News Update :

Insiden Dugaan Aliran Sesat -Dari Suara Tembakan sampai Potongan Kuping

Senin, 19 November 2012


INSIDEN di Jambo Dalam, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen mulai Jumat 16 November 2012 malam hingga menjelang subuh, Sabtu 17 November 2012 benar-benar tak terkendali dan kacau balau.

 Suasana semakin tak karu-karuan ketika terjadi penyerangan dengan senjata parang dan pedang terhadap sekelompok massa yang datang ke rumah Tgk Aiyub Syahkubat sekitar pukul 23.00 WIB.

Penyerangan secara sporadis--setelah terlebih dahulu mati lampu di kompleks rumah dan balai pengajian Tgk Aiyub--telah menjatuhkan korban luka-luka sekitar 10 orang. Kabar ini langsung saja memicu emosi warga lainnya sehingga terjadi serangan balasan sejak Sabtu dini hari hingga menjelang subuh.

Dalam serangan susulan yang melibatkan massa sekitar 1.500 orang itu, aparat kepolisian dan TNI terpantau bekerja keras untuk mengendalikan keadaan, namun tak berhasil. Sempat terdengar beberapa kali suara tembakan, termasuk ketika massa mengepung dan merangsek masuk ke rumah Tgk Aiyub dan selanjutnya mengeluarkan secara paksa Tgk Aiyub dari dalam rumah.

Menurut informasi, dalam keadaan emosi, massa membakar hidup-hidup Tgk Aiyub dan seorang rekannya bernama Muntasir. Sedangkan seorang lainnya bernama Bahany dalam keadaan sekarat berhasil diselamatkan oleh aparat keamanan.

Pengamatan Serambi sekitar pukul 09.00 WIB, Sabtu (17/11), sisa-sisa insiden tampak kentara sekali di kompleks rumah dan balai pengajian Tgk Aiyub. Sebuah mobil Kijang Innova terlihat hangus dan tinggal kerangka teronggok di depan rumah. Rumah permanen yang selama ini dihuni Tgk Aiyub dan keluarganya mengalami kerusakan berat. Begitu juga balai pengajian di depan rumah, rata dengan tanah. Juga terlihat tiga unit sepeda motor tinggal kerangka akibat aksi pembakaran.

Ratusan santri sempat singgah ke rumah Tgk Aiyub. Di antara berbagai kegalauan suasana, warga juga sempat mengamati daun telinga yang disebut-sebut milik Tgk Aiyub dalam sebuah wadah berupa belanga alumunium yang ditempatkan di depan rumah korban. Namun tak ada konfirmasi mengenai kebenaran benda itu apakah benar daun telinga atau bukan karena beragam isu berseliweran hampir sepanjang hari kemarin. | Sumber Serambi
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016