News Update :

Tantangan Guru PAI Semakin Berat, Akibat Pengaruh Budaya Asing

Kamis, 18 Oktober 2012



Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Saat ini terlihat, pola pikir sebagian kalangan pelajar sudah dipengaruhi dengan budaya-budaya asing, contohnya seperti memakai pakaian yang tidak menutupi aurat dan tidak sesuai dengan perintah Agama Islam. Kamis, 18 Oktober 2012.

Hal tersebut diungkapkan oleh, Drs. Hafifuddin M,Ag merupakan tokoh pendidikan Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh pada seminar nasional bertajuk “Prospek dan tantangan guru PAI di era globalisasi”.

Menurut Hafifuddin, untuk menanggulangi hal tersebut, diperlukannya peran serta guru Pendidikan Agama Islam (PAI) harus lebih meningkat. Karena pengaruh budaya asing didalam tubuh masyarakat sudah sangat kental.

Begitu juga dengan perkembangan jaman yang sudah semakin modern, maka budaya asing pasti akan memperngaruhi setiap generasi-generasi penerus yang ada di Tanah Rencong ini.

“Kedepannya tantangan bagi guru PAI akan semakin berat,” ujar Hafifuddin.

Begitu juga dengan narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya, menurut hafifuddin, hal tersebut juga faktor utama perusak pikiran dan moral para generasi-generasi penerus Aceh.
“Maka, kita mengharapkan guru Agama harus membentuk karakter peserta didik  agar tak terpengaruh kepada hal yang negatif,” tutur Hafifuddin.

Menurut pantauan The Aceh Traffic, dalam seminar itu, terlihat sebanyak 200 guru PAI dari berbagai jenjang pendidikan, seperti SD, SMP, SMA dan SMK yang ada di lingkungan Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Turut dihadiri juga,  Dr. Dindin Jamaluddin, M.Ag dari Universitas Islam Negeri  (UIN)  Bandung, Drs. Ibnu Sa’dan M.Pd, Kekanwil Kementerian Agama Aceh, Razali Spd Kepala Dinas Pendidikan Aceh Utara dan Drs. Hafifuddin, M. Ag,| AT | AG |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016