
Sai Buri | acehtraffic.com - Setidaknya lima orang tewas dan hampir 40 lainnya cedera, Jumat (21/09), setelah sebuah bom mobil meledak di sebuah pasar yang dipasang pemberontak Thailand selatan, kata pejabat kepada AFP.
"Sampai sekarang lima (yang) tewas termasuk penjaga paramiliter dan empat warga sipil," kata seorang pejabat rumah sakit distrik Sai Buri kepada AFP. Ia menambahkan bahwa di antara 14 yang terluka dalam "kondisi serius".
Polisi setempat menegaskan korban tewas dan mengatakan 37 terluka, 25 di antaranya warga sipil.
Rumah sakit itu berjuang mengatasi korban, merujuk yang paling terluka parah ke rumah sakit provinsi, dan menyerukan donor darah karena penting untuk membantu yang terluka, menurut seorang wartawan AFP di tempat kejadian.
Ledakan bom yang terjadi usai shalat Jumat di wilayah mayoritas muslim, terjadi setelah tembakan yang ditembakkan di toko tengah kota. Menurut seorang juru bicara militer mengatakan tindakan itu dimaksudkan untuk memancing pasukan keamanan ke lokasi kejadian.
"Pertama militan melepaskan tembakan di sebuah toko emas dan toko perbaikan sepeda motor untuk memancing polisi dan pejabat keamanan ke tempat kejadian sebelum mereka meledakkan bom," kata Kolonel Pramote Prom-in.
Perlawanan yang menuntut otonomi yang lebih luas di Thailand selatan dekat dengan perbatasan Malaysia sejak tahun 2004, telah memakan korban lebih dari 5.300 jiwa baik Budha dan Muslim, dengan ledakan bom setiap hari maupun serangan senjata. | AT | Z | AFP
