
Aceh Utara | Acehtraffic.com
– Masyarakat Aceh Utara di 9 kecamatan Kecamatan mengeluhkan karena tidak adanya
penyuplai air bersih dari pihak Perusahaan Daerah Air Minum [PDAM] Tirta Mon
Pase Aceh Utara. Jumat 6 Juli 2012.
Akibatnya masyarakat
kesulitan memperoleh air bersih, sehingga ada sebagai masyarakat yang nekat
untuk mengkonsumsi air payau untuk diminum, hal tersebut dilakukan karena
keterpaksaan.
Masing-masing kecamatan itu
meliputi Langkahan, Kuta Makmur, Simpang Keuramat, Bandar Baro, Nisam Antara,
Nisam, Dewantara, Pirak Timu, Tanah Pasir, dan Cot Girek.
Ali, salah seorang warga Pirak
Timu mengatakan, dirinya sangat sulit untuk memperoleh air bersih. Karena air
diaerahya tidak bagus, sehingga dirinya nekat untuk mengkonsumsi air payau untuk
minum.
“Di gampong kami sangat
sulit untuk memperoleh air bersih, sehingga kami harus minum air payau”, kata
Ali.
Sementara itu, Humas PDAM
Tirta Mon Pase Aceh Utara, Tarmizi AR ketika dikonfirmasi The Aceh Traffic
membenarkan bahwa di 9 Kecamatan tersebut masih kesuliat untuk memperoleh air
bersih.
“Memang benar di 9 Kecamatan
itu masih sulit untuk memperoleh air bersih”, ujar Tarmiz, AR.
Saat ini, sambung Tarmizi,
kita sedang berusaha dari berbagai lini, baik dari anggaran daerah maupun
lainnya agar penyuplain air ke daerah-daerah tersebut bisa disuplai dengan baik,
untuk wilayah Simpang Kramat, pihak akan
menyuplai air dari sungai Simpang Kramat.| AT | AG |

0 komentar:
Posting Komentar