News Update :

Pemerintah Filipina dan MILF Sepakat Menandatangani Perjanjian Damai

Senin, 08 Oktober 2012




Manila | acehtraffic.com - Pemerintah Filipina dan Front Pembebasan Islam Moro (MILF) telah menyepakati sebuah kerangka perjanjian yang akan membuka jalan bagi "perdamaian abadi" di Mindanao, Filipina selatan, menurut sebuah pengumuman resmi bersama yang dikeluarkan hari Minggu oleh Kantor Penasihat Presiden tentang Proses Perdamaian.

Sebagaimana dilansir Xinhua, pengumuman bersama itu dikeluarkan pada putaran ke-32 dari Pembicaraan Eksploratori yang disimpulkan pada hari Minggu di Kuala Lumpur, Malaysia, mengatakan, " Kerangka Perjanjian berfungsi sebagai arsitektur menyeluruh bagi proses perdamaian Mindanao dan memberikan landasan bagi perdamaian yang adil dan abadi di Mindanao. Hal ini menentukan kekuasaan dan struktur dari entitas Bangsamoro baru yang akan menggantikan Wilayah Otonomi Muslim Mindanao (ARMM). "

Hal tersebut menetapkan prinsip-prinsip, proses dan mekanisme yang akan membentuk hubungan baru antara Pemerintah Pusat dan Bangsamoro, tambah pengumuman itu.

Kedua belah pihak berkomitmen untuk melanjutkan diskusi sampai detail diselesaikan, pengumuman tersebut.

Penasihat Presiden Filipina untuk Proses Perdamaian Teresita Deles mengatakan di Manila bahwa ARMM akan beralih nama menjadi Bangsamoro, "ditambah beberapa daerah yang berbatasan dengan daerah yang sebelumnya dipilih menjadi bagian dari wilayah otonom," yaitu enam kotamadya di provinsi Lanao del Norte, barangay di enam kotamadya di North Cotabato, dan kota-kota di Cotabato serta Isabela di Basilan.

Orang-orang dari wilayah ini akan diminta dalam plebisit apakah mereka mendukung dimasukkannya mereka dalam Bangsamoro tersebut.

Kelima provinsi ARMM adalah Basilan (kecuali kota Isabela), Lanao del Sur, Sulu, Tawi-Tawi dan Maguindanao.

Putaran ke-32 Pembicaraan Eksploratori antara Panel Negosiasi Pemerintah Filipina (GPH) dan Front Pembebasan Islam Moro (MILF) yang diselenggarakan pada tanggal 2 -7 Oktober 2012 di Kuala Lumpur yang difasilitasi Pemerintah Malaysia berakhir dengan sukses pada hari Minggu. | AT | Z | Xinhua

Baca juga:
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016