Lhokseumawe | Acehtraffic.com–
Sejumlah Mahasiswa Jurusan Bisnis Universitas Malikussaleh [Unimal] Lhokseumawe
melakukan aksi diam di depan gedung Pasca Sarjana Unimal di Jalan Lancang Garam
Kota Lhokseumawe. Selasa, 22 Mei 2012. Mereka menuntut pihak kampus atas
ketidakjelasan jurusan mereka.
Pada demo tersebut para mahasiswa
tersebut menuntut pihak Unimal untuk bertanggung jawab atas jurusan mereka. Karena
jurusan Bisnis pada awalnya dibawah Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, yaitu
Jurusan Ilmu Administrasi Niaga. Namun pada tahun 2002 jurusan Bisnis
dipindahkan ke Fakultas Ekonomi sesuai dengan SK Rektor Nomor
198/UM.H/KEP/2002.
Koordinator Aksi, Ridha Darmawijaya
dihadapan wartawan mengatakan, tanggal 15 Juni 2009 akreditasi jurusan Bisnis
telah kadaluarsa, dalam mengatasi masalah ini pihak Universitas menerima
mahasiswa jurusan Bisnis dengan nomor induk mahasiswa [NIM] jurusan Manajemen.
“15 Juni 2009 lalu akreditas jurusan
Bisnis sudah kadaluarsa, namun untuk mengatasi hal itu pihak Universitas
menerima mahasiswa jurusan Bisnis dengan NIM jurusan Manajemen yaitu dengan no
041”. Ujar Ridha Darmawijaya.
Namun anehnya, sambung Ridha, di
situs Dikti, seluruh mahasiswa Bisnis dari angkatan 2002 sampai 2009 masih
tercatat sebagai mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Niaga.
“Yang sangat mengherankan mahasiswa
lulusan jurusan Bisnis mendapatkan ijazah Manajemen”
Ridha Darmawijaya juga menilai,
Ijazah yang telah dikeluarkan oleh pihak kampus adalah ijazah manipulatif
karena pihak Fakultas Ekonomi tetap bersikeras menegaskan Mahasiswa jurusan
Bisnis adalah Manajemen, sementara nama dan NIM setiap lulusan jurusan Bisnis
di situs Dikti masih tercatat sebagai mahasiswa Administrasi Niaga.
“Kami menilai ijazah yang telah
dikeluarkan oleh pihak kampus adalah ijazah manipulatif karena pihak
kampus mengeluarkan ijazah jurusan Manajemen bagi mahasiswa bisnis yang lulus,
sedangkan di situs Dikti nama dan NIM setiap lulusan jurusan Bisnis masih
teregister di jurusan Ilmu Administrasi Niaga”. Kata Ridha.
Menurut pantau The Aceh Traffic,
aksi diam tersebut dilaksanakan pada pukul 10:15 Wib, para peserta aksi
semuanya menutup mulut menggunakan lakban dan juga mereka membakar replika
Ijazah mahasiswa Jurusan Bisnis.
Di replika ijazah tersebut juga
terlihat ada tanda tanggan Dekan Ekonomi Unimal, Wahyuddin, SE, MSi, AK dan
Rektor Unimal, Apridar, SE, MSi.
Sementara itu, Dekan Ekonomi Unimal,
Wahyuddin, SE, MSi yang coba dikonfirmasi reporter The Aceh Traffic terkait
aksi mahasiswa ini mulai pukul 14:25 Wib
sampai 15:04, tidak menjawab dan juga tidak membalas SMS.
Begitu juga Humas Unimal, ketika
dikonfirmasi The Aceh Traffic pada pukul 14:17 Wib dirinnya mengatakan lagi
dijalan.
Kemudian selang selama beberapa
menit media ini kembali melakukan konfirmasi namun Humas Unimal tidak
menjawab telpon selulernya dan juga tidak membalas SMS, hingga pukul 15:01 Wib
Humas Unimal pun tidak menjawab telpon selulernya.
Hingga berita ini diturunkan, kami
belum mendapatkan konfirmasi yang jelas dari kampus yang menggunakan nama
Raja Islam pertama di Asia, yaitu Universitas Malikussaleh | AT | RD | AG |

0 komentar:
Posting Komentar