News Update :

Waduk Lhokseumawe Indah, Namun Berbau Busuk

Jumat, 24 Agustus 2012

Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Pembangunan waduk raksasa di kawasan reklamasi Pusong Kota Lhokseumawe bertujuan untuk menampung debit air dalam jumlah besar, sekaligus mengatasi permasalahan banjir. Namun sekarang waduk tersebut terlihat jorok dan mengeluarkan bau busuk. Jumat, 23 Agustus 2012.

Rosliana [34], salah seorang penjual minuman di kawasan waduk tersebut mengatakan, bauk busuk itu selalu ada dan tidak pernah hilang. Semenjak beberapa bulan yang lalu memang bau busuk itu sudah mulai hilang, namun kini bau itu ada lagi.

“Kami yang berjualan disini setiap hari menghirup bau busuk tersebut”, ujar Rosliana.

Selain kami yang berjualan disini, sambung Rosliana, bau busuk itu juga dikeluhkan oleh orang yang sering lari-lari sore. Orang yang lari-lari sore tersebut rata-rata harus menutup hidung ketika melintasi daerah yang bau busuk tersebut.

Rosliana  berharap, Pemerintahan Kota Lhokseumawe melalui intansi terkait dapat menyelesaikan permasalahan bau busuk tersebut. karena apabila tidak ditanggapi secara serius nantinya akan menjadi wabah penyakit bagi masyarakat.

Menurut pantauan The Aceh Traffic, waduk yang dibangung seluas 60 hektar dan menghabiskan biaya pembangunan sebesar 140 milyar terlihat banyak terdapat tumpukan sampah dimana-mana sehingga sangat menganggu keindahannya.

Sementara itu KTU Drainase dan Recevoir Dinas Pekerja Umum Lhokseumawe , Azrian saat di konfirmasi The Aceh Traffic mengatakan mengenai masalah tersebut, adanya oknum masyarakat yang nakal sehingga membuat rusak pintu air.

“Pintu air tersebut sering rusak, kami juga telah melaporkannya beberapa kali ke Kapolsek Banda Sakti”, kata Azrian.

Azrian menambahkan, dalam mengatasi bau tersebut, diperlukan peran bersama-sama dan saling menjaga. Jangan membuang sampah sembarangan serta merusak fasilitas yang telah ada.| AT | AG |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016