
Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Komisi Fraksi Gabungan DPRK Kota Lhokseumawe mengaharapkan, terkait dengan lemahnya kinerja SKPD yang terjadi selama ini, tidak terkait dengan isu mutasi besar-besaran terhadp sejumlah pejabat daerah. Jumat 12 Oktober 2012.
“ini bisa para SKPD tidak bekerja sunguh-sunguh”, ujar Yusrizal, A.md Ketua Fraksi Gabungan DPRK Kota Lhokseumwe.
Kepada Walikota, sambung Yusrizal, kita mengharapakan apabila nantinya akan terjadi mutasi terhadap sejumlah pegawai SKPD, agar nantinya benar-benar dilaksanakan secara rasional dan objektif. Sehingga orang-orang yang ditempati bisa bertanggungjawab.
Selain itu, Fraksi Gabungan juga mendesak Pemerintahan Kota Lhokseumawe untuk menyelesaikan masalah aseet antara Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara. Sehingga tidak akan terjadi penghambatan proses pembangun di Kota Lhokseumawe.
Yusrizal menambahkan, Aset yang berada di wilayah Kota Lhokseumawe merupakan warisan Kabupaten Aceh Utara. Maka kita warga Kota Lhokseumawe juga bisa menikmati aset tersebut, seperti halnya Kabupaten Bireuen.
Begitu juga dengan pembangunan Kota Lhokseumawe, Fraksi Gabungan mengharapkan agar Pemerintah Kota Lhokseumawe harus lebih peka terhadap sarana public yang sudah disalah gunakan.
Yusrizal mencontohkan, seperti halnya trotoar yang disulap menjadi tempat untuk berjualan, seharusnya trotoar tersebut difungsikan untuk para pejalan kaki, sehingga tidak meganggu arus lalu lintas.
“Kita mengharapkan ketegasan dari Pemerintah Kota Lhokseumawe”, tutur Yusrizal.| AT | AG |
