News Update :

Penutup Parit Yang Memakan Korban

Rabu, 09 Mei 2012

Lhokseumawe | Acehtraffic.com - Pembangunan penutup parit P2KP yang bernilai Rp.300 juta di Gampong Tumpok Teungoh Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe menelan korban karena pembangunan yang tidak sesuai dengan standar. Rabu, 9 Mei 2012.

Salah seorang warga Teumpok Teungoh, Rosmiati kepada The Aceh Traffic mengaku pembangunan penutup parit yang dibangunan di depan rumahnya terlihat asal jadi, bahkan gorong-gorong sisi parit tidak disemen sehingga banyak anak-anak yang  jatuh.

“Penutup parit yang dibangun didepan rumah saya, seperti asal jadi, gorong-gorong di sisi parit pun tidak disemen jadi banyak anak-anak yang jatuh”. Ujarnya.

Saya juga sudah minta kepada petugas, sambung Rosmiati, agar gorong-gorong sisi parit disemen agar tidak memakan korban, petugas bilang gorong-gorong tidak masuk kedalam anggaran sehingga harus pakai dana pribadi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ahmad, warga Gampong yang sama juga mengeluhkan pembangunan penutup parit yang dibangun asal jadi, ia mencontohkan pembangunan penutup parit di Dusun empat posisi Penutup Parit sangat tinggi kira-kira 30 cm dan memakan badan jalan.

Ketua Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat [PNPM] Gampong Teumpok Teungoh juga Penanggung Jawab seluruh pembangunan proyek di desa itu, Roslina kepada The Aceh Traffic mengatakan dirinya telah bekerja cukup baik dalam pengerjaan proyek itu.

Mengenai berbagai keluhan masyarakat tersebut, dirinya hanya mengatakan “Itu warga-warga yang memberikan keluhan, adalah orang-orang yang sirik kepada saya”. Ujar Roslina.| AT | AG |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016