Lhokseumawe |
Acehtraffic.com - Calon Bupati Aceh Utara, Misbahul Munir menilai bahwasannya
Pemilukada Danai sebenarnya tidak ada karena menurutnya berdasarkan pantauan
dilapangan hanya kamuflase saja. Selasa, 20 Maret 2012.
“Mengenai masalah Pemilukada
memang sudah diikrarkan, namun berdasarkan hasil pantauan dilapangan hanya kamuflase saja dan dilapangan semuanya
itu tidak ada”. Ujar Misbahul Munir.
Menurut Misbahul, apabila
Pemilukada ini dimulai dengan kebohongan maka nantinya pun akan terpilih
pemimpin yang bohong, maka dalam Pemilukada ini yang harus dikedepankan adalah
kejujuran dan nilai-nilai moral.
“Jika dalam Pemilukada ini
banyak terjadinya intimidasi dilapangan serta banyak kebohongan maka nantinya
akan terpilih pemimpin yang bohong juga, maka apabila ini terjadi masyarakat
juga yang akan menderita”. Tegas Misbahul Munir.
Misbahul Munir mengatakan
bahwasannya dirinya sangat ingat dengan Amanah Wali Hasan Tiro, yaitu “But yang
meuasai semenget hana kedamaian dan keadilan”. [Perbuatan yang dimulai dari
kebohongan maka tidak ada kedamaian dan keadilan], Ungkap Misbahul Munir.
Misbahul Munir atau dikenal
dengan sapaan akrab Rahul juga menyatakan bahwasannya penyebab terjadinya
intimidasi diapangan karena ketidak tahuan tim dilapangan dan kurangnya
informasi yang diperoleh.| AT | AG |
Kamuflase Artinya:
1. Perubahan bentuk, rupa, sikap, warna, dsb menjadi lain agar tidak
dikenali; penyamaran; pengelabuan: misalnya menggunakan ranting dan
daun-daunan dipakai oleh seorang prajurit sewaktu berperang.
2. Keramahtamahan yang hanya pura-pura belaka dan biasanya memendam maksud jahat.
2. Keramahtamahan yang hanya pura-pura belaka dan biasanya memendam maksud jahat.

0 komentar:
Posting Komentar