Aceh Utara | Acehtraffic.com
– Banjir merendam puluhan Desa di Kabupaten Aceh Utara, hingga Rabu 11 Juli
2012 genagan air masih tinggi diakibatkan
karena meluapnya Krueng Keureto, sehingga aktivitas warga terhenti.
Menurut ketarangan Camat
Matang Kuli Aceh Utara, Syarifuddin, S.sos mengatakan air mulai naik ke desa
pada pukul 02:00 Wib dini hari tadi, tingginya air mencapai 50 cm sawah warga
ikut terendam semuanya.
“Pukul 02:00 Wib dini hari
tadi air mulai sudah mulai naik ke Desa, tingginya air mencapai 50 cm”, ujar
Syarifuddin.
Dari 16 Desa, sambung
Syarifuddin, di Matang Kuli, ada juga sebagian rumah warga yang tegelam akibat
banjir tersebut. Akibatnya sebagian aktivitas warga terhenti diakibatkan banjir
tersebut.
Sampai saat ini air masih
mengenangi desa-desa tersebut, namun tidak separah tadi malam. Bahkan sampai
sekarang ada juga desa yang terputus sarana transpotasinya karena genangan air
masih tinggi.
“Saat ini air masih
mengenangi desa-desa, namun tak seperah tadi malam. Ada juga desa-desa yang
sarana transpotasinya putus karena genangan air masih tinggi yaitu di Desa
Lawang’, kata Syarifuddin.
Menurut pantauan The Aceh
Traffic, ada tiga kecamatan yang dilanda banjir, yaitu di Kecamatan Matang
Kuli, Kecamatan Pante Pirak dan Kecamatan Lhoksukon. Banjir di tiga Kecamatan
tersebut disebabkan meluapnya air di Krueng Keureto.| AT | AG |

0 komentar:
Posting Komentar