News Update :

Gangter Mana Penembak Ketua DPRK ?

Jumat, 09 Maret 2012

Acehtraffic.com- Polisi Lhokseumawe hingga saat ini masih bekerja untuk mengusut kasus penembakan terhadap Saifuddin Yunus alias Pon Panglima, tidak ada pihak yang berani berspekulasi atau mengeluarkan komentar terkait arah yang mengakibatkan Pon Pang di tembak. Jum'at 9 Maret 2012.

Saifuddin Yunus adalah mantan Wakil Panglima Operasi GAM didaerah II Pasee, pemilu legislatif 2009 mengantarnya ke kursi legislatif dari Partai Aceh.

Selama berjalan pilkada, tidak terlihat kepermukaan terkait konflik atau keliahatan berseberangan dengan isu -isu pilkada.

Bahkan pengurus teras Partai Aceh Kota Lhokseumawe, mengaku  tidak mengetahui tentang adanya ancaman atau teror terhadap orang nomor satu di DPR Kota itu. Sejumlah sejawatnya yang lain juga mengaku tidak pernah tahu tentang adanya konflik, dengan siapa, dimana, dan kenapa konflik itu terjadi ?

Jujur saja, penembakan yang dilakukan Gangter Gelap dan menggunakan sepeda motor metic malam itu, jelas bukan main-main, niat untuk menghabisi sang ketua DPRK bisa dipastikan. 

Kalau tidak punya niat untuk menghabisi justru bukan memuntahkan peluru ke badan Saifuddin Yunus, tapi hanya membawa balon dan meledakkan saat Pon Pang turun dari mobil di malam itu.

Atau bersembunyi dan kemudian mengadakan Celuppp baaa..... Tapi Celup ba yang dilakukan Gangter adalah memuntahkan peluru ke tubuh sang ketua dewan, jelas lah berniat tidak baik alias mau membunuh. Namun Allah masih menolong nyawa Pon Pang.

Entah lah, Saifuddin Yunus alias Pon Pang saat ini terbaring dirumah Sakit menunggu penyembuhan akibat luka tembak dibagian punggung tembus kedada, dan mengenai hati, hingga tersayat sepanjang 6 centimeter.

Tentunya kita hanya berharap polisi mampu mengungkap siapa - Gangter yang berusaha menghabisi PonPang...?


|||


Kota Lhokseumawe juga akan menggelar pemilukada pada 9 April mendatang. Partai Aceh Kota Lhokseumawe menjagokan mantan wakil walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya sebagai calon Walikota.

Suadi yahya adalah mantan GAM yang berasal dari Kandang Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe  dalam kancah pilkada ini ia berpasangan dengan Nazaruddin seorang birokrat yang bertugas dalam wilayah Pemko Lhokseumawe.


Masih dalam lingkaran mantan GAM.

Belakangan ini dari lingkaran besar mantan GAM, pasca penundaan Pilkada muncul satu kandidat lagi yang juga mantan GAM maju lewat jalur Independen, Alfian Lukman, S.Hi, MA Mantan aktivis mahasiswa  berpasangan dengan Amri Bin Ibni  [Atoek]. Atoek adalah mantan GAM yang berasal dari kawasan ujung Blang kota Lhokseumawe.

Sabtu, 3 Maret 2012 Baliho Bakal Calon Walikota Lhokseumawe Alfian Lukman, S.Hi, MA berpasangan dengan Amri Bin Ibni  [Atoek] yang dipasang di jalan Medan – Banda Aceh, Gampong Meuria Paloh Kecamatan Muara satu Kota Lhokseumawe dibakar oleh oleh Gangter gelap (orang tak dikenal).

Pastinya dengan adanya dua pasangan yang berasal dari mantan GAM. Mantan GAM lain juga ada pilihan, terserah banyak dan sedikit, pastinya ada yang mendukung pasangan Suaidi-Nazaruddin, dan ada yang mendukung pasangan Alfian-Atoek.

Tapi terkait dua pasangan ini belum muncul ke publik dan diketahui secara luas tentang perselisihan yang terjadi.

Bukan seperti perselisihan antara kelompok kandidat Irwandi dengan Partai Aceh. Yang diketahui khalayak ramai di Aceh bahwa adanya perbedaan dan agak cungkheng--cungkheng antara mereka.

Tapi khusus di Kota Lhokseumawe belum diketahui oleh Publik.


|||


Kejadian terhadap Saifuddin Yunus menjadi cerita buruk bagi perdamaian Aceh, dikondisi kekinian, kami -kami yang lemah cuma berharap kepada siapa pun, baik manusia maupun mahkluk hidup lainnya yang hidup dan di Aceh dan datang ke Aceh untuk menyambungkan antara apa yang keluar dimulut dengan hatinya. 

Seperti banyak orang berkata pelihara damai, tapi harus juga mengikuti dengan perbuatan damai.

Jangan sampai habis mengucapkan kita pro damai, ada kawan bertanya " kok kau bilang damai (Kok Kapeugah Damai) itu politik harus bilang gitu (Nyan politik harus Peugah Meunan)

Sementara "Kerjaan lanjut terus (But kapubut jue) Bila --- dan ini biiiilllll----la...... ketidak cocokan apa yang keluarkan oleh mulut, dan perbuatan. 


Kedamaian justru Payah tacok Bak Langet Tujoh, maka sangat perlu kesinambungan ucapan mulut  dan perkataan hati,  maka kedamaian akan terjadi dibumi Aceh. | AT | ETA
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016