News Update :

Dugaan Aliran sesat - Peulimbang Berdarah Sulit Dikendalikan

Senin, 19 November 2012


AKBP Yuri Karsono, Kapolres Bireuen mengatakan saya bersama anggota sudah berada di lokasi sejak pukul 23.00 WIB untuk mengendalikan situasi namun tidak bisa berbuat banyak karena massa terlihat sangat emosi, terlebih lagi setelah mengetahui ada serangan terhadap massa yang datang pada gelombang pertama, dibacok dan dan ada yang tewas.

Sekitar pukul 02.30 WIB dini hari, puluhan personel Polres Bireuen dan aparat Kodim 0111/Bireuen dikerahkan lagi ke lokasi, namun usaha untuk meredam emosi sulit sekali karena jumlah massa terus bertambah bahkan diperkirakan mencapai 1.500 orang.

Untuk menangani kerusuhan tersebut, Pemkab Bireuen juga mengerahkan empat unit armada pemadam untuk memadamkan api di rumah Tgk Aiyub. Tetapi armada pemadam sulit tembus ke sana karena banyaknya warga selain jalan sempit.

Munculnya aksi massa diduga karena Tgk Aiyub Syahkubat melanggar kesepakatan dengan warga, di antaranya tidak boleh mengadakan pengajian tertutup. Meski demikian polisi terus mengumpulkan berbagai informasi dan melakukan koordinasi dengan dinas terkait dan Pemkab Bireuen. 

Polisi juga sudah mengumpulkan sejumlah barang bukti antara lain sebilah parang panjang dan sebilah pedang panjang. | Sumber Serambi | foto serambi |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016