
Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Koordinator Masyarakat Transparansi (MaTA) Aceh, meminta Pemerintahan Kota Lhokseumawe untuk memperioritaskan masalah fakir miskin dan anak-anak terlantar. Senin 11 Februari 2013.
“Pemko Lhokseumawe jangan tutup mata terhadap masalah fakir miskin dan anak-anak terlantar,” ujar Alfian, Koordinator MaTA Aceh.
Alfian juga menjelaskan, program pemberian beras raskin dan program-program pemberdayaan ekonomi yang dilakukan oleh Pemerintahan Kota Lhokseumawe, masih belum tepat sasaran dan tidak efektif.
Saat ini, menurut Alfian, Pemerintahan Kota Lhokseumawe masih terjebak dengan persoalan-persoalan klasik. Seharusnya masih ada hal-hal yang sangat penting untuk dilakukan, terutama masalah pemberdayaan ekonomi masyarakat.
MaTA Aceh berharap, kedepannya Pemerintahan Kota Lhokseumawe dapat merumuskan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang lebih tepat sasaran. Maka apabila hal itu dilakukan, kondisi perekonomian masyarakat Kota Lhokseumawe akan lebih stabil.| AT | AG |
“Pemko Lhokseumawe jangan tutup mata terhadap masalah fakir miskin dan anak-anak terlantar,” ujar Alfian, Koordinator MaTA Aceh.
Alfian juga menjelaskan, program pemberian beras raskin dan program-program pemberdayaan ekonomi yang dilakukan oleh Pemerintahan Kota Lhokseumawe, masih belum tepat sasaran dan tidak efektif.
Saat ini, menurut Alfian, Pemerintahan Kota Lhokseumawe masih terjebak dengan persoalan-persoalan klasik. Seharusnya masih ada hal-hal yang sangat penting untuk dilakukan, terutama masalah pemberdayaan ekonomi masyarakat.
MaTA Aceh berharap, kedepannya Pemerintahan Kota Lhokseumawe dapat merumuskan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang lebih tepat sasaran. Maka apabila hal itu dilakukan, kondisi perekonomian masyarakat Kota Lhokseumawe akan lebih stabil.| AT | AG |
