Lhokseumawe |
Acehtraffic.com – Mukhtar Abdullah [32] warga Meunasah Cut Mamplam Kandang,
Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe mengaku pelayanan di Rumah Sakit Umum
Daerah Cut Mutia [RSUDCM] sangat mengecewakan. Minggu, 10 September 2012.
Pasalnya, ketika dirinya
berobat di rumah sakit tersebut menggunakan fasilitas Jamkesmas. Pihak rumah
sakit meminta kepada dirinya untuk membeli obat di luar karena di rumah sakit
tidak ada obat dan biaya pembelian obat tersebut akan diganti oleh pihak rumah
sakit.
“Kata orang rumah sakit
nanti biaya beli obat akan diganti kembali”, ujar Mukhtar.
Jumlah biaya obat yang saya
beli, sambung Muhktar, yaitu Rp. 90.000 ketika saya mengurus administrasi. Pihak
rumah sakit hanya membayar sebesar Rp. 18.000 saja, tidak membayar sepenuhnya.
Muhktar menambahkan, saya
sangat kecewa dengan kondisi seperti ini, kalau memang pihak rumah sakit tidak
mau membayar, ya katakan saja. Jangan memberikan pengharapan kepada kami.
Sementara itu, Direktur
Rumah Sakit Umum Daerah Cut Mutia [RSUDCM], Drg. Arnita ketika dikonfirmasi The
Aceh Traffic mengatakan selama ini memang kita diperintahkan menggunakan obat
yang telah disediakan, namun ada juga
pasien yang memerlukan obat dari luar karena ada penyakit perlu ditangani cepat.
“Kadang ada pasien yang
memerlukan obat dari luar, maka kita
selalu menanyakan apakah pasien siap”, ujar Drg. Arnita.
Mengenai biaya pembelian
obat diluar, sambung Arnita, kita akan mengupayakan untuk mengantinya. Karena peraturan
Pemerintah tidak bisa kita langgar, kalau memang tidak bisa diupayakan untuk
menganti, kita akan beritahu lebih awal kepada pasien.| AT | AG |

