Aceh Utara | Acehtraffic.com – Hasyim Djojohadikusumo, adik kandung Prabowo Subianto yang juga pengusaha nasional, menyokong dana 13 juta dolar atau 130 Milyar untuk pembangunan kilang padi modern di Kecamatan Seunuddon Aceh Utara. Rabu, 26 September 2012.
Nantinya, kilang padi tersebut mampu menampung 220 ribu ton padi basah dalam setiap tahunnya sehingga mampu memproduksi 100 ribu ton beras yang sudah jadi dalam setiap tahun.
“Pembangunan kilang padi ini, kita akan memilih alat-alat yang modern”, ujar Hasyim Djojohadikusumo.
Saat ini, sambung Hasyim, kita sudah tenderkan alat-alatnya. Kita mendapatkan penawaran dari Jepang, Swis, Thailand dan beberapa Negara yang lainnya. Tapi kita tetap memiih yang terbaik, belum tentu yang termurah tapi terbaik, mungkin yang terbaik ada juga yang mahal.
Hasyim menambahkan, dalam tahun 2013 diperkirakan pembangunan ini sudah rampung. Atas permintaan Pemerintah Aceh minta untuk investasi lebih dari satu, maka kita merencanakannya lebih lima. Tapi kita melihat potensi Aceh bisa sampai Sembilan pabrik.
“Ternyata sampai sekarang, belum ada satu pun kilan padi modern di Aceh”, tutur Hasyim Djojohadikusumo.
Hasyim Djojohadikusumo menilai, pembangunan kilang padi di daerah Seunuddon merupakan daerah yang sangat strategis karena sawahnya yang sangat subur. Selain itu, padi yang berada di Aceh Timur juga akan ditampung di kilang padi ini.
Sekitar pukul 11:30 Wib siang tadi, Pemerintah Aceh dan PT. Arsari Padi Pratama melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dalam pembangunan kilang padi tersebut di Gampong Mane Kawan, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara.
Acara tersebut dihadiri oleh, Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Mannf, Pimpinan PT.Arsari Padi, Hasyim Djojohadikusumo, Danrem 011 Lilawangsa, Direktur Bank Aceh, Dandim 0103 Aceh Utara, Kapolre Aceh Utara, Bupati Aceh Utara, Wakil Bupati Aceh Utara, Ketua KPA Wilayah Pase, dan sejumlah tamu lainnya. | AT | AG |
