
Aceh Utara | Acehtraffic.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Utara, Syahbuddin Usman. Mengharapkan agar pengelolaan dana otsus di Kabupaten Aceh Utara harus tetap sasaran. Kamis 21 Maret 2013.
Syahbuddin Usman juga menjelaskan, dalam pengelolaan dana otsus ini. Pemerintahan Aceh Utara memfokuskan untuk pengurangan kemiskinan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Saya ingin Dana Otsus ini harus tepat sasaran,” ujar Syahbuddin Usman.
Pengelolaan Dana Otsus tersebut, Pemerintahan Kabupaten Aceh Utara juga akan memfokuskan dalam beberapa hal, diantaranya adalah menunjang perekonomian kerakyatan, melakukan pemeliharaan infrastruktur dan penanggulangan kemiskinan.
Berdasarkan data dari BPS tahun 2011, bahwa masyarakat miskin Aceh Utara berjumlah 124.662 jiwa atau 22,89 persen. Sementara jumlah warga Aceh Utara dari 27 kecamatan tersebar di 852 gampong mencapai 587.440 jiwa.
Selain fenomena itu, di Kabupaten Aceh Utara juga ditemuai fenomena lainnya yaitu masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan pun masih banyak terutama di daerah pedesaan mencapai 27.417 jiwa atau 12,78 persen.
Begitu juga kondisi lainnya, akibat kurangnya ketersediaan ambulace, alat-alat kesehatan dan tenaga medis. Akibatnya, kondisi itu telah menyebabkan angka kematian ibu melahirkan masih tinggi 186 per 100.000 kelahiran hidup.
Tidak hanya itu saja, saat ini kondisi infrastruktur terutama jalan dan jembatan masih banyak mengalami rusak parah. Kondisi itu, membuat mobilitas hasil-hasil pertanian menjadi terganggu.
Padahal Kabupaten Aceh Utara, dulunya dikenal sebagai daerah penghasil minyak dan gas (Migas). Karena terdapat sejumlah pabrik vital, seperti ExxonMobil, PT. Arun LNG, PT PIM, PT AAF dan PT KKA. Namun, keberadaan pabrik vital itu tidak sedikit pun berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat Aceh Utara.| AT | AG |
Syahbuddin Usman juga menjelaskan, dalam pengelolaan dana otsus ini. Pemerintahan Aceh Utara memfokuskan untuk pengurangan kemiskinan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Saya ingin Dana Otsus ini harus tepat sasaran,” ujar Syahbuddin Usman.
Pengelolaan Dana Otsus tersebut, Pemerintahan Kabupaten Aceh Utara juga akan memfokuskan dalam beberapa hal, diantaranya adalah menunjang perekonomian kerakyatan, melakukan pemeliharaan infrastruktur dan penanggulangan kemiskinan.
Berdasarkan data dari BPS tahun 2011, bahwa masyarakat miskin Aceh Utara berjumlah 124.662 jiwa atau 22,89 persen. Sementara jumlah warga Aceh Utara dari 27 kecamatan tersebar di 852 gampong mencapai 587.440 jiwa.
Selain fenomena itu, di Kabupaten Aceh Utara juga ditemuai fenomena lainnya yaitu masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan pun masih banyak terutama di daerah pedesaan mencapai 27.417 jiwa atau 12,78 persen.
Begitu juga kondisi lainnya, akibat kurangnya ketersediaan ambulace, alat-alat kesehatan dan tenaga medis. Akibatnya, kondisi itu telah menyebabkan angka kematian ibu melahirkan masih tinggi 186 per 100.000 kelahiran hidup.
Tidak hanya itu saja, saat ini kondisi infrastruktur terutama jalan dan jembatan masih banyak mengalami rusak parah. Kondisi itu, membuat mobilitas hasil-hasil pertanian menjadi terganggu.
Padahal Kabupaten Aceh Utara, dulunya dikenal sebagai daerah penghasil minyak dan gas (Migas). Karena terdapat sejumlah pabrik vital, seperti ExxonMobil, PT. Arun LNG, PT PIM, PT AAF dan PT KKA. Namun, keberadaan pabrik vital itu tidak sedikit pun berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat Aceh Utara.| AT | AG |
