News Update :

Minta Dievaluasi Camat Sawang Berang, Sambil Introgasi Sepatu Hampir Melayang Kemuka Wartawan

Sabtu, 25 Agustus 2012

Ilustrasi
Aceh Utara | Acehtraffic.com – Mengkritisi adminitrasi pemerintah Gampong, Mukim dan Kecamatan Sawang Aceh Utara tujoeh ge leuho [plin-plan] dalam mengeluarkan dukungan pemekaran Kemukiman itu dinilai melemahkan sistem adminitrasi Gampong.

Ekses pemberitaan tersebut Camat dan Mukim Sawang Utara yang dituding sebagai biang kisruh penghambat pemekaran Kecamatan yang diminta segera dievaluasi, berujung pada pemanggilan. Keuchik dan wartawan Acehtraffic.com [Isbahannur] yang melansir berita tersebut diintrogasi dikantor Kecamatan tersebut, Jum’at 24 Agustus 2012.

Mustafa warga Sawang Utara yang kebetulan berada dikantor Camat mengaku terkejut ketika mendengar suara bentakan dengan suara lantang sambil memukul meja berkali-kali, seperti orang berkelahi di dalam ruangan Pak Camat “lon pike soe meulhoe lam ruagan Camat kham khum su meja” katanya, Sabtu 25 Agustus 2012.

Dalam introgasi tersebut Wartawan Acehtraffic.com dipaksa untuk membeberkan idenditas narasumber yang mengatakan Camat dan Mukim tujoeh ge leuho [plin-plan] dalam adminitrasi dan menuding pihaknya sebagai biang kisruh pemekaran kemukiman Sawang Utara. Dia juga ngotot ingin tau siapa yang meminta dirinya dievaluasi dalam pemberitaan sebelumnya, sambil mengancam akan melempar sepatu kemuka pekerja pers.

“nyan berita barosa pat sumber, bek kajaweub nak kupeupoe sipatu bak muka keuh, kapeugah bagah nyoe kurhom keuh ngen kurusi teuman” ancam Camat Sawang Ilyas S.Sos, sambil memukul meja dengan sepatunya berkali-kali.

Meskipun wartawan berusaha menjelaskan pers berhak untuk menyembunyikan idenditas narasumber, namun Camat Sawang Ilyas S.Sos dan Mukim Sawang Utara tetap merorong dan mengancam ingin hajar wartawan.

Sementara ketika wartawan menawarkan agar pihak Kecamatan menggunakan hak jawab, klarifikasi atau dibawa keranah hukum, namun mereka tetap saja menolak mentah-mentah tawaran tersebut.

Menanggapi kejadian tersebut Central Informasi Aceh [CIA] mengatakan pihaknya sangat kecewa dan mengecam sikap pengekangan dilakukan terhadap pekerja pers yang dilindungi undang-undang.

“ini sama saja menginjak-injak kebebasan pers, apalagi seorang Camat yang berpendidikan dan berpegetahuan dibidang pelayanan pemerintahan” kata Sayed Azhar.

Jika seperti itu cara menghadapi pekerja pers dalam suatu masalah berdasarkan pengalaman yang ada Camat Sawang Ilyas S.Sos memang sudah tidak pantas dipertahankan di Kecamatan ini.

Atas insiden itu, Sayed Azhar Koordinator CIA yang juga warga Sawang meminta Bupati Aceh Utara untuk segera mengevaluasi kinerja Camat Sawang Ilyas S.Sos agar hal tersebut tidak terulang kembali pada pekerja pers lainnya.

“berarti tidak salah bila warga Sawang Utara meminta agar Camat dievaluasi, saya juga meminta Bupati Aceh Utara untuk mengevaluasi kinerja dia” tegas Sayed Azhar warga Kubu Kecamatan Sawang, Aceh Utara. 


Sungguh sayang, hingga berita ini diturunkan wartawan Acehtraffic.com yang ditanyai redaksi belum tau apakah sepetu Camat Sawang merek terkenal? | AT | IS | YD | RI |

Baca Juga :
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016