Lhokseumawe | Acehtraffic.com - Organisasi
kemanusiaan KSR-PMI Unit 04 Unimal bekerja sama dengan Himpunan mahasiswa
Sosiologi (Himasos) dan DPW SOPPA wilayah pasee gelar donor darah selama dua
hari dilingkungan kampus Unimal Reuleut dan Bukit Indah. Acara yang dimulai
dari kemarin, Senin 12 November 2012 di Reuleut dan di akhiri tadi sore di
Bukit Indah, Selasa 13 November 2012 berhasil mengumpulkan sebanyak 106 kantong
darah.
Darah yang terkumpul rata-rata kebanyakan
dari para mahasiswa, selain itu beberapa instansi terdekat juga mengirimkan
orangnya untuk melakukan donor darah dan Purek III Dahlan Abdul Rahman juga
ikut mendonorkan darahnya sementara para dosen dan staf pegawai di universitas
tersebut terkesan takut mendonorkan darahnya.
Komandan Korps Suka Relawan
Palang Merah Indonesia Unit 04 Universitas Malikussaleh, Fakhrulheri mengatakan
acara donor darah ini merupakan kegiatan rutin yang dikerjakan dua kali setiap
tahunnya. Komandan organisasi kemanusiaan tersebut juga mengatakan rencananya
mereka akan melakukan donor darah lebih besar lagi diluar kampus dengan membuka
tiga titik.
Humas UTD PMI Aceh Utara, Mawardi
kepada reporter Acehtraffic.com mengatakan, “Kalau setiap hari rutin donor
darah dalam sehari ada sebanyak 30 orang maka akan terkaver.”
Mawardi menghimbau kepada
para-para pejabat yang berada di Lhokseumawe dan Aceh Utara bantulah dari hati
untuk donor darah. “Sekarang malah masyarakat Nisam sudah tiga kali mendonorkan
darahnya. Rencananya Seunudon juga akan melakukan donor darah dalam waktu dekat
ini, dan tanggal 25 nanti giliran Kutablang Lhokseumawe yang akan mengadakan
donor darah dan mungkin kampung-kampung yang lain bisa mengikuti jejak itu.”
“Orang yang mendonorkan darahnya
adalah pahlawan karena berkat darah yang mereka berikan menyelamatkan hidup
orang lain,” ujar Mawardi.
Menurut Mawardi, kampus yang
rutin menyelenggarakan donor darah adalah Unimal bahkan dalam tahun ini sudah dua
kali dilakukan. Dia juga salut terhadap KSR-PMI Unit 04 Unimal karena tanpa
dibantu adik-adik KSR maka kegiatan ini tidak akan terlaksana.
“Adik-adik di KSR juga bisa
dibilang sebagai pahlawan karena mereka adalah para suka relawan yang bekerja
tanpa pamrih,” ucapnya. | AT | HR |
