjau dan melihat serta
menyatakan bahwa di Pelabuahn tersebut sudah ada izin masuk terhadap barang
jenis makanan dan minuman jadi serta pakaian jadi.
Kepala
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Safwan, SE mengatakan hasil pengajuan
terhadap jenis izin produk untuk pelabuhan Kreung Geukuh sudah lama dilakukan
pemerintah Aceh sejak gubernur Irwandi Yusuf.
Dua
priode Gubernur, selalu membuat surat kepada pemerintah pusat meminta salah
satu pelabuhan di Aceh agar dapat dilakukan eksport import, kalau di Indonesia ada
6 pelabuhan yang memiliki izin eksport import. 11 Juni lalu hasil rapat di
Jakarta, “ Kini pelabuhan Kreung Geukuh sudah diberikan izin dua jenis makanan
dan minuman serta pakaian jadi.
Maka
jika hal tersebut terealisasi, maka minuman kaleng, dan makanan kotak serta
pakaian bermerek bakal memenuhi pasar di Kota Lhokseumawe sejumlah daerah lain
di Aceh. So pasti juga sejumlah pekerja bakal hidup dipelabuhan.
Pelabuhan
Kreung Geukuh tidak lagi sepi seperti sekarang. Tetapi bakal meriah seperti
pernah meriah saat gelombang tentara, brimob mendarat di pelabuhan itu untuk
keperluan Operasi Darurat Militer.
Namun kemudian setelah itu sempat meriah
juga dengan kehadiran kapal penumpang dan kerja sama dua kota antara
Lhokseumawe dan sekitarnya dengan Penang Malaysia. Dimana saat itu Mobil Lhokseumawe
dapat berkeliaran di Penang, begitu juga sebaliknya. Sungguh sangat hebat,
bukan.
Tetapi
entah apa sebab. Kapal itu tidak lagi jalan. Dan kemeriahan pelan-plan hilang.
Kini sebuah harapan baru, dan sebuah keizinanan baru lahir disana. Bukan pesimis,
tetapi hanya untuk mengingatkan sesama, apakah cerita hari ini juga bakal ikut
sama dengan cerita beberapa waktu lalu; setelah muncul meriah, lalu tenggelam?
Atau ini adalah 'kapal' bermesin turbo yang siap menerjang ombak lautan luas, menyeberang Selat Malaka untuk bersandar di Pelabuhan Kreung Geukuh? | AT | Qistina|
Atau ini adalah 'kapal' bermesin turbo yang siap menerjang ombak lautan luas, menyeberang Selat Malaka untuk bersandar di Pelabuhan Kreung Geukuh? | AT | Qistina|
