News Update :

Swedia Tolak Sanksi Baru Atas Iran

Rabu, 17 Oktober 2012



Acehtraffic.com - Menanggapi propaganda Tel Aviv terkait sikap Swedia menyikapi sanksi baru atas Iran, Stockholm menyebut langkah rezim tersebut mengerikan.
 
Dalam pertemuan terakhir Menlu-menlu Uni Eropa di Luxemburg yang menghasilkan keputusan sanksi baru atas Iran, Swedia mengumumkan penentangannya atas keputusan tersebut.
 
Langkah Stockholm itu membuat geram Tel Aviv, dan Harian Haaretz mengkritik langkah yang diambil negara ini.
 
Mengutip pernyataan Jubir Kemenlu rezim Israel, Haaretz menulis, "Upaya Swedia menghalangi disahkannya sanksi Uni Eropa atas Iran, semata-mata untuk melindungi kontrak perusahaan jaringan telepon Ericsson dengan Iran."
 
Mereaksi pernyataan Haaretz itu, Kemenlu Swedia memanggil Dubes rezim Zionis.
 
Menlu Swedia, Carl Bildt menganggap pernyataan itu seratus persen salah, dan menilainya sebagai politik mengerikan yang dilancarkan terhadap negaranya.
 
Ia juga mengatakan, "Kebohongan ini adalah hasil otak Israel sendiri. Sekalipun Stockhholm dan Tel Aviv memiliki pandangan berbeda terkait berbagai masalah, akan tetapi langkah Israel ini tidak rasional."
 
Pihak Ericsson sendiri membantah berita yang ditulis Haaretz, dan mengatakan, "Pernyataan ditulis Haaretz itu bohong, karena sejak diterapkannya sanksi atas Iran tahun 2010 oleh Uni Eropa, kami tidak memiliki kontrak baru dengan negara ini.
| AT | M | Irib |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016