Lhokseumawe |
Acehtraffic.com – Salah seorang warga Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti Kota
Lhokseumawe, Eri Iskandar menilai pihak Satpol PP dan WH terlihat diskriminasi
dalam melakukan razia. Minggu, 1 Juli 2012.
Pasalnya tempat
karaoke dan cafe kecil di Kota Lhokseumawe di razia ketat oleh petugas
tersebut, sementara itu di tempat-tempat karaoke lainnya yang terlihat sangat
eksklusif tidak razia sama sekali.
“Saya menilai
petugas Satpol PP dan WH Lhokseumawe hanya berani razia di tempat karaoke dan
cafe kecil saja, sementara tempat karaoke yang lebih ekslusif tidak dirazia
sama sekali”, ujar Eri Iskandar.
Saya menduga,
sambung Eri,petugas satpol PP dan WH tersebut ada mendapatkan jatah dari
pemilik tempat karaoke dan cafe yang ekslusif tersebut sehingga mereka tidak
berani melakukan razia terhadap tuan nya.
Eri berharap,
pimpinan Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe harus mengevaluasi para anggotanya
agar dapat bekerja yang lebih maksimal dan jangan pandang bulu ketika melakukan
razia.
“Saya berharap,
pimpinan Satpol PP dan WH Lhokseumawe harus segera mengevaluasi anggotanya biar
mereka bekerja lebih maksimal dan juga tidak pandang bulu dalam melakukan
razia”, kata Eri Iskandar. | AT | RD | AG |

0 komentar:
Posting Komentar